Muhammadiyah Siapkan Pertukaran Siswa

Muhammadiyah Siapkan Pertukaran Siswa

SALATIGA -Sekolah-sekolah yang berada dalam naungan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga, akan menerapkan pertukaran siswa dan guru, dengan beberapa sekolah di Singapura dan Malaysia. Dari pertukaran pelajar dan guru tersebut, diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademis dan sharing pembelajaran di kedua sekolah. Rencana kerja sama sekolah di Singapura dan Malaysia tersebut, disepakati setelah kepala sekolah dari SD Muhammadiyah Plus, SMP Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah Plus, dan SMK Muhammadiyah, melakukan kunjungan dan pembicaraan intensif. Kegiatan itu diikuti pula beberapa guru, anggota Aisyiyah, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Tim Pengembang Pendidikan PDM Kota Salatiga.
”Kami bersyukur ada kesepakatan dengan sekolah-sekolah di Singapura dan Malaysia untuk menjalin kerja sama tersebut,” kata Kepala SD Muhammadiyah Plus, Sutomo, kemarin. Kunjungan tersebut di antaranya ke Sekolah ADNI Kuala Lumpur, Sekolah Imtiaz Melaka Malaysia, dan pengurus Kantor Cabang Istimewa Muhammadiyah di Singapura. Menurut Sutomo, di Sekolah ADNI Kuala Lumpur, terjalin kerja sama secara spesifik terkait pengembangan kurikulum, pertukaran siswa dan budaya, serta kerja sama dalam bidang human potential development system, yang mengacu pada program learning, training, dan coaching.
Harapannya, terwujud bimbingan, pelatihan, dan pengajaran sains, serta keislaman bagi guru dan siswa, agar memiliki kepercayaan diri, peduli lingkungan, dan menjadi siswa berprestasi di kancah nasional dan internasional. Sementara itu di Sekolah Imtiaz Melaka Malaysia, diperoleh beberapa pengalaman berharga. Di antaranya mendapat kesempatan menyaksikan program Tahfidzul Alquran bagi siswa setingkat SMP. Sekolah Imtiaz selama ini mengembangakan filosofi Itqan, mahabbah, taqwa, istiqomah, akhlak, dan kepemimpinan. Sekolah yang diprakarsai keluarga Menteri Dalam Negeri Malaysia, Dato Dr H Ahmad Zahir Hamidi ini merupakan favorit. ”Kami berharap agar kerja sama itu segera terwujud dan pertukaran siswa dan guru bisa segera direalisasikan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *