August 26, 2026

Month: October 2015

qq

JUNI lalu, Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, dinyatakan sebagai Kepala SD Berprestasi Tingkat Jateng, dalam seleksi yang berlangsung di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Srondol Semarang. Tantangan baru akan dihadapi Sutomo, karena akan mengikuti seleksi Kepala Berprestasi Tingkat Nasional di Jakarta, pada 19-25 Nopember mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan pria yang kerap dipanggil Pak Tom tersebut. Mulai dari mempersiapkan portofilio, materi presentasi, dan lainnya. ”Saya mohon doanya agar bisa meraih prestasi terbaik di ajang tingkat nasional. Keberhasilan ini juga akan membawa nama Kota Salatiga,” ungkapnya.
Saat ini yang juga dipersiapkan adalah menjaga kesehatan, karena apa pun persiapan yang telah dilakukan akan buyar bila kondisi kesehatan saat hari pelaksanaan, tidak terjaga dengan baik. Sutomo juga harus belajar banyak dengan sejumlah kepala sekolah senior, baik lintas sekolah maupun lintas kabupaten/kota.
Baca Buku
Menurutnya bekal pengalaman dari para senior yang sebelumnya pernah mengikuti ajang lomba tersebut sangat diperlukan, sekadar berbagi pengalaman dan informasi. Tidak hanya itu, pengetahuan tambahan harus dilakukan, dengan cara memperbanyak membaca buku dan membuka literatur berbagai ilmu pengetahuan. Sembari melakukan persiapan tersebut, pria kelahiran Kabupaten Kudus tersebut, tidak meninggalkan tugas utamanya sebagai kepala sekolah. Sebagai pimpinan sekolah yang kaya dengan prestasi, Sutomo harus berupaya terus mendorong siswa dan guru agar mampu meraih prestasi terbaik.
Baru-baru ini, sekolah yang dipimpinnnya pun mampu menyabet seluruh juara 1 (medali emas) pada ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kecamatan Sidomukti. Prestasi di Tingkat Kota Salatiga juga terus diupayakan. Sutomo juga disibukkan dengan rencana p e m b a n g u n a n gedung SD Muhammadiyah Plus yang baru di Jl Yudistira Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.

c

SIDOMUKTI – Pentas wayang orang yang dimainkan siswa SD Muhammadiyah Plus, Minggu (18/10) pagi, dengan lakon ‘’Pandawa Mbangun Padepokan Dukuh Kembar’’ menjadi media penyampaikan informasi rencana sekolah membangun gedung baru di Jl Yudistira Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Pentas ala Opera van Java di stasiun televisi swasta tersebut, cukup gayeng.

Dipimpin dalang Ki Gading Wibisono, pentas dimulai dengan bertemunya lima Pandawa membahas rencana membangun padepokan baru. Diharapkan padepokan tersebut menjadi tempat diproduksinya generasi cerdas dan berakhlak mulia, seperti halnya Pandawa untuk membangun bangsa. Maka diutuslah Werkudoro (Bima) mencari
tempat yang tepat membangun padepokan baru.
Tidak mudah mencarinya, karena harus melewati berbagai rintangan. Akhirnya Werkudoro berhasil dan segera disampaikannya kabar itu kepada saudaranya. Yudistira sebagai pimpinan Pandawa serta Arjuna pun akhirnya mendukung kerja keras Werkudoro.
Di sela pentas wayang tersebut, tampil berbagai atraksi suguhan siswa menceritakan keunggulan padepokan SD Muhammadiyah Plus, yang selama ini berprestasi di bidang akademik dan nonakademik.
Pengajian
Ya, pentas wayang itu berkaitan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru oleh Wali Kota Salatiga Yuliyanto, kemarin. Kegiatan itu dihadiri Hajriyanto Y Thohari (Pengurus Pusat Muhammadiyah), Imam Sutomo (PDM Muhammadiyah Salatiga), Kepala SD Muhammadiyah Plus Sutomo, Camat Sidomukti Yayat Nurhayat, Lurah Dukuh Herjuno, dan tamu undangan. Puncak acara digelar pengajian yang disampaikan Hajriyanto.
‘’Sampai saat ini Muhammadiyah Kota Salatiga hanya bisa mengembangkan pendidikan di berbagai lini kegiatan organisasi. Salah satunya adalah pengembangan sekolah seperti SD Muhammadiyah Plus, yang telah banyak berprestasi di berbagai bidang,’’ kata Ketua PDM Muhammadiyah Salatiga, Imam Sutomo.
Sekarang ini SD Muhammadiyah menggunakan kompleks sekolah di Dukuh Togaten, Kelurahan Mangunsari. Kampus baru sekolah di Jl Yudistira Kelurahan Dukuh tersebut seluas 5.900 m2. Sementara itu, Wali Kota Yuliyanto
mengungkapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah berperan mengembangkan pendidikan di Kota Salatiga. Hal itu sejalan dengan upaya mencerdaskan anak bangsa, melalui program pendidikan yang dilaksanakan Pemkot Salatiga.

