August 26, 2026

Month: October 2025

Desain tanpa judul (4)

Surakarta, 16 Oktober 2025 — Kabar membanggakan kembali datang dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Dua siswa terbaiknya, Aryasatya Haidar Wiratama dan El Zhafran Nararya Tsaqib, sukses mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah tersebut, Aryasatya Haidar Wiratama meraih Juara 1 Kategori Putra Lomba Nembang Macapat, sedangkan El Zhafran Nararya Tsaqib berhasil menyabet Juara 1 Kategori Putra Lomba Komedi Tunggal (Stand Up Comedy).

Keduanya tampil luar biasa di hadapan dewan juri dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Aryasatya memukau dengan lantunan macapat yang sarat makna dan penghayatan, sementara Zhafran sukses mengundang tawa dengan penampilan komedi tunggal yang cerdas, santun, dan berisi pesan moral.

Kedua siswa berprestasi ini menerima piala penghargaan dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp2.000.000,00 sebagai bentuk apresiasi dari panitia.

“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mencintai dan melestarikan budaya bangsa. Baik Aryasatya maupun Zhafran adalah contoh generasi muda yang mampu memadukan kecerdasan, kreativitas, dan karakter,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Javanese Club SD Muhammadiyah Plus Salatiga, salah satu kegiatan kokurikuler unggulan yang secara konsisten membina siswa dalam bidang bahasa, seni, dan budaya Jawa. Melalui wadah ini, sekolah berkomitmen menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sekaligus melatih kepercayaan diri siswa dalam berkompetisi di tingkat yang lebih luas.

Prestasi gemilang ini semakin memperkuat posisi SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai sekolah unggulan berkarakter dan berbudaya, yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak dan pelestarian budaya bangsa.

#FTBI2025 #SiswaBerprestasi #SDMPlusSalatiga #SekolahBerkarakter #SekolahBudaya #JavaneseClub #PrestasiAnakBangsa #SalatigaHebat #SekolahMuhammadiyah #BanggaJadiMuhammadiyah

WhatsApp Image 2025-10-05 at 20.59.16

Yogyakarta, 5 Oktober 2025 – SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Proactive Competition 3, kompetisi robotika tingkat SD/MI yang digelar di Lippo Plaza Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Proactive Education Yogyakarta dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Tahun ini, kompetisi menghadirkan tiga kategori lomba, yakni Robot Pemadam Api, Transporter, dan Soccer Bot. SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengirimkan 12 tim terbaik yang terdiri atas 7 tim Soccer Bot dan 5 tim Pemadam Api untuk berkompetisi menampilkan inovasi, ketangkasan, dan kemampuan berpikir logis di bidang teknologi robotika.

Dari hasil perlombaan, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih dua penghargaan gemilang dalam kategori Robot Pemadam Api, yaitu:
Juara 2 diraih oleh Gema Elza Iskandar, dan
Juara 3 diraih oleh Amira Yuki.

Prestasi ini melanjutkan jejak kesuksesan tahun sebelumnya, di mana SD Muhammadiyah Plus Salatiga juga berhasil meraih Juara 1 kategori Line Follower pada ajang Proactive Competition Season 2. Konsistensi ini membuktikan bahwa sekolah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam penguasaan teknologi dan inovasi.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan siswa.

“Alhamdulillah, anak-anak kembali menunjukkan semangat luar biasa. Kompetisi ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran berbasis sains dan teknologi di SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu menumbuhkan generasi kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era digital,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan robotika merupakan bagian dari program kokurikuler Informatika dan Sains Terapan di sekolah, yang dirancang untuk menguatkan kecakapan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sekaligus melatih kolaborasi dan pemecahan masalah.

Dengan torehan prestasi di ajang Proactive Competition ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga semakin menegaskan posisinya sebagai sekolah unggul yang terus berinovasi dalam mencetak generasi Islami, cerdas digital, dan berdaya saing global.

fgjh

Salatiga – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) Season 4 Tahun 2025. Dua siswa berhasil membawa pulang medali perak pada cabang lomba berbeda, menunjukkan kualitas akademik sekaligus semangat juang mereka dalam bidang sains.

