October 7, 2026

GESS

WhatsApp Image 2019-01-25 at 14.56.36

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Gema Sang Surya (GeSS) Marching Band SD Muhammadiyah Plus Salatiga tampil dalam pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Pagi ini GeSS mendapat tugas dari Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Salatiga untuk mengisi pembukaan POPDA. Juara 1 empat tahun berturut-turut pada Lomba Drum Band Pelajar Kota Salatiga, Juara 1 parade street pada kejuaraan drum band tingkat Internasional pada Hamengku Buwono Cup tahun 2018, menjadi pertimbangan utama Dinas Pemuda Kota Salatiga mempercayakan Gess untuk memeriahkan pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni Pelajar tingkat Kota Salatiga yang digelar Jumat, 25 Januari 2019 di GOR Kridanggo.

Sesaat setelah Walikota Salatiga memasuki GOR dan duduk di kursi kehormatan, master of ceremonies mempersilahkan GeSS memulai perform. Kompak langkah dan gerakan yang padu dengan lagu “Kuda Lumping” membuat seluruh tatapan mata tertuju pada pasukan GeSS. Sesekali riuh tepuk tangan pengunjung saat mayoret dan pasukan memainkan aksi akrobatik dalam formasi barisan.

GeSS tak hanya mengundang decak kagum tamu undangan dan penonton. Para peserta Popda pun turut hanyut dalam semangat. Lagu aliran rock “semut hitam” yang dipopulerkan oleh God Bless sebagai lagu utama seolah menjadi pemicu adrenalis para atlit untuk segera bertanding di gelanggang.

Pembukaan Popda Salatiga kali ini menjadi sangat meriah. Panitia nampak puas dengan karena acara berjalan dengan lancar penuh semangat. “Kita berharap semoga pelaksanaan POPDA Salatiga tahun 2019 dapat berjalan dengan lancar mengasilkan para juara yang akan mampu mengharumkan Salatiga pada event yang sama di tingkat Jawa Tengah” ungkap Yulianto, Walikota Salatiga saat memberi sambutan dan membuka acara. (Marijo)

WhatsApp Image 2018-10-20 at 17.05.02

sdmpsalatiga.sch.id YOGYAKARTA– Gema Sang Surya (GeSS) Marching Band SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menjuarai Street Parade dalam ajang International Marching Band Competition Piala Raja Hamengku Buwana 2018.

Pasukan Drum Band Gema Sang Surya (GeSS) SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga tampil memukau pada event tahunan International Marching Band Competition Piala Raja Hamengku Buwana yang digelar pada 20-21 Oktober 2018. Bermain pertama pada event internasional dan bertemu dengan tim-tim dari seluruh Indonesia tak membuat minder anak-anak asuhan Ust. Ainul Huri.

Di depan puluhan peserta lain dari berbagai daerah Indonesia, penampilan GeSS memukau dewan juri. Lomba Street Parade Piala Raja Hamengku Buwono Cup 2018 di Kota Yogyakarta, seakan menjadi panggung kebolehan GeSS di sepanjang jalan Malioboro hingga Alun-alun.

Keinginan mengenalkan GeSS SD Muhammadiyah Plus dan Kota Salatiga pada event internasional menjadi semangat juang pasukan Gema Sang Surya. Paling tidak dewan juri yang didatangkan dari mancanegara yaitu Thailand, Malaysia, dan Amerika pernah mengucapkan dan mengenal ada nama SD Muhammadiyah Plus dan Kota Salatiga di Indonesia. Karena saat pembukaan nama Salatiga terlewat tidak dibacakan oleh MC saat menyebutkan daerah asal peserta diantaranya Banda Aceh, Banjarmasin, Bengkulu, Bandung, Sidoarjo, Magelang, Semarang, Klaten, Surakarta dan lainnya, serta beberapa peserta dari negara lain yang absen pada tahun ini.

GeSS, marching band dari Salatiga membuktikan ketrampilan dan keahlian mereka di depan khalayak internasional. GeSS tampil dengan rampak yang memikat juri dan masyarakat Yogyakarta yang menyaksikan secara langsung. Lagu Kuda Lumping dipadukan dengan gerak dan iringan Colour Guard, GeSS tampil meriah dengan maskot pemain kuda lumping. Tak tanggung-tanggung semangat anak-anak telah meghantarkan GeSS berhasil meraih juara pada tiga kategori sekaligus, yaitu Juara I music street, juara 2 street parade, dan Juara III Mayoret.

“Alhamdulillah Allah mengijabah doa dan semangat anak-anak dalam menghadapi International Marching Band Competition Piala Raja Hamengku Buwana 2018. Tiga piala dapat kami bawa pulang. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh orang tua dan pendamping”, ungkap kepala sekolah Ainul Huri.

WhatsApp Image 2018-10-13 at 09.00.36 (1)

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Gema Sang Surya (GeSS) Marching Band SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mendapatkan predikat Juara Umum Lomba Drumband Pelajar Kota Salatiga setelah berhasil menyandingkan Juara Display dan Juara Devile.

Ajang yang diselenggarkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga ini berlangsung dua hari berturut turut (Rabu dan Kamis, 10-11 Oktober 2018). Lomba tahunan tersebut diikuti oleh puluhan SD/MI se-Kota Salatiga dan SMP se-Kota Salatiga.

GeSS yang tampil dengan 98 personil membawakan 2 buah lagu dari God Bless dengan beat yang berbeda. Lagu Semut Hitam dibawakan dengan beat yang rock and rool sedangkan Syair Kehidupan dimainkan dengan beat yang pelan. Tampil pada hari kedua GeSS memukau para penonton yang hadir dengan display yang sesuai dengan lagu yang dimainkan.

