Ainul Huri Lepas 149 Siswa di Laras Asri

Ainul Huri Lepas 149 Siswa di Laras Asri

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah Plus Salatiga melaksanakan Akhirussanah dan Khotmil Qur’an Tahun Ajaran 2018/2019 di Laras Asri Resort and Spa. (Sabtu, 15 Juni 2019)

Hasil USBN telah diumumkan secara serentak oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga melalui sekolah masing-masing pada 12 Juni 2019 lalu. Siswa kelas VI SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang telah menyelesaikan masa belajarnya selama enam tahun diserahkan kembali kepada orang tuanya masing-masing dalam rangkaian acara Akhirussanah dan Khotmil Qur’an.

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur SD-SMP Muhammadiyah Plus, Kepala Amal Usaha Muhammadiyah Salatiga, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan Kota Salatiga.

Dengan mengusung tema “jangan lupa bahagia” tampilan-tampilan kreasi siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Tampil siswi kelas V dengan tari Saman yang telah beberapa kali menjadi tamu undagan untuk acara di Kota Salatiga. Alunan musik tradisional jawa (gamelan) sayup-sayup mengiringi acara tersebut yang dimaikan oleh siswa-siswi.

Pada tahun ajaran 2018/2019 ini SD Muhammadiyah Plus menduduki peringkat 3 se-Kota Salatiga. Dengan nilai rata-rata Bahasa Indonesia 83,2 rata-rata Matematika 54,7 rata-rata IPA 78,4 dan nilai rata-rata sekolah 72,1.

Ainul Huri selaku kepala sekolah bersyukur atas apa yang diraih SD Muhammadiyah Plus Salatiga pada tahun ini. Setidaknya sudah ada 185 kejuaraan yang diraih SD Muhammadiyah Plus dari awal tahun ajaran 2018/2019 hingga saat ini.

“Alhamdulillah prestasi siswa-siswi kelas VI yang mampu meraih peringkat ke 3 se-Kota Salatiga mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan mengingat jumlah siswa kami paling banyak di Kota Salatiga,” ungkap Ketua Forum Guru Muhammadiyah Kota Salatiga tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa mulai tahun ini SD Muhammadiyah Plus Salatiga akan terus meningkatkan kegiatan Literasi ditandai terbitnya dua judul buku karya guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

Maulana Faiz Arkan Raih Nilai Rata-Rata Tertinggi di Kota Salatiga

Maulana Faiz Arkan Raih Nilai Rata-Rata Tertinggi di Kota Salatiga

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Pengumuman kelulusan SD/MI yang dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Juni 2019 telah dilakukan oleh seluruh SD/MI di Indonesia secara serentaknya. Dari data yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga siswa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menempati rangking pertama nilai rata-rata USBN di Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah Plus yang telah menerima hasil USBN pada tanggal 31 Mei 2019 tersebut, mengumumkan hasil kelulusannya pada hari Rabu, 12 Juni serentak bersama-sama sekolah yang lain.

Pada tahun ajaran 2018/2019 ini SD Muhammadiyah Plus menduduki peringkat 3 se-Kota Salatiga. Untuk peringkat perorangan SD Muhammadiyah menduduki peringkat 1 se-Kota Salatiga yang diraih oleh Muhammad Faiz Arkan dengan peraihan total nilai 365,8 yaitu nilai BI 93,8; MAT 84,0; IPA 88,0; PAI 100.

Dalam acara akhirussanah yang dilaksanakan di Laras Asri Resort and Spa Maulana Faiz Arkan mendapatkan penghargaan dari Bank Jateng Syariah bersama Kalista dan Elmecca.

Siapkan UN Melalui Parenting

Siapkan UN Melalui Parenting

sdmpsalatiga.sch.id Salatiga-SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mempersiapkan ujian nasional dengan Parenting.

Semakin dekatnya ujian nasional yang akan dilaksanakan 10 April 2019 mendatang membuat SD Muhammadiyah Plus Salatiga melakukan berbagai usaha untuk mempersiapkannya. Salah satu usaha yang dilakukan adalah parenting. Dengan mendatangkan Mahfudz, seorang motivator yang ahli dalam merangsang alam bawah sadar.

Kegitan yang dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin di kompleks sekolah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kedekatan antara guru dan orang tua, serta agar tumbuh keterbukaan antara keduaanya. Selain itu orang tua juga akan mendapatkan informasi secara utuh tentang program pendidikan putra putrinya.

Kepala sekolah Ainul Huri menyampaikan, “Kami melakukan parenting untuk menyamakan visi di sekolah dengan cara mendidik orang tua di rumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan dengan diadakannya kegiatan ini orang tua dapat secara langsung menyampaikan saran maupun kritik kepada sekolah secara terbuka. Guru juga banyak mendapatkan masukan untuk dijadikan acuan dalam mendidik.

