August 30, 2026

SDM PLUS

WhatsApp Image 2026-01-14 at 13.17.57

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Salatiga bersama IKWAM (Ikatan Wali Murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga) menyelenggarakan Babak Final Clash of Cendekia (COC) sebagai puncak rangkaian kegiatan perlombaan akademik dan keislaman bagi siswa. Babak final ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, dan diikuti oleh perwakilan siswa Level 1 hingga Level 6.

Clash of Cendekia merupakan ajang kompetisi yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, ketangkasan intelektual, serta kepercayaan diri siswa. Pada babak final ini, setiap level mempertandingkan dua cabang lomba utama, yaitu Cerdas Cermat Al-Qur’an dan Akademik serta Spelling Bee Competition.

Dalam lomba Cerdas Cermat Al-Qur’an dan Akademik, peserta beradu kemampuan melalui tiga tahapan, yakni pertanyaan wajib, pertanyaan lemparan, dan pertanyaan rebutan. Ketiga babak tersebut menuntut siswa tidak hanya memiliki penguasaan materi, tetapi juga kecepatan berpikir, strategi, serta kerja sama tim.

Sementara itu, pada cabang Spelling Bee Competition, perlombaan dibagi menjadi dua babak. Babak pertama adalah spelling wajib, di mana peserta secara acak memilih kata yang kemudian dieja dengan tepat. Selanjutnya, peserta melaju ke babak rebutan, yang menguji ketelitian, keberanian, dan kesiapan siswa dalam menjawab dengan cepat dan akurat.

Sebelum mencapai babak final, seluruh siswa telah mengikuti babak penyisihan yang dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 9 Januari 2026 di SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Babak ini menjadi tahap seleksi awal untuk menjaring siswa terbaik dari masing-masing level agar dapat melaju ke babak puncak.

Ketua IKWAM SD Muhammadiyah Plus Salatiga, dr. Razmaeda Sarastry, M.Sc., Sp.OG, menyampaikan bahwa Clash of Cendekia merupakan bentuk nyata sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang potensi anak.

“Clash of Cendekia tidak hanya mengasah kecerdasan akademik anak-anak, tetapi juga melatih mental, kepercayaan diri, dan sportivitas. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi bagi seluruh siswa,” ujar Dr. Razmaeda Sarastry, M.Sc., Sp.OG.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang menantang, menyenangkan, dan bermakna. Ajang Clash of Cendekia menjadi salah satu sarana strategis dalam menumbuhkan budaya literasi, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kompetisi sehat di lingkungan sekolah.

Babak Final Clash of Cendekia diharapkan mampu melahirkan generasi cerdas, percaya diri, berdaya saing, dan berakhlak mulia, sejalan dengan visi pendidikan SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

WhatsApp Image 2026-01-13 at 10.58.44

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan kegiatan SDMPLUS Got Talent 2026 sebagai upaya memberikan ruang ekspresi bagi siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta meningkatkan kepercayaan diri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, dan diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang.

SDMPLUS Got Talent 2026 dirancang sebagai ajang pengembangan potensi nonakademik yang sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk berani tampil di depan umum, menyalurkan minat dan bakatnya, serta belajar menghargai keberagaman potensi yang dimiliki setiap individu.

Beragam cabang ditampilkan dalam kegiatan ini, di antaranya baca puisi, mewarnai kaligrafi, melengkapi gambar dan mewarnai, adzan, menyanyi, alat musik, khat, cipta puisi, news reading, geguritan, tari kreasi, serta kaligrafi. Ragam cabang tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam memfasilitasi pengembangan siswa di bidang seni, literasi, keagamaan, dan keterampilan berbahasa.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd menyampaikan bahwa SDMPLUS Got Talent bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembelajaran karakter. Melalui proses persiapan hingga penampilan, siswa dilatih untuk disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Setiap anak memiliki talenta istimewa. Sekolah hadir untuk menyediakan ruang, panggung, dan pendampingan agar potensi tersebut tumbuh secara positif dan bermakna,” ungkapnya.

Melalui SDMPLUS Got Talent 2026, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berharap dapat terus menumbuhkan iklim sekolah yang apresiatif terhadap bakat siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai tempat tumbuhnya generasi yang unggul, kreatif, dan berkarakter.

