
Dalam semangat membentuk generasi tangguh dan berakhlak mulia, Pimpinan Daerah 099 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Salatiga bekerja sama dengan SD Muhammadiyah Plus Salatiga menggelar kegiatan Longmarch Tapak Suci bertema ✨ “Kilometer Kebaikan, Langkah Berakhlak” ✨ pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Sebanyak 156 siswa kelas IV dengan penuh semangat mengikuti kegiatan yang dimulai dari Gapura Tegal Waton dan berakhir di Senjoyo. Jalur perjalanan yang dipenuhi hamparan sawah hijau dan udara segar menjadikan longmarch ini tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyegarkan jiwa dan pikiran.
Kegiatan longmarch ini bukan sekadar aktivitas olahraga rutin, melainkan juga media pendidikan karakter yang menggabungkan unsur fisik, spiritual, dan sosial. Selama perjalanan, para siswa diajak untuk mempraktikkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta rasa syukur atas keindahan ciptaan Allah SWT.
Selain itu, panitia juga menekankan pentingnya gerakan ramah lingkungan. Setiap kelompok peserta dibekali tanggung jawab menjaga kebersihan di sepanjang rute perjalanan. Langkah kecil ini menjadi pembelajaran nyata tentang pentingnya tanggung jawab sosial dan cinta terhadap bumi.
Salah satu pelatih Tapak Suci, Buhtari, S.Si., M.Pd., K.Ua, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk melatih fisik, tetapi juga menumbuhkan kepribadian yang tangguh dan berakhlak.
“Melangkah jauh bukan soal jarak, tetapi soal makna. Setiap kilometer yang ditempuh adalah latihan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan,” ujarnya penuh makna.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan Tapak Suci.
“Longmarch ini menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan semangat C-Ber Mu (Cerdas Berakhlak Mulia). Anak-anak belajar bahwa perjalanan hidup memerlukan tekad, kesabaran, dan niat baik dalam setiap langkah,” tuturnya.
Dengan semangat “Kilometer Kebaikan, Langkah Berakhlak”, para siswa Tapak Suci SD Muhammadiyah Plus Salatiga membuktikan bahwa perjalanan panjang bukan hanya tentang mencapai garis akhir — melainkan tentang menapaki nilai kehidupan, menebar kebaikan, dan meneguhkan akhlak dalam setiap langkah mereka.


