Jumat, 20 November 2015, SD Muhammadiyah kedatangan tamu dari perusahaan teh botol sosro. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengajak siswa-siswi kelas IV-VI melakukan permainan edukatif seputar pengetahuan tentang teh botol sosro. Sebelum memulai permainan, siswa-siswi kelas IV-VI berkumpul dan dibagi menjadi 5 kelompok. Tiap-tiap kelompok diberi nama yang berhubungan dengan teh botol sosro. Nama dari kelompok-kelompok tersebut, antara lain: kelompok 1 (teh botol), kelompok 2 (ahli teh), kelompok 3 (gula pasir), kelompok 4 (air baku), dan kelompok 5 (teh wangi). Setiap kelompok didampingi oleh pendamping yang merupakan tim dari teh botol sosro goes to school. Mereka di beri pengetahuan tentang seputar teh botol sosro, seperti jenis-jenis kemasan, bahan baku, dan cara pembuatan. Permainan pertama dimulai dengan permainan tebak-tepat tentang seputar teh botol sosro yang telah di sampaikan sebelumnya. Pada permainan ini dimenangakan oleh kelompok 2 yaitu kelompok ahli teh. Acara selanjutnya adalah permainan tentang menuliskan kegiatan yang biasa dilakukan dengan teh botol sosro. Pada permainan ini setiap kelompok diminta menuliskan kegiatan sebanyak-banyaknya. Kelompok yang memenangkan permainan ini pun adalah kelompok ahli teh. Permainan terakhir adalah mengekspresikan ost. teh botol sosro yang pastinya sering sekali kita dengarkan. Dan lagi-lagi di permainan ini kelompok ahli teh yaitu kelompok 2 lah yang memenangkan permainan ini. Dengan berakhirnya permainan ketiga, maka berakhirlah kemeriahan kegiatan ini. Sebelum kegiatan ini ditutup seluruh siswa SD Muhammadiyah Plus diajak untuk menikmati segarnya teh botol sosro dan kenang-kenangan dari teh botol sosro. Kebahagiaan anak-anak terlihat dari ekspresi mereka saat menikmati teh botol sosro.
Year: 2015
Salatiga, bulan november ini SD Muhammadiyah mengirimkan 4 atlitnya untuk mengikuti Bulutangkis kejurkot II Salatiga. Kejuaraan yang berlangsung tanggal 8 s/d 11 November 2015 ini diikuti berbagai atli dari salatiga. Kejuaraan tingkat kota atau kejurkot ini, merupakan bagian dari program kerja wajib yang dilaksanakan oleh pengcab PBSI Salatiga.
Arleon siswa kelas 3 mengikuti 2 cabang yaitu pra dini putra dan usia dini madya putra. Aura siswa kelas 5 mengikuti 2 cabang yaitu pemula utama putri dan anak utama putri. Sedangkan Raul mengikuti cabang anak utama putra dan Aska mengikuti cabang usia dini madya putra.
Arleon mendapatkan juara 2 Pra Dini Putra dan juara 3 Usia Dini Putra. Aura mendapatkan juara 1 pada cabang Pemula Utama Putri dan Anak Utama Putri. Raul mendapatkan juara 3 Anak Utama Putra, sedangkan Aska mendapatkan juara Usia Dini Madya Putra.
Tim Atom SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mendapatkan 1ST RUNNER UP kategori Cannon Ball Shooter Robot di Indonesian Robo Fest (IROF), yang diselenggarakan Universitas Kristen Maranatha Bandung pada 7-8 November 2015. Tim atom yang digawangi oleh M. Afsar Tambawang dan Abyan Daffa Lutfi Putra berangkat pada hari jumat pagi bersama pelatih Kristanto Wibowo (Mahasiswa FTEK UKSW) dan pembimbing Endra Gunawan Hermanto, S.Si. Dukungan moral dan spiritual juga diberikan oleh seluruh civitas SD Muhammadiyah Plus Salatiga.