GeSS tampil berbeda saat penilain devile, 6 colour guard diubah penampilannya memakai pakaian layaknya pemain kuda lumping. Penggunaan kostum ini diselaraskan dengan lagu yang dimainkan oleh GeSS yaitu kuda lumping. Gerakan seluruh pasukan diselaraskan dengan musik yang rampak membuat GeSS mendapatkan banyak tepuk tangan dari setiap penonton yang mereka lewati.

“Alhamdulillah dari hasil kerja keras tim pelatih dan pendamping GeSS dapat menyandingkan Juara Display dan Juara Devile, tidak hanya itu GeSS juga mampu membawa pulang Juara 2 Colour Guard,” ungkap kepala sekolah Ainul Huri.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa tanggal 20-21 Oktober mendatang GeSS juga akan berlomba dalam ajang internasional di Yogyakarta.

 

WhatsApp Image 2017-11-20 at 14.14.26

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Gema Sang Surya (GeSS) marching band SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil mempertahankan Juara Pagelaran Drumband Pelajar Salatiga Kategori Display dan Colour Guard selama 4 tahun berturut-turut, yang digelar di GOR Kridanggo , Minggu (19/11) kemarin.

GeSS membawakan  dua buah lagu dari Michael Jackson yang berjudul black or white dan one day in you life. Berlatih keras selama 9 hari membuahkan hasil yang membanggakan bagi para personil GeSS. Di bawah Tim yang berjumlah 102 personil ini terdiri dari 1 gita pati; 3 mayoret; 12 pemain belera; 3 pemain bass drum; 20 colour guard; 12 pemain senare drum; 4 pemain simbal; 3 pemain trio; 48 anak pemain pianika. Di bawah bimbingan Jamal sang pelatih, siswa-siswi secara tekun mengikuti seluruh instruksi yang diberikan. Oleh pelatih GeSS ditempa menjadi marching modern dengan koreografi yang mumpuni. Tak heran jika penonton sangat antusias menunggu penampilan GeSS.

Pembina marching band Ainul Huri mengatakan, kejuaraan yang digelar oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Salatiga tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. “Tahun kemarin GeSS meraih juara 1 display dan juara 1 colour guard, alhamdulillah tahun ini kami dapat mempertahankan gelar tersebut,” ungkap juara 1 guru berprestasi kota salatiga tersebut.

Sementara kepala sekolah Sutomo, menjelaskan, “Alhamdulillah 4 tahun bukan waktu yang singkat namun SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga tetap dapat istiqomah berprestasi. Keberhasilan GeSS tak lepas dari peraan serta para guru dan pelatih yang setia mendampingi dari persiapan hingga perlombaan usai. Kegiatan ini di dukung penuh oleh orang tua siswa baik secara materiil maupun spiritual,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

IMG_8585

sdmpsalatiga.sch.id  SALATIGA- Gema Sang Surya (GeSS) SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kembali meraih juara III dalam Pawai Ta’aruf dalam peringatan Tahun Baru 1439 H.

Kegiatan pawai memeriahkan peringatan Tahun Baru 1439 H tingkat Kota Salatiga telah berakhir. Kegiatan yang diikuti oleh 117 peserta dari TK hingga SMK itu nampak meriah dengan berbagai hiasan dan aksesori yang dibawa.

GeSS mengawali langkah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga tampil di depan masyarakat Kota Salatiga. Tampil dengan 5 mayoret menambah nilai tersendiri bagi GeSS saat menunjukkan kebolehannya mengolah alat marchingband. Tepuk tangan dan riuh para penonton menghiasi penampilan memukau dari GeSS.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang didampingi oleh kepala sekolah Sutomo mencoba mensosialisasikan visi dengan berbagai macam tampilan. Rombongan SD Muhammadiyah (Plus) diawali oleh Polisi Cilik yang telah beberapa kali tampil di depan masyarakat Kota Salatiga. Pada barisan selanjutnya siswa-siswi kelas III tampil menggunakan berbagai macam kostum wali, dan aksesori tentang asmaul khusna yang menggambarkan visi IMTAQ. Disusul oleh barisan IPTEK oleh siswa-siswi kelas IV yang mengenalkan berbagai macam cita-cita siswa-siswi. Tidak hanya itu siswa-siswi kelas IV juga menampilkan beberapa keterampilan mengenai IPTEK yang ada di SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga.

Visi cinta tanah air divisualisasikan oleh  oleh siswa-siswi kelas V dengan menggenakan beberapa kostum pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Siswa-siswi kelas V yang telah meraih berbagai kejuaraan juga menampilkan piala yang mereka raih dengan kerja keras dan mandiri. Siwsa-siswi kelas VI mencoba menggambarkan visi peduli lingkungan dengan mengenakan kostum yang mereka buat dari barang-barang bekas. Beberapa siswa-siswi juga membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah yang mereka temui sepanjang jalan.

GeSS yang sedang mempersiapkan lomba marching band tingkat Kota Salatiga mendapatkan kabar gembira setelah panitia Pawai Taaruf mengumumkan daftar Juara. GeSS mampu menempati peringkat III berada di bawah SMP VI dan SMPN 1. Sedangkan dalam penilaian kreativitas SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil meraih juara harapan I.

Sutomo saat diwawancarai menyampaikan, “Alhamdulillah bertambah dua piala di almari prestasi kami. Prestasi ini semoga menjadi lecutan semangat tim GeSS pada ajang selanjutnya,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.