August 30, 2026

Prestasi

Indah Aviolita dan Iga Pradani berpose saat menerima best perform dalam pelatihan guru mipa bilingual

Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pendidik SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Dalam Pelatihan Guru MIPA Bilingual Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dua guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih predikat Best Perform pada bidang masing-masing.

Iga Pradani Aji Wiguna, S.Pd. berhasil meraih predikat Best Perform Math, sementara Indah Aviolita Herawati, S.Pd. meraih predikat Best Perform Science.

Pelatihan Guru MIPA Bilingual tersebut diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 20-23 Agustus 2026 di Hotel Horison Sentraland Semarang. Kegiatan diikuti guru-guru sekolah Muhammadiyah dari berbagai daerah dan dirancang untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran Matematika dan IPAS dalam konteks bilingual.

Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari strategi pembelajaran MIPA bilingual, pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) dalam pembelajaran mendalam, penguatan Bahasa Inggris akademik untuk Matematika dan IPA, hingga strategi mengajar dan simulasi pembelajaran MIPA bilingual.
Selain penguasaan materi, peserta juga mendapatkan pengalaman melalui refleksi, umpan balik, manajemen kelas, pengembangan media pembelajaran, hingga integrasi pembelajaran MIPA bilingual dalam kegiatan kokurikuler.

Predikat Best Perform Math dan Best Perform Science menjadi apresiasi atas keaktifan, kompetensi, serta performa kedua guru selama mengikuti rangkaian pelatihan. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidik SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu menunjukkan kualitas dan kontribusi positif dalam forum pengembangan profesional berskala nasional.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian kedua guru tersebut.

“Alhamdulillah, prestasi bu Iga dan bu Indah menjadi kebanggaan bagi sekolah. Predikat Best Perform ini menunjukkan bahwa guru-guru kami memiliki semangat belajar, kompetensi, dan kemampuan untuk tampil optimal dalam forum pengembangan profesional. Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sebagai penghargaan pribadi, tetapi menjadi energi untuk berbagi praktik baik dan meningkatkan kualitas pembelajaran MIPA di sekolah,” ungkapnya.

Sesuai dengan tujuan pelatihan, para peserta juga diharapkan melakukan diseminasi hasil pelatihan kepada guru lainnya setelah kembali ke sekolah.

Keberhasilan Iga Pradani Aji Wiguna, S.Pd. dan Indah Aviolita Herawati, S.Pd. menjadi Best Perform semakin menguatkan komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam membangun budaya guru pembelajar, meningkatkan kompetensi profesional, serta menghadirkan pembelajaran MIPA yang semakin kontekstual, aktif, mendalam, dan berwawasan global.

WhatsApp Image 2026-08-17 at 20.39.20

Salatiga – SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam rangkaian Kirab Budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Salatiga ke-1276, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih predikat terbaik pada kategori pendidikan.

Keikutsertaan SD Muhammadiyah Plus Salatiga menjadi bagian dari rombongan K3S Kecamatan Sidomukti. Sebanyak 50 tenaga pendidik dan kependidikan turut ambil bagian dalam kirab budaya sebagai wujud semangat untuk merawat keberagaman, persatuan, dan toleransi di Kota Salatiga.

Kirab budaya mengusung tema “Merajut Harmoni, Menuai Kemakmuran dalam Bingkai Salatiga Toleran.” Konsep tersebut diwujudkan melalui rangkaian simbol budaya yang sarat makna. Barisan diawali dengan eblek bambu sebagai penanda, dilanjutkan gapura dan penjor yang dimaknai sebagai simbol gerbang persaudaraan dan rasa syukur.

Penampilan kemudian menghadirkan Senopati Sultan Agung ing Ngalaga bersama pasukan bala tentara sebagai simbol kepemimpinan yang bijaksana, keberanian, sekaligus penjaga persatuan. Setelah itu, barisan dilanjutkan dengan Dewi Sri beserta para dayang, dengan latar janur dan gunungan wayang yang menggambarkan keseimbangan alam, kemakmuran, serta harmoni kebersamaan.

Sebagai penutup, ditampilkan ragam budaya yang menggambarkan harmoni masyarakat Salatiga dalam keberagaman, kemudian ditutup dengan simbol Hari Ulang Tahun Kota Salatiga sebagai doa dan harapan agar Salatiga senantiasa menjadi kota yang maju, nyaman, damai, dan penuh toleransi.

Predikat terbaik yang diraih dalam kategori pendidikan menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, kekompakan, serta pesan budaya yang dibawa oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi ruang penting untuk merawat budaya, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai toleransi kepada generasi muda.

Bagi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan dalam sebuah kirab, tetapi menjadi pengingat bahwa sekolah memiliki peran dalam ikut menjaga kekayaan budaya sekaligus membangun karakter peserta didik yang menghargai keberagaman.

