October 15, 2026

Kejurkot Bulutangkis

277477059_543327673770952_5890028704433972292_n

SALATIGA –  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga kembali menggelar event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Salatiga tahun 2022. Sempat vakum akibat pandemi Covid-19, olahraga khusus pelajar ini akhirnya resmi dibuka pada Senin (14/3/2022) di Stadion Kridanggo Salatiga.

Pada POPDA kali ini terdapat 16 cabor (cabang olah raga) dari tingkat SD, SMP dan SMA se-Kota Salatiga. Ke 16 cabor tersebut adalah catur, renang, sepak bola, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, atletik, bola basket, bulu tangkis, panahan, karate, taekwondo, pencak silat, senam artistik, tenis lapangan, dan sepak takraw.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih juara dalam cabang olahraga Badminton. Sebanyak 4 juara berhasil diraih oleh 4 siswa. Mereka adalah :

  1. Muhammad Zaidan Atha (Juara I Tunggal Putra)
  2. Adam Gaizka Sinatriya (Juara III Tunggal Putra)
  3. Ninda Putri Kayani (Juara II Tunggal Putri)
  4. C. Angeli Felicia Nadine (Juara III Tunggal Putri)

Lomba diselenggrakan di Gor Hati Beriman Salatiga pada tanggal 25 Maret 2022.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd mengapresiasi siswanya yang berhasil menjadi juara POPDA tersebut. “Alhamdulillah prestasi tiada henti. Selamat kepada anak-anakku yang berhasil menjadi juara dalam POPDA cabang olahraga bulutangkis. Terus lah semangat berlatih agar kalian bisa lebih sukses lagi kedepannya.”

WhatsApp Image 2017-05-03 at 13.46.52

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA– Tafta Humam Zada membuat kejutan dalam debut perdananya di Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Salatiga Tahun 2017 dengan meraih satu gelar juara. Siswa kelas 1 tersebut berhasil meraih juara III tunggal pradini putra (3 Mei 2017).

Kejuaraan yang diikuti pertama kalinya oleh Tafta ini, ia bersaing dengan beberapa unggulan yang berasal dari klub di Kota Salatiga. Kejuaraan tingkat kota atau kejurkot ini, merupakan bagian dari program kerja wajib yang dilaksanakan oleh pengcab PBSI Salatiga.

“Senang pasti karena ini gelar pertama Tafta di Kejurkot resmi di tempat lahinya sendiri. Mudah-mudahan semakin menambah semangatnya untuk terus memperbaiki penampilan dan prestasinya,” ucap orangtua Tafta.

Sementara itu kepala sekolah Sutomo berharap lewat event-event seperti ini, akan membantu melatih mental peserta didik dalam menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi. “Kami memfasilitasi semua bakat siswa yang ada di SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga baik akademik maupun non akademik,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.