
Salatiga – SD Muhammadiyah Plus Salatiga menggelar Diseminasi Sekolah Model pada Jumat, 15 Agustus 2026 dengan peserta seluruh guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat pemahaman dan praktik Pembelajaran Mendalam dalam proses pendidikan.
Diseminasi dilaksanakan sebagai ruang berbagi pengetahuan dan praktik baik agar pemahaman mengenai Pembelajaran Mendalam dapat diterapkan secara lebih luas oleh seluruh pendidik. Melalui kegiatan ini, guru diajak untuk melihat pembelajaran tidak hanya sebagai proses penyampaian materi, tetapi sebagai pengalaman belajar yang mendorong peserta didik untuk memahami konsep secara lebih utuh, menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, serta membangun kemampuan berpikir dan karakter.
Konsep Pembelajaran Mendalam yang dibagikan dalam kegiatan ini diarahkan untuk mendorong pembelajaran yang lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Guru juga didorong untuk merancang aktivitas yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk aktif mengeksplorasi, berdiskusi, memecahkan masalah, melakukan refleksi, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diseminasi menjadi penting karena penguatan kompetensi guru perlu dilakukan secara bersama-sama. Pengetahuan yang diperoleh oleh guru dari berbagai pelatihan maupun pengembangan profesional kemudian dibagikan kepada rekan sejawat sehingga dapat menjadi praktik baik yang diterapkan secara konsisten di lingkungan sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa Diseminasi Sekolah Model merupakan bagian dari budaya belajar yang terus dibangun di lingkungan sekolah.
“Pembelajaran yang baik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan anak dan perubahan zaman. Melalui diseminasi ini, kami ingin seluruh guru memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerapkan Pembelajaran Mendalam sesuai karakteristik peserta didik masing-masing. Harapannya, kelas-kelas di SD Muhammadiyah Plus Salatiga semakin bermakna, menggembirakan, dan mampu membuat anak benar-benar memahami apa yang mereka pelajari,” ungkapnya.
Selain meningkatkan kompetensi pedagogis, kegiatan ini juga memperkuat budaya berbagi praktik baik antarguru. Setiap pendidik memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman rekan sejawat, mendiskusikan tantangan pembelajaran, dan bersama-sama mencari strategi yang paling sesuai untuk diterapkan di kelas.
Melalui Diseminasi Sekolah Model, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sekolah pembelajar yang adaptif dan berkemajuan. Penguatan Pembelajaran Mendalam diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk mereka menjadi pribadi yang kritis, kreatif, reflektif, dan berkarakter.






