Para Dacil SD Muhammadiyah Plus Unjuk Gigi di FASI Kota Salatiga

Para Dacil SD Muhammadiyah Plus Unjuk Gigi di FASI Kota Salatiga

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Ahad (08/09/2019), para dai kecil SD Muhammadiyah Plus Salatiga unjuk gigi dalam Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat Kota Salatiga.

BADKO TPQ Salatiga dalam rangka seleksi menuju lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah mengadakan lomba FASI tingkat Kota Salatiga. Kegiatan ini merupakan pagelaran lomba kreatifitas santri berprestasi, baik santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an(TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Dalam lomba FASI tersebut beberapa siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga tampil mewakili TPQ tempat mereka belajar Al-Qur’an dilingkungan tempat tinggal mereka. Tak kurang dari 10 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dacil unjuk gigi dalam kegiatan yang dilakukan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga tersebut. Ada juga yang mengikuti lomba adzan dan kaligrafi.

Zidan, siswa kelas IV SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang tampil mewakili TPQ Al Majid Cabean mendapatkan juara 1 dacil, disusul Zara dengan juara 2 yang mewakili TPQ Nuruzzahro, dan pada juara 3 diperoleh Alby yang mewakili TPQ Sunan Kalijogo Blotongan. Rameyza yang tampil dalam kategori Adzan berhasil meraih juara 1 mewakili TPQ Al Amin Candiwesi Bugel. Sedangkan Larasati meraih juara 2 Kaligrafi, ia mewakili TPQ Nurul Hidayah Kaliyoso.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga Ainul Huri menyampaikan bahwa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga memiliki 34 ekstrakurikuler dalam berbagai bidang, salah satu yang banyak diminati adalah Dai Cilik. “SD Muhammadiyah Plus Salatiga mempersiapkan pengembangan bakat siswa-siswi melalui 34 ekstrakurikuler yang kita siapkan. Ada Kaligrafi, Adzan, Dacil, Robotika, dan lainnya. Alhamdulillah ekstrakurikuler Dai Cilik banyak peminatnya dan hasilnya dapat kita lihat dari perlombaan FASI Kota Salatiga cabang pidato, para juaranya adalah produk dari ekstrakurikuler Dai Cilik SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga,” ungkapnya.

Rhoma Irama Antarkan SD Muhammadiyah Plus Salatiga Jadi Juara

Rhoma Irama Antarkan SD Muhammadiyah Plus Salatiga Jadi Juara

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah Plus Salatiga meraih juara 2 dalam kegiatan pawai ta’aruf yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menyemarakkan Pawai Ta’aruf dalam memperingati tahun baru hijriyah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PHBI Kota Salatiga tersebut diikuti oleh hampir seluruh TK/ RA, SD/MI hingga TPA di Kota Salatiga. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menyemarakkan tahun baru hijriyah yang ke 1441 dan mensyiarkan Islam di Kota Salatiga.

Dengan rute sepanjang 2,3 km SD Muhamamdiyah Plus Salatiga mengawali pasukkannya dengan polisi cilik (pocil). Pasukan pocil terdiri dari 22 personil, mereka telah 2 kali mewakili Polres Salatiga di tingkat Jawa Tengah.

Ingatkan Masa Lalu

SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam kegiatan pawai ta’aruf kali ini bukan sekedar tampil dihadapan masyarakat Kota Salatiga, mereka tampil membawa misi mengenalkan kejayaan Islam di masa lalu yang telah dilupakan oleh para generasi milenial. Rhoma Irama yang menjadi simbol dakwah kontemporer melalui seni ditampilkan guna mengedukasi masyarakat kota salatiga bahwa berdakwah tidak hanya melalui masjid dan pengajian. Dalam pawai tersebut diputarkan lagu-lagu Rhoma Irama yang melegenda dengan diiringi gerakan-gerakan tujuh puluh personil Rhoma Irama SD Muhammadiyah Plus.

Tidak hanya itu pasukan Nasida Ria dan kesenian rodad mengiringi Rhoma Irama dibelakangnya. Grup Nasida Ria merupakan grup legendaris emansipasi wanita, lagu-lagunya penuh dengan makna kehidupan, sedangkan kesenian rodad adalah kesenian tradisional islami yang menghibur masyarakat dengan alunan lagu yang mengandung pesan-pesan religious dan gerakan para penarinya.

Kepala sekolah Ainul Huri menyampaikan, “SD Muhammadiyah Plus Salatiga ingin memperkenalkan kepada masyarakat Kota Salatiga sisi lain dari Agama Islam, ada seni yang menghibur dan terselip pesan-pesan keagamaan, dan berdakwah tidak melulu di dalam masjid. Seperti para guru dan karyawan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga ini, mereka berdakwah melalui pendidikan,” ungkap ketua Forum Guru Muhammadiyah Kota Salatiga tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi dari dewan juri  Pawai Ta’aruf dengan menjadikan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga juara II. “Alhamdulillah terima kasih panitia PHBI Kota Salatiga, semoga masyarakat Kota Salatiga terhibur dengan penampilan SD Muhammadiyah Kota Salatiga”.

SD Muhammadiyah Plus Catatkan Prestasi di SMA Hidayatullah Semarang

SD Muhammadiyah Plus Catatkan Prestasi di SMA Hidayatullah Semarang

sdmpsalatiga.sch.id SEMARANG-SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kembali mencatatkan prestasi di SMA Hidayatullah Semarang dalam rangka Hari Raya Idul Adha dan HUT KE-74 RI.