Okta Raih Emas dalam Olimpiade Guru Nasional

Okta Raih Emas dalam Olimpiade Guru Nasional

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Okta Fiana Safitri berhasil menjadi Juara Olimpiade Guru Nasional (OGN) Kota Salatiga.

Peningkatan kompetensi dan kemampuan profesional guru menjadi salah satu ranah kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. Kebijakan ini dibuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia pendidikan Indonesia agar mampu bersaing dalam era global. Untuk itu, berbagai kegiatan yang bertujuan mendorong motivasi guru meningkatkan kompetensinya perlu diselenggarakan.

Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah Olimpiade Guru Nasional (OGN) Pendidikan Dasar. Olimpiade Guru Nasional (OGN) merupakan wahana kompetisi bagi guru kelas SD dan SMP dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik pada bidang yang diampunya. Peserta dalam kegiatan OGN 2018 terdiri atas Guru Kelas SD dan Guru SMP. Untuk peserta SMP meliputi guru mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Okta Fiana Safitri adalah guru kelas VI SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Ia merupakan lulusan terbaik Pendidikan Fisika Universitas Negeri Semarang pada tahun 2010. Ibu satu anak tersebut juga baru saja menyelesaikan Pendidikan Guru Kelas Sekolah Dasar di Universitas Terbuka. Guru kelahiran Rembang tersebut berhasil menyingkirkan 35 guru sekolah dasar se Kota Salatiga dan meraih medali emas.

Kepala sekolah Ainul Huri menyatakan rasa bangganya atas apa yang diraih bawahannya tersebut. “Alhamdulillah Bu Okta berhasil meraih juara 1 OGN tingkat Kota Salatiga. Semoga di tingkatan selanjutnya dapat meraih hasil yang optimal,” ungkap Ketua Forum Guru Muhammadiyah Salatiga tersebut.

111 Siswa Antarkan SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga Puncaki USBN

111 Siswa Antarkan SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga Puncaki USBN

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil meraih peringkat pertama nilai rata-rata sekolah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dari 106 sekolah se-Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga selalu menunjukkan prestasi yang tiada henti. Setelah beberapa waktu lalu memborong piala dari IAIN Salatiga, kali ini SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga kembali berprestasi dalam USBN 2017/2018 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga pada 3-5 Mei 2018 dengan meraih nilai rata-rata 81,68 SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga menempati peringkat I. Dengan nilai rata-rata Bahasa Indonesia 87,21, nilai rata-rata Matematika 72,86, dan nilai rata-rata IPA 84,98. Dalam try out Kecamatan Sidomukti yang dilaksanakan 3 kali SD Muhammadiyah mampu memuncakinya. Sedangkan dalam try out tingkat Kota Salatiga SD Muhammadiyah menempati peringkat 3.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang memiliki jumlah peserta terbanyak mampu menduduki sebagai yang terbaik pada tahun 2018 ini. Tidak mudah bagi para guru untuk menggembleng 111 murid guna menghantarkan SD Muhammadiyah di puncak tertinggi USBN Kota Salatiga. Berbagai usaha dilakukan, salah satunya sia-sia usaha yang dilakukan oleh 111 anak dengan menjalankan puasa Senin-Kamis. Usaha yang luar biasa balas oleh Allah dengan prestasi peringkat 1 USBN se-Kota Salatiga.

Dari 3154 siswa yang mengikuti USBN, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mampu menempatkan 5 siswanya menduduki 10 besar rata-rata individu tingkat Kota Salatiga. Aruming Ni’matul Rachma menduduki peringkat 1 Kota Salatiga dengan nilai Bahasa Indonesia 95,5 , Matematika 97,7 dan IPA 98,0. Muhammad Akmal menempati peringkat 2 Kota Salatiga dengan jumlah nilai 290,5. Safira Amalia Putri berhasil menempati peringkat 3 Kota Salatiga dengan raihan nilai Bahasa Indonesia 98,0 Matematika 97,7 dan IPA 94,0. Sedangkan Arib Razaq Wibowo dan Najwa Razita Dena Putri masing masing menduduki peringkat 4 dan 10 Kota Salatiga dengan jumlah nilai 289,1 dan 282,6. Dari 4 nilai sempurna yang ada di Kota Salatiga, Muhammad Akmal berhasil meraih nilai sempurna pada mapel Matematika.

Kepala Sekolah Sutomo menyampaikan,” Alhamdulillah atas prestasi yang diberikan oleh 111 putra-putri kami kelas VI. Mereka mengakhiri menimba ilmu di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga dengan khusnul khatimah. Selamat anak-anakku semoga ilmu yang kalian dapatkan di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berguna untuk dunia dan akhiratmu,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut saat mengummkan  kelulusan siswanya di Masjid Muhajirin Dukuh.