October 15, 2026

Magang

WhatsApp Image 2017-03-13 at 14.16.26

SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga ditetapkan sebagai sekolah pembina bagi SD Muhammadiyah PK Wonosegoro, begitulah salah satu butir kesepakatan yang ada dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditanda tangani, Senin (13 Maret 2017).

Sebanyak 9 guru dan kepala sekolah SD Muhammadiyah PK Wonosegoro berkunnjung ke SD Muhammadiyah Salatiga. Datang pukul 08.00, menggunakan mini bus rombongan disambut langsung disambut dengan ramah oleh Sekretaris FGM Jawa Tengah, Sutomo di ruangannya. Dalam sambutannya ia menyampaikan, “SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga selalu terbuka untuk sekolah Muhammadiyah. Semoga SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga dapat menjadi virus kemajuan untuk sekolah-sekolah muhammadiyah yang lainnya,” ungkap penerima Satya Lencana tersebut.

Disuguhi beberapa video singkat mengenai SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga rombongan sangat antusias memperhatikan. Setelah mendengarkan paparan demi paparan dari beberapa kaur, rombongan diajak untuk berkeliling melihat kegiatan pembelajaran secara langsung. Beberapa guru fokus pada pe Selain berkunjung untuk studi banding SD Muhammadiyah PK Wonosegoro juga membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga.

Dalam MoU tersebut disepakati kedua belah pihak bawasannya SD Muhammadiyah PK Wonosegoro menjadi sekolah binaan dari SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Disepakati pula SD Muhammadiyah PK Wonosegoro akan memagangkan seluruh gurunya secara bertahap. MoU tersebut disepakati selama 4 tahun kedepan.

SD Muhammadiyah Sukorejo Kendal Magangkan 2 Guru di Salatiga
SALATIGA-Pagi ini SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mendapat tamu istimewa dari SD Muhammadiyah Sukorejo-Kendal (01/02). Bermakasud untuk memagangkan 2 orang gurunya, kepala sekolah beserta 7 orang guru menyambangi SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga sekaligus untuk belajar management dan sistem pembelajaran.
Disambut langsung oleh kepala sekolah, Sutomo menjelaskan tentang bagaimana usaha seluruh jajaran SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga hingga menjadi seperti sekarang ini. “Kunci menjadi sukses adalah mau berubah! SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga bisa menjadi seperti sekarang ini karena seluruh elemen yang ada di dalamnya mau berubah,” ungkap sekretaris FGM Jawa tengah tersebut.
Ustadz Butuk Kemisih, Kepala SD Muhammadiyah Sukorejo menyampaikan, “Kami akan memagangkan 2 orang guru di sini. Mohon selama sebelas hari kedepan guru kami digembleng supaya dapat mewujudkan SD Muhammadiyah Sukorejo yang unggul,” terangnya saat diwanwancarai.
IMG-20170214-WA0027

Bismillah, semoga SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga setiap hari benar-benar membawa berkah. Aamiin… Keberkahan terbaru dapat dirasakan di hari Selasa, 14 Februari 2017, yaitu sekolah ini kedatangan tamu istimewa dari Sukoharjo, yaitu MIM Sonorejo, MIM PK Bendungan, dan MIM Unggulan Krenen. Tidak hanya itu, ada lagi dua guru SD Aisyiyah Nganjuk yang magang.

Sebanyak kurang lebih 30 orang dipimpin Ustadz Pamuji datang menimba ilmu di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Datang bersama rombongan Komite, dan PCM.

Sutomo, Kepala SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mengatakan, Salatiga akan terus penuh semangat menebar virus keberkahan kepada sekolah lain. Sebab, itulah ukuran kebahagiaan sesungguhnya. Dikatakan lagi, pada prinsipnya semakin memberi semakin berisi. “Dengan agenda yang cukup padat ini, semoga SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga setiap hari bismillah penuh berkah, aamiin,” tukas penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

IMG_5054-01

SALATIGA-Dua guru SD Aisyiyah Nganjuk magang di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga selama 3 hari (13-15/02). Ibu Ani dan Lia guru asal Nganjuk tersebut langsung membaur bersama guru SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga untuk menyerap ilmu yang ada. Waktu yang singkat selama 3 hari tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua guru magang tersebut.

Didampingi waka kesiswaan, Bu Ani dan Bu Lia menggali informasi tentang bagaimana melejitkan prestasi dan memompa semangat para guru pengampu ekstra. Bukan hanya tentang kegiatan di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang dikupas habis, namum mereka juga mempelajari tentang publikasi media cetak dan maya. Ibu Ani yang dipercaya untuk menggali informasi tersebut mengungkapkan banyak ilmu yang kami dapatkan selama 3 hari ini. “Pulang dari Salatiga SD Aisyiyah Nganjuk siap menerbitkan majalah,” ungkapnya setelah mendapatkan charge energi dari kepala sekolah, Sutomo.

Sutomo, Sekretaris FGM Jateng memang sedang gencar menyebarkan virus berkemajuan untuk sekolah Muhammadiyah. Salah satunya dengan membuka pintu selebar-lebarnya untuk sekolah Muhammadiyah menginfeksi virus berkemajuan di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. “Kami SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga terbuka 24 jam untuk kemajuan bersama sekolah Muhammadiyah,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

dsc_0158

????????????????????????????????????

Sabtu 10 September 2016, dua guru akhiri masa magang di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Pelepasan guru magang tersebut dihadiri oleh majelis dikdasmen.
MIM Sukoharjo saat menjemput guru yang magang membawa tim futsal siswa untuk bertanding dengan klub futsal SD Muhammadiyah Salatiga.
Selama dua hari penuh guru yang dimagangkan menimba ilmu dengan semangat. Sehari sebelumnya seluruh guru dan karyawan datang untuk belajar tentang sekolah sehat.
Rombongan juga menyambangi lokasi pembangunan di daerah Grogol. MIM PK Sukoharjo ingin melihat penataan bangunan untuk diterapkan di Sukoharjo yang akan melakukan pembangunan gedung baru.
Yuli, salah seorang guru magang mengungkapkan “waktu dua hari belum cukup untuk menggali ilmu yang ada di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga,” ungkapnya. Mereka menyampaikan yang ditonjolkan di SD Muhammadiyah adalah habbit yang mengakar tentang akhlak.
Eko yang mewakili majelis dikdasmen mengutarakan, “mari kita majukan bersama sekolah sekolah Muhammadiyah, silahkan datang ke Salatiga kami selalu membuka tangan untuk berbagi kesuksesan,” tandasnya.