Pundi-pundi juara SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali bertambah setelah Sabriya Amira Andini, Zara Naila Azhar, dan Muhammad Khifni Nizam Ahsan berhasil mempersembahkan Juara II Tahfidz, Juara II Dacil, dan Juara I Adzan. Mereka bertiga dikirim bersama Nayswa Aulia Fathul Jannah, Muhammad Nabil Ar Rozi, Hafizha Agny Nur Shafiyya dan Rameyza Zaidan Zidna Fann dalam Lomba Gema Takbir Idul Adha dan Menyambut Hari Kemerdekaan RI Tahun 2019 yang diadakan oleh SMA Hidayatullah Semarang kemarin. Mereka adalah para siswa-siswi yang mengikuti ekstrakurikuler adzan, dacil, dan tahfidz yang disediakan oleh sekolah untuk mengembangkan potensi peserta didik. Tak kurang dari 35 ekstrakurikuler disediakan oleh SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam menjaring potensi dan bakat peserta didiknya.

Dari 35 peserta yang mengikuti lomba tahfidz, Sabriya berhak menjadi Juara II setelah berhasil menyelesaikan soal dari juri. Nizam siswa kelas VI menyabet Juara I Adzan setelah mengungguli 24 peserta lainnya. Sedangkan Zara mendapatkan Juara II Dacil bersaing dengan 12 peserta lainnya dari berbagai sekolah di Jawa Tengah.

Wiwik Widyastuti selaku waka kesiswaan menyampaikan, ”Alhamdulillah SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mengembangkan bakat minat peserta didiknya. Dari 3 ekstrakurikuler (dacil, tahfidz, dan adzan) kali ini SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mencatatkan nama di SMA Hidayatullah Semarang,” ungkapnya.

Adam Persembahkan Emas dalam Kejurkot Bulutangkis

Adam Persembahkan Emas dalam Kejurkot Bulutangkis

sdmplussalatiga.sch.id SALATIGA-Adam Gaizka siswa kelas III mempersembahkan emas untuk SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam ajang Kejurkot Bulutangkis Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah mengirimkan atlitnya untuk mengikuti Bulutangkis kejurkot I Salatiga. Kejuaraan yang berlangsung tanggal 28 s/d 31 Juli 2019 ini diikuti berbagai atli dari salatiga. Kejuaraan tingkat kota atau kejurkot ini, merupakan bagian dari program kerja wajib yang dilaksanakan oleh pengcab PBSI Salatiga.

Adam yang mengikuti ekstrakurikuler badminton tersebut turun dalam kelas pradini putra dalam Kejurkot Bulutangkis Kota Salatiga berhasil menyingkirkan lawan-lawannya hingga babak final. Dalam babak final putra dari pasangan Satriya Prihantoro dan Sinta Pujiyati tersebut membabat habis lawannya dengan dua set langsung tanpa ampun.

Adam telah menekuni bulutangkis sejak ia kelas 1, maka tidak heran jika jerih payahnya terbayar lunas pada Kejurkot tahun ini. Dalam dua kejurkot sebelumnya ia hanya menyandang juara 2 dan 3.

Dalam kesempatan yang sama saat diwawancara orang tuanya mengungkapkan, “Alhamdulillah Adam dapat menjadi juara 1 setelah dua tahun berturut-turut hanya mampu menempati peringkat 2 dan 3. Mudah-mudahan semakin menambah semangatnya untuk terus memperbaiki penampilan dan prestasinya,” ucap orangtua Adam.

Kepala sekolah Ainul Huri bangga atas prestasi yang diraih oleh peserta didiknya. “Alhamdulillah selamat kepada mas Adam semoga prestasi ditingkat selanjutnya bisa diraih. Pesan Pak Ainul tetap semangat berlatih, jangan puas dengan apa yang telah diraih, dan selalu berbakti kepada orang tua,” ungkap Juara 1 Guru Berprestasi Kota Salatiga tersebut.

Ara dan Zara Buka Catatan Kejuaraan SD Muhammadiyah Plus

Ara dan Zara Buka Catatan Kejuaraan SD Muhammadiyah Plus

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Ananda Ara dan Zara membuka daftar raihan kejuaraan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga pada tahun ajaran 2019/2019 dengan sumbangan emas dan perunggu.

Lomba menulis cerita dan mendongeng kembali diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga. SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga yang selalu mencatatkan diri dalam ajang tahunan tersebut kembali menyemarakkan kegiatan rutin Perpusda Kota Salatiga tersebut. Ananda Ara dan Zara yang didapuk untuk mewakili SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga berhasil membawa pulang emas dan perunggu.

Ara siswa kelas IV tersebut menuliskan cerita tentang asal usul pohon pengantin yang kondang dalam dunia fotografi. Pohon yang berada di daerah Pulutan tempat tinggal Ara tersebut, diceritakan melalui tulisan dengan baik oleh putri kedua dari guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Buhtari. Hasilnya Ara berhak mendapatkan predikat Juara 1.

Sedangkan Zara, siswa kelas III itu membawakan dongeng tentang asal mula Rawa Pening. Ia berhasil memikat para juri yang menilai dengan gaya khasnya yang centil. Zara berhasil menyabet Juara 3 dalam kategori mendongeng. Sebelumnya ia juga berhasil mendapatkan Juara Harapan 1 bercerita tingkat Jawa Tengah dalam gelaran Porsadin di Demak beberapa waktu lalu.

Piala diserahkan secara langsung oleh Walikota Salatiga Yulianto dalam pembukaan pameran kearsipan di Perpusda Kota Salatiga.

Kepala sekolah Ainul Huri mengatakan, “Alhamdulillah catatan prestasi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dibuka dengan juara 1 menulis cerita dan juara 3 mendongeng. Prestasi ini hasil jerih payah dari Gerakan Literasi Sekolah yang sudah beberapa tahun kami galakkan,” ungkapnya.