Perjalanan mengukir prestasi tim atom dimulai dari babak perakitan. Dari 33 tim sekolah dasar yang berlaga tim atom merakit dengan waktu yang tercepat (30 menit). Di babak penyisihan seluruh peserta yang lolos babak perakitan dibagi kedalam 4 grup. Tim atom tampil menjadi juara grup C dengan memasukkan 10 bola (30 poin). Babak final dilaksanakan satu jam setelah ishoma. Tim atom yang masuk ke grup 2 di final ini tampil menawan dengan memasukkan 21 bola (63 poin). Kegembiraan menyelimuti tim atom setelah pengumuman dari panitia penyelenggara di sampaikan, bahwa 1ST RUNNER UP diraih oleh tim atom.
BALAIKOTA – Setidaknya 750 orang mengikuti jalan sehat yang terrangkai dalam peringatan ke-51 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tingkat Kota Salatiga, Jumat, 6/11. Kegiatan yang dimeriahkan dengan lomba promosi kesehatan tersebut mengambil tempat di halaman Pemkot Salatiga.
Sebelum jalan sehat dimulai, terlebih dahulu peserta mengikuti apel pagi yang dipimpin oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris. “Selain mengikuti jalan sehat, para peserta bisa mempromosikan kesehatan kepada masyarakat. Mohon dijaga ketertiban selama di jalan,” pesan Muh. Haris.
Kepala Bidang Pemberdayaan Kemitraan dan Promosi Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Marhadi menjelaskan bahwa selain untuk memperingati HKN, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang kesehatan pada masyarakat.
Setelah mengikuti jalan sehat, diumumkan pemenang lomba promosi kesehatan. SD Muhammadiyah Plus Salatiga mendapatkan juara 1 untuk media promosi kesehatan. Salah satu peserta jalan sehat, Ryan (12) mengatakan bahwa meskipun capek, ia mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Jalannya lumayan capek, tapi saya senang,” ujar siswa kelas VI SD Muhammadiyah Plus Salatiga ini.
JUNI lalu, Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, dinyatakan sebagai Kepala SD Berprestasi Tingkat Jateng, dalam seleksi yang berlangsung di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Srondol Semarang. Tantangan baru akan dihadapi Sutomo, karena akan mengikuti seleksi Kepala Berprestasi Tingkat Nasional di Jakarta, pada 19-25 Nopember mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan pria yang kerap dipanggil Pak Tom tersebut. Mulai dari mempersiapkan portofilio, materi presentasi, dan lainnya. ”Saya mohon doanya agar bisa meraih prestasi terbaik di ajang tingkat nasional. Keberhasilan ini juga akan membawa nama Kota Salatiga,” ungkapnya.
Saat ini yang juga dipersiapkan adalah menjaga kesehatan, karena apa pun persiapan yang telah dilakukan akan buyar bila kondisi kesehatan saat hari pelaksanaan, tidak terjaga dengan baik. Sutomo juga harus belajar banyak dengan sejumlah kepala sekolah senior, baik lintas sekolah maupun lintas kabupaten/kota.
Baca Buku
Menurutnya bekal pengalaman dari para senior yang sebelumnya pernah mengikuti ajang lomba tersebut sangat diperlukan, sekadar berbagi pengalaman dan informasi. Tidak hanya itu, pengetahuan tambahan harus dilakukan, dengan cara memperbanyak membaca buku dan membuka literatur berbagai ilmu pengetahuan. Sembari melakukan persiapan tersebut, pria kelahiran Kabupaten Kudus tersebut, tidak meninggalkan tugas utamanya sebagai kepala sekolah. Sebagai pimpinan sekolah yang kaya dengan prestasi, Sutomo harus berupaya terus mendorong siswa dan guru agar mampu meraih prestasi terbaik.
Baru-baru ini, sekolah yang dipimpinnnya pun mampu menyabet seluruh juara 1 (medali emas) pada ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kecamatan Sidomukti. Prestasi di Tingkat Kota Salatiga juga terus diupayakan. Sutomo juga disibukkan dengan rencana p e m b a n g u n a n gedung SD Muhammadiyah Plus yang baru di Jl Yudistira Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.







