October 12, 2026

HUT RI 71

DSC_0083

DSC_1432Puncak acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 digelar di SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga. Sebanyak delapan ratus siswa dan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti upacara bendera, Rabu 17 Agustus 2016.

Petugas upacara dipercayakan kepada kelas lima, yang telah dilatih secara khusus selama satu minggu ini. Dalam pelaksanaannya, pembina upacara membacakan sambutan Penjabat Walikota Salatiga. Selain membacakan sambutan, Sekretaris FGM tersebut juga menyampaikan “Kerja nyata anak-anak adalah belajar, dan berprestasi”.Tampil juga salah satu siswa membawakan lagu tanah airku menggunakan biola. Dua hari sebelumnya siswa kelas tiga sampai dengan kelas enam menunjukkan kerja nyata mereka dengan membuat koreografi logo HUT RI ke-71.

Untuk memotivasi siswa, diumumkan juga beberapa siswa yang mampu melaksanakan kerja nyata dalam meraih prestasi. Dalam ajang Festival Khasanah Budaya Hati Beriman, SD Muhammadiyah (Plus) mendapat Juara Umum. Wildan meraih juara 1 senandung doa, sengankan Ratih meraih juara 2 senandung doa. Dalam cabang baca quran dan terjemah, Fikri dan Najma meraih juara 2. Lomba adzan dan iqomah Naufal mampu memberikan juara 2, sedangkan Khairina mendapatkan juara 3 dalam cabang mewarnai. Di ajang FLS2N ananda Shafna mampu berkontribusi di tinkat kota dalam cabang pidato. Dalam perlombaan Duta Lingkungan Sehat, Ghala memberikan juara kedua di tingkat kota.

WhatsApp Image 2016-08-15 at 11.42.16

WhatsApp Image 2016-08-15 at 09.28.29Senin, 15 Agustus 2016, lima ratus siswa SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga berkumpul di Lapangan Kembang Arum Dukuh, untuk memeragakan koreografi menggunakan kertas membentuk logo dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Atraksi ini dilakukan oleh sebanyak lima ratus siswa-siswi dari kelas tiga sampai kelas 6 di tengah lapangan dengan panas terik matahari. Potongan kertas kalender tersebut disusun menjadi bentuk logo HUT RI ke-71. Di bawah logo tersebut tertulis HUT RI. Atraksi terus berlanjut dengan memainkan kertas itu naik turun dan dikepak-kepakkan.

Kepala sekolah, Sutomo, M.Ag mengungkapkan “Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, kebetulan momennya pas hari kemerdekaan,” ungkap sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.

Masyarakat yang berada di sekitar lapangan Kembang Arum datang menyaksikan atraksi terebut. Beberapa warga mengaku senang dapat melihat atraksi yang dilakukan selama 30 menit itu.