
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pendidik SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Dalam Pelatihan Guru MIPA Bilingual Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dua guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih predikat Best Perform pada bidang masing-masing.
Iga Pradani Aji Wiguna, S.Pd. berhasil meraih predikat Best Perform Math, sementara Indah Aviolita Herawati, S.Pd. meraih predikat Best Perform Science.
Pelatihan Guru MIPA Bilingual tersebut diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 20-23 Agustus 2026 di Hotel Horison Sentraland Semarang. Kegiatan diikuti guru-guru sekolah Muhammadiyah dari berbagai daerah dan dirancang untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran Matematika dan IPAS dalam konteks bilingual.
Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari strategi pembelajaran MIPA bilingual, pendekatan Inquiry-Based Learning (IBL) dalam pembelajaran mendalam, penguatan Bahasa Inggris akademik untuk Matematika dan IPA, hingga strategi mengajar dan simulasi pembelajaran MIPA bilingual.
Selain penguasaan materi, peserta juga mendapatkan pengalaman melalui refleksi, umpan balik, manajemen kelas, pengembangan media pembelajaran, hingga integrasi pembelajaran MIPA bilingual dalam kegiatan kokurikuler.
Predikat Best Perform Math dan Best Perform Science menjadi apresiasi atas keaktifan, kompetensi, serta performa kedua guru selama mengikuti rangkaian pelatihan. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidik SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu menunjukkan kualitas dan kontribusi positif dalam forum pengembangan profesional berskala nasional.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian kedua guru tersebut.
“Alhamdulillah, prestasi bu Iga dan bu Indah menjadi kebanggaan bagi sekolah. Predikat Best Perform ini menunjukkan bahwa guru-guru kami memiliki semangat belajar, kompetensi, dan kemampuan untuk tampil optimal dalam forum pengembangan profesional. Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sebagai penghargaan pribadi, tetapi menjadi energi untuk berbagi praktik baik dan meningkatkan kualitas pembelajaran MIPA di sekolah,” ungkapnya.
Sesuai dengan tujuan pelatihan, para peserta juga diharapkan melakukan diseminasi hasil pelatihan kepada guru lainnya setelah kembali ke sekolah.
Keberhasilan Iga Pradani Aji Wiguna, S.Pd. dan Indah Aviolita Herawati, S.Pd. menjadi Best Perform semakin menguatkan komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam membangun budaya guru pembelajar, meningkatkan kompetensi profesional, serta menghadirkan pembelajaran MIPA yang semakin kontekstual, aktif, mendalam, dan berwawasan global.