Adalah Aisyah Fitria Azzahra, yang meraih Medali Perak cabang lomba Matematika, serta Oxana Mikhaela Yusuf, yang juga menyabet Medali Perak cabang lomba IPA. Keduanya sukses bersaing dengan ratusan peserta lain dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Jawa Tengah.

OSMJT Season 4 ini menjadi wadah bergengsi untuk mengasah kemampuan intelektual, logika, serta nalar ilmiah siswa, sekaligus membentuk karakter unggul dalam persaingan sehat.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih. “Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa anak-anak SD Muhammadiyah Plus Salatiga tidak hanya unggul dalam karakter dan akhlak, tetapi juga dalam prestasi akademik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus bersemangat belajar dan berkompetisi secara sehat,” ungkapnya.

Prestasi ini juga menjadi bukti komitmen sekolah dalam mendukung perkembangan minat dan bakat siswa melalui berbagai kegiatan pembelajaran, program unggulan, serta pembinaan olimpiade secara berkelanjutan.

Dengan hasil gemilang di OSMJT Season 4 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga semakin memperkokoh posisinya sebagai sekolah unggulan yang mencetak generasi berprestasi, cerdas, dan berkarakter Islami.

dsfds

Salatiga, 1 Oktober 2025 – SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan seluruh warganya. Bekerja sama dengan Puskesmas Kalicacing, sekolah menggelar kegiatan screening kesehatan yang diperuntukkan bagi seluruh civitas sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga kepala sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan di kompleks SD Muhammadiyah Plus Salatiga sejak 26 September 2025 dan berlangsung hingga hari ini. Setiap peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, meliputi pengecekan tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi, mata, tekanan darah, hingga deteksi dini potensi penyakit tertentu.

Selain pelaksanaan screening, SD Muhammadiyah Plus Salatiga juga memiliki fasilitas kesehatan internal yang mumpuni, yakni UKS AR Fachrudin. Unit ini didukung tenaga kesehatan yang standby setiap hari untuk memberikan layanan pertolongan pertama, konsultasi kesehatan ringan, hingga rujukan apabila dibutuhkan.

Fasilitas UKS di sekolah ini tergolong lengkap, mulai dari alat bantu pernapasan (nebulizer dan oksigen portable) hingga perangkat untuk cek gula darah dan kolesterol. Kehadiran UKS AR Fachrudin menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas sinergi dengan Puskesmas Kalicacing.

“Kesehatan siswa dan seluruh civitas sekolah menjadi prioritas kami. Dengan adanya screening ini dan fasilitas UKS yang lengkap, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar sehat dan mendukung tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendeteksi sejak dini masalah kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran seluruh civitas sekolah akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.

20251001_085530

Salatiga, 26 September 2025 – Suasana penuh kebersamaan tampak di sekitar lingkungan SD Muhammadiyah Plus Salatiga saat sekolah kembali menggelar kegiatan Gerakan Jumat Berkah. Pada kesempatan kali ini, sekolah membagikan minyak goreng kepada para pengemudi ojek daring (gojek) dan juru parkir di sekitar sekolah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara acak di lingkungan sekitar sekolah, sehingga penerima merasakan kejutan penuh kebahagiaan ketika mendapat bingkisan dari siswa dan guru.

Kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekolah terhadap masyarakat sekitar, sekaligus implementasi pendidikan karakter bagi para siswa agar terbiasa menebarkan kebaikan.

Menariknya, pendanaan kegiatan ini berasal dari infaq Jumat yang secara rutin dikumpulkan oleh siswa setiap pekan. Hal ini menjadikan kegiatan Jumat Berkah tidak hanya sebatas berbagi, tetapi juga sebagai sarana pembiasaan siswa untuk beramal sejak dini.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa Jumat Berkah bukan hanya sekadar kegiatan berbagi, melainkan juga sarana menanamkan nilai empati kepada siswa.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih. Dengan kepedulian sederhana, seperti berbagi minyak goreng ini, kita bisa meringankan beban saudara-saudara kita dan menebar kebahagiaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para pengemudi gojek maupun juru parkir menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan sekolah.

Dengan adanya Gerakan Jumat Berkah, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berharap dapat terus menumbuhkan budaya berbagi dan memperkuat ikatan sosial antara sekolah dengan masyarakat sekitar.