August 26, 2026

Pembelajaran menyenangkan

IMG-20170204-WA0019

Salatiga-Ada raut penasaran yang terlihat dari guratan wajah siswa siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Plus Salatiga ketika mereka tiba di sekolah yang berlokasi di Kalicacing tersebut. Bagaimana tidak? Tiga ruang kelas yang biasanya dibatasi oleh dinding itu hari ini, Sabtu 4 Februari 2017 berubah menjadi kelas yang tanpa sekat. Di bagian depan kelas pun sudah tertata rapi alat-alat musik yang jelas mencuri perhatian siswa-siswi.

Sekitar pukul 07.30 wib usai mengaji dan solat dhuha bersama, siswa siswa dikumpulkan kembali ke dalam kelas. Kegiatan pada hari itu adalah salah satu strategi sekolah untuk menjaga psikis siswa siswi kelas 6 sebelum menghadapi UN. Selain itu, juga untuk memberikan nuansa hiburan kepada siswa kelas 6 agar tidak jenuh dengan _gemblengan_ Soal Latihan Ujian Nasional (SOLUNA) yang setiap harinya diterima.

Acara dikemas menarik dengan adanya penampilan dari band guru, band siswa, pameran siluet, dan percobaan ilmiah rocket air serta erupsi gunung berapi.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo juga tampil menyanyi bersama anak-anak. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi dan suntikan semangat kepada siswa siswi kelas 6 untuk tidak stress menghadapi Ujian Nasional (UN) yang semakin dekat. “Anak-anak sampai saat ini kalian sudah luar biasa. UN hanyalah mengerjakan soal seperti UTS, UAS, dan UKK yang telah kalian jalani dari kelas 1 hingga kelas 5,” jelas penerima Satya Lencana Pendidikan memotivasi siswa kelas 6.

IMG-20170204-WA0096

SALATIGA- PT Kievit Indonesia melalui divisi Safety Health Environment menjadikan SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga sebagai pilot project program HEROES (4/02)

Program HEROES adalah sebuah program yang bertujuan mengumpulkan relawan menjadi duta keselamatan baik itu dijalan raya tempat kerja atau di rumah. SD Muhammadiyah dijadikan pilot project karena mempunyai PKS yang mampu menjadi pelopor keselamatan.

PT Kievit Indonesia juga memberikan pengenalkan aturan sederhana dijalan raya, pengetahuan tentang kebakaran, dan Alat Pemadam Api Ringa (APAR) melalui manager Safety Health Environment Dadang Cahya. Dalam penyampain materi tersebut ia menyampaikan bagaimana tata cara menggunakan APAR. “APAR itu ada beberapa macam, ada yang berbentuk powder dan cair,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan tentang prosedur tanggap darurat bencana kebakaran dan gempa bumi. Kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan Company Social Responsibility (CSR) sebagai perwujuda n kepedulian PT Kievit Indonesia kepada lingkungan sekitarnya.

Sutomo, kepala sekolah menyampaikan, “terima kasih kepada PT Kievit yang telah memilih SD Muhammadiyah sebagai pilot project. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, anak-anak sangat terkesan dengan kegiatan seperti ini,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

IMG-20170201-WA0038

Salatiga-Kecerian tampak pada wajah anak-anak kelas 4 saat membuat poster bertemakan lingkungan hidup.

Sesuai dengan pembelajaran tematik kelas 4 tentang pentingnya melestarikan sumber daya alam maka peserta didik kelas 4 membuat poster yang bertemakan menjaga lingkungan dan melestarikan sumber daya alam.
Poster yang berisikan pesan menjaga lingkungan dan sumber daya alam tersebut ditampilkan di sudut aula yang bertujuan agar warga sekolah dapat membaca pesan yang ingin disampaikan melalui poster.
Ani wali kelas 4 menyampaikan, “di masyarakat banyak sekali perlakuan yang buruk terhadap lingkungan. Oleh karena itu kami berinisiatif minimal siswa dapat menjaga lingkungan sekolah,” ungkap juara 2 penelitian tindakan kelas tersebut.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa kampanye melalui poster ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan melestarikan sumber daya alam. Selain itu bertujuan memotivasi peserta didik untuk terus berpikir kreatif dan inovatif melalui karya-karya yang ditampilkan.

img-20170110-wa0055

img-20170110-wa0055Salatiga- Untuk membekali anak dalam menghafal perkalian dengan menyenangkan guru guru kelas 2 meluncurkan program “ONE DAY THREE MULTIPLICATION“. Program yang dimulai setiap pagi saat anak datang ke sekolah akan menghafalkan tiga perkalian.

Siang hari setelah makan siang (waktu yang agak longgar) anak harus menyetorkan hafalan day 1 ke guru. Jika anak dinyatakan lulus setoran day 1 maka anak besok boleh melanjutkan ke hafalan day 2 jika day 2 lulus bisa diteruskan lagi sampai day 30, akan tetapi jika anak belum lulus day 1 maka hari besok anak masih harus menghafal day 1 dan belum boleh lanjut ke day 2 dan seterusnya. Untuk memperlancar program tersebut guru mencoba berkerja sama dengan orang tua untuk menghafalkan di rumah.

Guru menyiapkan lembar penilaian setiap harinya untuk mengetahui sejauh mana anak itu hafal, hal ini juga bisa menjadi perlombaan jika anak yg bisa menyelesaikan hafalan selama 30 hari penuh tanpa tambahan waktu maka anak bisa diberi reward karena anak bisa menghafal dengan tepat.
Tujuan dari pembuatan media ini adalah anak bisa menghafal perkalian dimulai sejak kelas rendah (kelas 2) sehingga nantinya diharapkan bisa mempermudah dalam jenjang level selanjutnya.

Walaupun pelajaran dikelas dua perkalian masih menggunakan penjumlahan berulang, namun insyaallah tidak ada salahnya anak menghafal perkalian dari sekarang. Keberhasilan media ini tidak terlepas dari kerjasama antara anak, orang tua dan guru. Bismillah semoga media ini bisa membantu anak2 dan berhasil diterapkan dikelas 2 aamiin.

img-20170110-wa0049

img-20170110-wa0049Menyemangati anak (peserta didik) dalam belajar bahasa asing khususnya Bahasa Inggris dapat dilakukan dengan berbagai macam metode. Salah satu cara yang dilakukan oleh guru level kelas 3 adalah dengan metode mengahafal yang disebut _One Day One Word_.

Dalam metode tersebut, disediakan media berupa _time table_. Setiap harinya satu siswa akan menempel satu kosa kata dalam Bahasa Inggris yang sudah disertai dengan artinya ke dalam kolom yang telah disediakan. Satu kosa kata yang telah ditempel akan diucapkan bersama-sama dengan guru yang mengajar dan akan terus diulang di hari itu hingga anak terbiasa dan tau artinya. Kosa kata tersebut juga disesuaikan dengan materi pembelajaran Bahasa Inggris agar dapat membantu mereka dalam belajar.

Tujuan dari adanya inovasi ini adalah memepermudah siswa dalam menghafal dan memahami arti Bahasa Inggris. Harapannya 1 hari anak hafal 1 kosa kata, maka jika terus ditambah selama 1 semester In Shaa Allah anak telah menghafal, memahami dan paling tidak akan mengerti banyak arti dari kata Bahasa Inggris tersebut.

Semoga usaha ini dapat bermanfaat untuk peserta didik di kelas 3, dan dapat berjalan lancar. Aamiin ..