Selamat dan sukses SD Muhammadiyah Plus Salatiga!
Terbaik Kategori Pendidikan – Kirab Budaya HUT Kota Salatiga ke-1276. 🇮🇩🎉

WhatsApp Image 2026-08-19 at 16.05.03

Salatiga – Kabar membanggakan kembali datang dari SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Sekolah berhasil meraih Terbaik 2 Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi ini menjadi bukti atas komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan wawasan tentang kependudukan dan kehidupan bermasyarakat.

Program Sekolah Siaga Kependudukan menjadi salah satu upaya sekolah untuk mengenalkan berbagai isu kependudukan kepada peserta didik melalui proses pembelajaran dan budaya sekolah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kesadaran terhadap kondisi kependudukan serta mampu mengambil peran positif dalam kehidupan masyarakat.

Perolehan Terbaik 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah menjadi capaian yang semakin istimewa bagi SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Penghargaan ini sekaligus menunjukkan bahwa program dan inovasi yang dikembangkan sekolah mampu bersaing di tingkat provinsi.

Keberhasilan tersebut tentu tidak lepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pimpinan sekolah, guru dan karyawan, peserta didik, orang tua, hingga berbagai pihak yang turut mendukung pelaksanaan program Sekolah Siaga Kependudukan.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian Terbaik 2 Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Provinsi Jawa Tengah ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Program SSK bukan sekadar sebuah perlombaan, tetapi bagian dari upaya sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan membekali anak-anak dengan kesadaran tentang kehidupan dan masa depan masyarakat.”

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

Capaian ini juga semakin meneguhkan komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai sekolah yang terus bergerak menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, berwawasan lingkungan, serta responsif terhadap tantangan masa depan.

Selamat dan sukses SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga!
🌟 Terbaik 2 Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Provinsi Jawa Tengah
💙 Terus berinovasi, terus berkemajuan!

WhatsApp Image 2026-02-05 at 11.45.25

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Regina Sekar Arum dalam ajang Akuatik Boyolali Swimming Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Federasi Akuatik Jawa Tengah. Kompetisi ini berlangsung pada 25 Januari 2026 di Kolam Renang Tlatar, Boyolali, dan diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai daerah.

Dalam kejuaraan tersebut, Regina tampil gemilang dengan meraih Medali Emas pada nomor 100 Meter Gaya Dada Putri. Prestasi ini menjadi pencapaian tertinggi yang menegaskan konsistensi dan kemampuan teknik renangnya.

Selain medali emas, Regina juga berhasil mengoleksi lima Medali Perak, masing-masing pada nomor:

  • 50 Meter Gaya Dada Putri
  • 75 Meter Gaya Dada Putri
  • 75 Meter Gaya Kupu-kupu Putri
  • 100 Meter Gaya Bebas Putri

Tak hanya itu, Regina turut menambah catatan prestasi dengan meraih dua Medali Perunggu pada nomor:

  • 75 Meter Gaya Kupu-kupu Putri
  • 100 Meter Gaya Ganti Perorangan Putri

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Prestasi Regina Sekar Arum menjadi bukti bahwa pembiasaan disiplin, kerja keras, dan karakter tangguh yang dibangun sejak dini akan melahirkan generasi berprestasi. Sekolah selalu mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sebagai bagian dari pendidikan yang utuh,” ungkapnya.

Capaian ini menjadi bukti nyata hasil dari latihan yang konsisten, semangat juang yang tinggi, serta dukungan dari keluarga, pelatih, dan lingkungan sekolah. Keberhasilan Regina diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha, berani berkompetisi, dan menjunjung tinggi sportivitas.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan dukungan bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan minatnya, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi di berbagai bidang.

IMG-20251220-WA0060

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Lomba Robotik dan Mewarnai yang diselenggarakan dalam rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, logika, serta pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.

Dalam ajang tersebut, perwakilan SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil menorehkan hasil gemilang. Juara 1 diraih oleh Gokhan Zhafrano Gandi, Juara 2 oleh El Zhafran Nararya Tsaqib, Juara 3 oleh Achmad Hedrajat, serta Juara Harapan 1 oleh Rayan Anaqi Awahita. Prestasi ini menunjukkan kualitas pembinaan siswa yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan potensi sejak dini.

Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, pendampingan intensif oleh guru, serta pembiasaan berpikir kreatif dan solutif di lingkungan sekolah. Melalui lomba robotik, siswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan inovatif. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana menumbuhkan daya imajinasi, ketelitian, dan ekspresi seni anak.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara siswa, guru, dan orang tua.

“Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari proses panjang pembinaan karakter dan kompetensi anak-anak. Kami tidak hanya mengejar hasil lomba, tetapi membangun mental juara, kemandirian, dan semangat belajar. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba dan berprestasi,” ujarnya.

Ajang Silatnas ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah 2025 tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan ukhuwah. Prestasi yang diraih siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diharapkan mampu menginspirasi generasi lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.