Assalamualaikum Wr. Wb. salam sehat selalu untuk kita semua…

Kali ini kita membahas kembali kurikulum merdeka mengenai mengapa kurikulum berubah. Dalam dunia pendidikan kurikulum sangat diperlukan, sebagai pedoman dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran. Di dalamnya ada banyak hal yang diatur terkait pembelajaran. Lalu apa jadinya jika tanpa kurikulum? Pembelajaran menjadi tidak terarah, tidak tahu apa yang akan dicapai. Nah disini kurikulum hadir agar proses pembelajaran menjadi terarah sampai pada tujuan yang diharapkan tercapai.

Kurikulum adalah seperangkat pedoman bagi pendidik dalam mengembangkan program pembelajaran kepada siswa dengan tujuan agar siswa dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai macam permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Kurikulum memberikan petunjuk bagi siswa mengenai hal apa yang harus mereka lakukan guna mengembangkan ketrampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk siswa kurikulum memiliki peran penting dan berpengaruh terhadap segala aktivitas pembelajaran, yang dapat membimbing dan dapat menjadi petunjuk dalam pelaksaan pembelajaran di sekolah. Fungsi lain dari kurikulum adalah dapat membentuk karakter siswa dan dapat membimbing menjadi siswa yang berakhlak, berkarakter, Tangguh dan memiliki jati diri yang kuat, sehingga kurikulum harus dapat mengarahkan siswa untuk dapat menemukan keahlian serta masing-masing ketertarikan atau keinginan siswa yang mana tidak semua siswa memiliki ketertarikan yang sama, sehingga dapat tersalurkan keahlian dan ketertarikan siswa terhadap suatu hal yang baru dan dapat menunjang keahlian siswa itu sendiri sehingga dapat terasah menjadi sesuatu yang lebih baik dan optimal.

Proses penerapan kurikulum dalam pelaksaan pembelajaran mempunyai fungsi yang paling mendasar dan utama dalam proses meraih output. Output menjadi tolak ukur dalam dilakukannya pembaharuan pada kurikulum, yang dapat menentukan seperti apa arah pembaharuan yang harus dicapai dan juga yang memiliki pengaruh yang baik maupun kurang baik , sehingga disini terlaksananya perbaikan kurikulum disini dapat menyelesaikan berbagai hambatan yang sudah dialami maupun hambatan dimasa akan datang yang akan dijalani.

Faktor Penyebab Perubahan Kurikulum

Hal pertama yang menjadi dasar kurikulum berubah yaitu, dikarenakan zaman yang terus menerus berkembang dan mengalami kemajuan. Perubahan dan perkembangan zaman yang terjadi secara terus menerus ini tentunya juga menjadi tuntutan bagi Pendidikan di Indonesia untuk terus berubah menjadi lebih baik lagi, termasuk penyempurnaan kurikulum sebagai alat yang sangat penting untuk keberhasilan Pendidikan suatu negara.
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang memiliki peran ganda menyebabkan kurikulum berubah-ubah, karena Perkembangan ilmu pengetahuan yang mengalami perkembangan dalam berbagai cabang ilmu, menghasilkan teori-teori baru, dan metode-metode baru dalam memenuhi proses belajar mengajar, sedangkan teknologi merupakan usaha manusia yang merupakan dampak pemanfaatan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidup manusia.
Gagasan baru dari para ahli Pendidikan yang mana perlu adanya pembaharuan terhadap kurikulum, yang mungkin memiliki suatu gagasan yang sudah dipertimbangkan dan dirancang, dan mengetahui tentang adanya gaya belajar baru yang lebih baik dan efisien bila diterapkan di era sekarang.
Pertumbuhan Penduduk yang Sangat Cepat, Karena semakin banyaknya pertumbuhan penduduk , maka pendekatan, metode dalam pembelajaran pun harus bervariasi agar pembelajaran semakin aktif dan efisien.
Untuk menyikapi kurikulum yang terus berubah , pendidik harus mempelajari dan memahami tujuan dari kurikulum tersebut agar pencapian yang diharapkan dapat terlaksana dengan optimal. Pendidik harus mampu menyadari bahwa setiap perubahan membutuhkan perlakuan yang berbeda. Kurikulum yang berubah mengharuskan pendidik kembali belajar dan terus belajar menyesuiakan dengan perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan peserta didik. Pendidik harus mampu menjadi penggerak menumbuhkan kesadaran belajar peserta didik. Sebagai fasilitator dan eksekutor, pendidik diharapkan mampu menyentuh rasa ingin tahu dan membuka kesadaran peserta didik dalam berpikir kritis.

Setelah membaca artikel di atas bagaimana dengan pendapat kalian? Semoga dapat menambah wawasan, dapat beradaptasi serta melakukan langkah-langkah yang tepat dalam melaksanakan kurikulum merdeka ini. Sebagai masukannya maupun pendapat saudara-saudari, kiranya dapat membantu kamu mengisi form yang terdapat di link berikut ini UMPAN BALIK

By sdmplus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *