August 27, 2026

Year: 2025

IMG-20251223-WA0015

Malang — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada 22–23 Desember 2025 bertempat di Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perumusan arah kebijakan sekolah ke depan.Mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Berubah, Satukan Misi Menuju Sekolah Berkemajuan”, Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan Raker tidak hanya berfokus pada evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga diisi dengan penguatan kapasitas pendidik melalui sesi inspiratif bersama Askan Setiabudi, CI, Cht. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pola pikir bertumbuh (growth mindset), kepemimpinan pendidik, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.Selama dua hari pelaksanaan, peserta Raker mengikuti agenda evaluasi program kerja tahun sebelumnya, pemaparan capaian sekolah, diskusi pengembangan program akademik dan nonakademik, serta penyusunan rencana strategis dan program unggulan tahun 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis, partisipatif, dan sarat dengan semangat kebersamaan.Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan visi bersama.“Sekolah berkemajuan hanya bisa terwujud jika kita mau bergerak bersama, berani berubah, dan menyatukan misi. Melalui Raker ini, saya berharap seluruh pendidik semakin solid, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Raker diharapkan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sehingga seluruh peserta dapat berpikir lebih terbuka, kreatif, dan visioner dalam merancang program sekolah.Melalui Raker 2025 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter Cerdas Berakhlak Mulia, serta melangkah bersama menuju sekolah yang inovatif, adaptif, dan berkemajuan.

IMG-20251220-WA0060

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Lomba Robotik dan Mewarnai yang diselenggarakan dalam rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, logika, serta pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.

Dalam ajang tersebut, perwakilan SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil menorehkan hasil gemilang. Juara 1 diraih oleh Gokhan Zhafrano Gandi, Juara 2 oleh El Zhafran Nararya Tsaqib, Juara 3 oleh Achmad Hedrajat, serta Juara Harapan 1 oleh Rayan Anaqi Awahita. Prestasi ini menunjukkan kualitas pembinaan siswa yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan potensi sejak dini.

Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, pendampingan intensif oleh guru, serta pembiasaan berpikir kreatif dan solutif di lingkungan sekolah. Melalui lomba robotik, siswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan inovatif. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana menumbuhkan daya imajinasi, ketelitian, dan ekspresi seni anak.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara siswa, guru, dan orang tua.

“Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari proses panjang pembinaan karakter dan kompetensi anak-anak. Kami tidak hanya mengejar hasil lomba, tetapi membangun mental juara, kemandirian, dan semangat belajar. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba dan berprestasi,” ujarnya.

Ajang Silatnas ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah 2025 tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan ukhuwah. Prestasi yang diraih siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diharapkan mampu menginspirasi generasi lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.


juaragfsd

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Dalam ajang Selowtigo Walk – Festival Dolanan Anak yang menjadi bagian dari rangkaian Dolan SoLoTiGo Tahun 2025, tim SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih Juara 3 kategori Festival Dolanan Anak.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga ini berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai kerja sama, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga diwakili oleh sepuluh siswa terbaik, yaitu:
Hadrian Radithya Tsaqif, Muhammad Sakhiy Ali, Luthfy Daffa Syahputra, Danishwara Priandaru, Daanish Na’wa, Wildan Rizqi Ramadhani, Azka Naufal Rafisky, Alvino Louis Humberto, Muhammad Nizar Adhyasta Hendrawan, dan Arfan Yusuf Al Fatih.

Dalam perlombaan ini, para siswa mengikuti rangkaian dolanan anak secara estafet, mulai dari bakiak kelompok, egrang estafet, balap karung, hingga surung ban. Seluruh permainan menuntut kekompakan tim, ketangkasan, strategi, serta komunikasi yang baik antaranggota.

Dengan mengenakan seragam olahraga berwarna senada, tim SD Muhammadiyah Plus Salatiga tampil penuh semangat dan percaya diri. Meskipun menghadapi persaingan ketat dari berbagai sekolah, para siswa mampu menunjukkan kerja sama yang solid hingga akhirnya mengantarkan sekolah meraih posisi Juara 3.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam Festival Dolanan Anak bukan semata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.

“Melalui dolanan tradisional, anak-anak belajar kerja sama, kejujuran, sportivitas, dan menghargai budaya sendiri. Prestasi ini adalah bonus dari proses belajar yang bermakna,” ujarnya.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara akademik, karakter, budaya, dan kebugaran fisik. Sekolah berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi sekaligus mencintai kearifan lokal.

