Salatiga – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Sidomukti. Berkat prestasi yang diraih di berbagai cabang lomba, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih predikat Juara Umum FTBI Kecamatan Sidomukti.
Capaian tersebut diraih melalui perjuangan para siswa dalam sejumlah cabang lomba yang mengangkat kekayaan bahasa dan budaya Jawa, mulai dari Sesorah, Geguritan, Ndagel Ijen, Macapat, Dongeng, hingga Aksara Jawa.
Berikut deretan prestasi yang berhasil diraih:
🏆 SESORAH
🥇 Juara 1 – Azalea Khaliqa Dhahin
🥈 Juara 2 – Razita Azzalea
🏆 GEGURITAN
🥇 Juara 1 – Aufar Perwira Fayyadh Al Ghifari
🥈 Juara 2 – Zhafira Aleyda Vasthi
🏆 NDAGEL IJEN
🥇 Juara 1 – Abdillah Sangkara Noegraha
🏆 MACAPAT
🥇 Juara 1 – Alana Shafaselma Fatiha
🥉 Juara 3 – Nabilla Hafisa
🏆 DONGENG
🥇 Juara 1 – Zahira Luthfiya Hanum
🥈 Juara 2 – Nirmala Anggun Saputri
🏆 AKSARA JAWA
🥇 Juara 1 – Keisha Adelia Pramudita Alesha
🥈 Juara 2 – Adzkia Ghaisani Tsabita Wibowo
Keberhasilan meraih juara di berbagai cabang tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan bahasa dan budaya Jawa di SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus mendapatkan perhatian. Para siswa tidak hanya dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan bahasa serta budaya daerah.
Salah satu wadah pembinaan yang mendukung kemampuan tersebut adalah Javanese Club, yang memberikan ruang bagi siswa untuk belajar dan berlatih berbagai keterampilan bahasa dan sastra Jawa secara berkelanjutan.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh siswa, guru pembimbing, dan orang tua.
“Alhamdulillah, capaian Juara Umum FTBI Kecamatan Sidomukti menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Prestasi ini bukan hanya tentang piala dan juara, tetapi tentang bagaimana anak-anak berani belajar, berlatih, tampil, dan mencintai budaya daerahnya. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang modern dan berwawasan global, tetapi tetap memiliki akar budaya yang kuat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan berbahasa daerah merupakan bagian penting dalam membangun karakter dan identitas peserta didik.
“Bahasa adalah bagian dari identitas. Karena itu, kami akan terus memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengenal dan menggunakan bahasa serta sastra Jawa dengan bangga. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan melestarikan budaya,” tambahnya.
Predikat Juara Umum FTBI Kecamatan Sidomukti menjadi motivasi bagi SD Muhammadiyah Plus Salatiga untuk terus mengembangkan pembinaan bahasa, sastra, dan budaya daerah. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa kemajuan pendidikan dapat berjalan seiring dengan pelestarian warisan budaya.
Selamat kepada seluruh siswa, guru pembimbing, dan keluarga besar SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Terus berprestasi, mencintai budaya, dan melestarikan bahasa ibu! 🌿🏆



















