
Salatiga – Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca peserta didik, Perpustakaan Sang Surya SD Muhammadiyah Plus Salatiga meluncurkan program SAKA (Saatnya Kita Membaca).
Program SAKA menjadi salah satu gerakan literasi sekolah yang mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Melalui program ini, membaca tidak hanya dilakukan di dalam ruang perpustakaan, tetapi juga dihadirkan lebih dekat dengan siswa melalui keberadaan pojok baca di lingkungan sekolah.
Salah satu kegiatan utama dalam program SAKA adalah Sedekah Buku. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menyumbangkan buku-buku yang mereka miliki untuk kemudian dikumpulkan dan ditempatkan di berbagai pojok baca SD Muhammadiyah Plus Salatiga.
Sedekah buku menjadi bentuk nyata kepedulian siswa terhadap budaya literasi. Buku yang disumbangkan tidak berhenti menjadi koleksi pribadi, tetapi dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh teman-teman lainnya. Dengan demikian, satu buku dapat menghadirkan manfaat dan pengetahuan bagi lebih banyak siswa.
Kepala Perpustakaan Sang Surya, Tatik Himatul, menyampaikan bahwa program SAKA diharapkan dapat membangun kebiasaan membaca yang tumbuh dari lingkungan sekolah.
“Melalui SAKA, kami ingin menghadirkan budaya membaca yang lebih dekat dengan anak-anak. Sedekah buku menjadi bagian penting karena anak-anak belajar bahwa berbagi ilmu juga dapat dilakukan melalui buku. Buku yang mereka berikan hari ini dapat menjadi jendela pengetahuan bagi teman-temannya,” ungkapnya.
Keberadaan pojok baca di berbagai area sekolah juga diharapkan membuat siswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk membaca di sela-sela aktivitas pembelajaran. Lingkungan sekolah pun perlahan dibangun menjadi ruang yang ramah literasi, tempat siswa dapat menemukan buku dengan mudah dan menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan.
Program SAKA (Saatnya Kita Membaca) menjadi langkah Perpustakaan Sang Surya untuk terus menghidupkan budaya literasi di SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Sebab, gerakan literasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar—satu buku yang dibagikan dapat menjadi awal dari tumbuhnya satu kebiasaan membaca.

📚 SAKA – Saatnya Kita Membaca
🤝 Sedekah Buku, Berbagi Ilmu, Menumbuhkan Literasi.