74374fbb-fd58-47f1-a29e-851a22a7ed6f

SalatigaEnglish Camp Kelas 4 menjadi salah satu program wajib yang dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai upaya membekali murid dengan keterampilan berbahasa Inggris sejak dini. Program ini dirancang untuk menumbuhkan keberanian, keaktifan, serta rasa percaya diri murid dalam menggunakan bahasa Inggris secara komunikatif.

Kegiatan English Camp Kelas 4 dilaksanakan selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Desember 2025, tepat pada pekan sebelum libur Semester I. Selama kegiatan berlangsung, para murid belajar intensif bersama tim Kampung Inggris Learning Center yang didatangkan langsung dari Pare, Kediri, pusat pembelajaran bahasa Inggris yang telah dikenal secara nasional.

Mengusung tema “An English Week: Let’s Explore, Play, and Speak!”, English Camp ini menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Murid diajak untuk bereksplorasi kemampuan berbahasa Inggris melalui berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, praktik percakapan, kerja kelompok, dan simulasi komunikasi sehari-hari, sehingga bahasa Inggris tidak lagi terasa sulit atau menakutkan.

Melalui pendekatan belajar yang aktif dan komunikatif, murid diberikan ruang untuk mencoba, berbicara, dan mengekspresikan diri tanpa rasa takut salah. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri serta kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa English Camp menjadi strategi sekolah dalam menyiapkan murid menghadapi tantangan global sejak usia dasar.

“English Camp ini bukan sekadar belajar bahasa, tetapi melatih keberanian, komunikasi, dan kepercayaan diri anak. Kami ingin murid terbiasa menggunakan bahasa Inggris secara alami, menyenangkan, dan aplikatif. Bekal ini sangat penting untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan English Camp bersama Kampung Inggris Learning Center merupakan bentuk keseriusan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas.

“Dengan menghadirkan tutor langsung dari Pare, murid mendapatkan pengalaman belajar yang otentik dan berbeda dari pembelajaran di kelas. Kami berharap program ini mampu menumbuhkan semangat belajar bahasa Inggris secara berkelanjutan,” tambahnya.

Program English Camp Kelas 4 ini menjadi wujud komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga membentuk karakter murid agar berani, aktif, dan siap bersaing di era global.

Dengan pelaksanaan English Camp secara rutin dan terstruktur, SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan berdampak positif bagi perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.

a1030718-6605-4770-a7b9-e0b969a74f3e

SalatigaEnglish Camp ICP merupakan salah satu program unggulan dalam International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang dirancang untuk memberikan wadah bagi murid agar lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam berbahasa Inggris, sekaligus mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama English native speaker.

Kegiatan English Camp ICP dilaksanakan selama dua hari, pada 16–17 Desember 2025, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan liburan Semester I. Berbeda dari pembelajaran di kelas, kegiatan ini diselenggarakan di luar lingkungan sekolah untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih segar, menyenangkan, dan bermakna bagi para murid.

Mengusung tema “Learn, Laugh, Lead”, English Camp ICP menekankan pembelajaran bahasa Inggris yang dilakukan dengan penuh kegembiraan. Murid diajak belajar melalui berbagai aktivitas interaktif, permainan edukatif, dan diskusi kelompok sehingga mampu meningkatkan keberanian berbicara serta kepercayaan diri. Melalui tema ini, murid diharapkan tidak hanya terampil berbahasa Inggris, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang siap menjadi pemimpin di masa depan.

Selama kegiatan berlangsung, murid terlibat aktif dalam praktik komunikasi langsung bersama English native speaker, sehingga mereka terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata dan alami. Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi komunikasi global siswa sejak dini.

Kegiatan English Camp ICP terselenggara melalui kerja sama dengan TEC Learning Centre, lembaga yang berpengalaman dalam pembelajaran bahasa Inggris berbasis praktik dan komunikasi aktif, sehingga proses belajar menjadi lebih aplikatif dan berstandar internasional.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa English Camp ICP merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi berwawasan global.

“Kami ingin anak-anak memiliki keberanian berkomunikasi, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini. English Camp ICP ini bukan hanya tentang belajar bahasa Inggris, tetapi juga membentuk karakter dan mental anak agar siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan English Camp ICP, SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus menegaskan perannya sebagai sekolah yang menghadirkan pendidikan inovatif, menyenangkan, dan berorientasi masa depan, sejalan dengan visi sekolah C-BER MU (Cerdas Berakhlak Mulia).