Gess

DSC_3143Alhamdulillah … Setelah bekerja keras dan berlatih selama kurang lebih satu tahun, GeSS (Gema Sang Surya) yang merupakan Team Marching Band SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil meraih Juara 1 pada kategori Display dan juara 1 pada kategori Colour Guard dalam Lomba Drumband Pelajar Se-Kota Salatiga 2015. Team GeSS yang dilatih oleh pelatih profesional (Bapak Jamal Fathoni, S.Sn) dan didampingi oleh 4 guru pendamping ini terdiri dari 87 peserta yang merupakan peserta didik kelas 3, 4, 5, dan 6. Team GeSS yang mengikuti lomba pada tahun 2015 ini, adalah Team yang juga berlomba pada tahun 2014 kemarin. Pada tahun 2014 kemarin Team GeSS mendapat juara 2 pada kategori Display dan juara 1 pada kategori Gitapati. Dan pada tahun 2015 ini Team GeSS mampu meningkatkan prestasinya sehingga mendapat Juara 1 pada dua kategori. Semoga pada kesempatan-kesempatan mendatang Team GeSS mampu mempertahankan prestasinya.

DSC_3124 DSC_3139

IMG-20151013-WA0004

IMG-20151013-WA0013Siswa kelas IV SD Muhammadiyah Plus Salatiga wajib mengikuti kegiatan intra sekolah yaitu Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang dilaksanakan setiap hari Jum’at jam 08.00-09.00. Seragam merah-merah yang merupakan ciri pesilat Tapak Suci senantiasa di pakai dalam latihan dan sabuk kuning sebagai simbol tingkatan siswa. Badge Tapak Suci sebagai identitas perguruan dan tulisan Putera Muhammadiyah sebagai salah satu ortom dalam Muhammadiyah. Tapak Suci cabang latihan SD Muhammadiyah untuk pada tanggal 13 Oktober 2015 mengadakan long march ke Goa Rong di Tlogo Tuntang untuk melatih kekuatan fisik dan daya tahan (endurance) siswa dengan mendaki bukit di obyek wisata Goa Rong  yang akhirnya mereka mendapat penghargaan berupa pemberian badge Tapak Suci dan Putera Muhammadiyah. Rasa capek dan lelah selama perjalanan menyusuri jalur down hill Goa Rong hilang seketika setelah mereka di lantik menjadi Siswa Tapak Suci dengan pemberian BadgeTapak Suci untuk setiap siswa. Peserta Long March berjumlah 114 siswa dan di dampingi 4 guru kelas 4 dan 2 pelatih Tapak Suci  yaitu Rifa Asqowi S.Pd.I dan Buhtari, S.Si yang sekaligus mewakili Pimda 99 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Salatiga.

_DSC7146

SIDOMUKTI – Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) Tingkat SD se-Kecamatan Sidomkti Salatiga, berlangsung di SD Kecandran 01, akhir pekan lalu. Lebih dari 200 siswa dari 16 SD di Kecamatan Sidomukti, meramaikan kegiatan yang melombakan 5 cabang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 10 cabang seni islami. Lomba Mapsi dibuka Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Sidomukti, Ratna Susiani. Ratna berharap agar seluruh siswa mengikuti lomba dan berkompetisi secara sportif, untuk meraih prestasi terbaik. Menurutnya, lomba Mapsi tersebut sebagai ajang seleksi tingkat kecamatan, di mana juara 1, 2, dan juara 3 di setiap tiap cabang lomba, akan mewakili Kecamatan Sidomukti pada lomba yang sama di tingkat Kota Salatiga. ”Raihlah prestasi terbaik untuk meraih prestasi lebih baik di tingkat Kota Salatiga,” ujarnya.
Adapun dalam Lomba Mapsi tersebut, SD Muhammadiyah Plus meraih menjadi juara umum tingkat kecamatan, setelah meraih 15 emas (juara 1) dari total 15 cabang yang dilombakan. Total nilai yang diraih sebanyak 75 poin, karena setiap juara 1 meraih 5 poin, juara 2 mendapat 3 poin, dan juara 3 meraih 1 poin. Kemudian juara umum 2 diraih SDN Mangunsari 01 (19 poin), dan juara 3 diraih SDN Dukuh 01 (12 poin). Berjalan Lancar Adapun lomba tersebut ditutup sekaligus dilakukan pembagian iala oleh pengawas PAI Kecamatan Sidomukti, Umi Hani. Ketua panitia kegiatan, Joko Winarno menjelaskan, pihaknya bersyukur karena kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Adapun 15 cabang yang dilombakan dalam Mapsi tersebut adalah, MTQ putra/putri, Khot Quran putra/putri, khitobah putra/putri, azan, mocopat islami putra/putri, cerita islami putra/putri, lomba mapel PAI putra/putri, dan lainnya.