WhatsApp Image 2026-01-09 at 10.53.04 (2)

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga bekerja sama dengan IKWAM (Ikatan Wali Murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga) menyelenggarakan kegiatan perlombaan bertajuk Class of Cendekia. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi akademik yang diikuti oleh seluruh siswa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar, daya saing sehat, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Tahap penyisihan dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di lingkungan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias dan semangat sportivitas.

Dalam babak penyisihan ini, siswa mengerjakan 25 soal yang mencakup berbagai aspek pengetahuan, antara lain pengetahuan umum, kemuhammadiyahan, Al-Islam, serta spelling bee sebagai penguatan kemampuan literasi bahasa Inggris. Materi yang diujikan dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, pemahaman nilai keislaman, serta wawasan kebangsaan dan global siswa.

Ketua IKWAM Razmaeda Sarastry menyampaikan bahwa Class of Cendekia tidak hanya bertujuan mencari siswa terbaik secara akademik, tetapi juga membentuk karakter cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia sesuai dengan visi sekolah.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berkompetisi secara sehat, jujur, dan percaya diri, sekaligus menguatkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas sekolah,” ungkapnya.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga turut mengapresiasi sinergi antara sekolah dan IKWAM dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang kuat lahir dari kerja sama yang harmonis antara sekolah dan orang tua.

Kegiatan Class of Cendekia diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekolah sebagai wadah pengembangan potensi akademik siswa sekaligus sarana pembinaan karakter Cerdas Berakhlak Mulia, sejalan dengan komitmen SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

IMG-20251223-WA0015

Malang — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada 22–23 Desember 2025 bertempat di Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perumusan arah kebijakan sekolah ke depan.Mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Berubah, Satukan Misi Menuju Sekolah Berkemajuan”, Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan Raker tidak hanya berfokus pada evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga diisi dengan penguatan kapasitas pendidik melalui sesi inspiratif bersama Askan Setiabudi, CI, Cht. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pola pikir bertumbuh (growth mindset), kepemimpinan pendidik, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.Selama dua hari pelaksanaan, peserta Raker mengikuti agenda evaluasi program kerja tahun sebelumnya, pemaparan capaian sekolah, diskusi pengembangan program akademik dan nonakademik, serta penyusunan rencana strategis dan program unggulan tahun 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis, partisipatif, dan sarat dengan semangat kebersamaan.Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan visi bersama.“Sekolah berkemajuan hanya bisa terwujud jika kita mau bergerak bersama, berani berubah, dan menyatukan misi. Melalui Raker ini, saya berharap seluruh pendidik semakin solid, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Raker diharapkan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sehingga seluruh peserta dapat berpikir lebih terbuka, kreatif, dan visioner dalam merancang program sekolah.Melalui Raker 2025 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter Cerdas Berakhlak Mulia, serta melangkah bersama menuju sekolah yang inovatif, adaptif, dan berkemajuan.

IMG-20251220-WA0060

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Lomba Robotik dan Mewarnai yang diselenggarakan dalam rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, logika, serta pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.

Dalam ajang tersebut, perwakilan SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil menorehkan hasil gemilang. Juara 1 diraih oleh Gokhan Zhafrano Gandi, Juara 2 oleh El Zhafran Nararya Tsaqib, Juara 3 oleh Achmad Hedrajat, serta Juara Harapan 1 oleh Rayan Anaqi Awahita. Prestasi ini menunjukkan kualitas pembinaan siswa yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan potensi sejak dini.

Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, pendampingan intensif oleh guru, serta pembiasaan berpikir kreatif dan solutif di lingkungan sekolah. Melalui lomba robotik, siswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan inovatif. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana menumbuhkan daya imajinasi, ketelitian, dan ekspresi seni anak.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara siswa, guru, dan orang tua.

“Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari proses panjang pembinaan karakter dan kompetensi anak-anak. Kami tidak hanya mengejar hasil lomba, tetapi membangun mental juara, kemandirian, dan semangat belajar. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba dan berprestasi,” ujarnya.

Ajang Silatnas ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah 2025 tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan ukhuwah. Prestasi yang diraih siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diharapkan mampu menginspirasi generasi lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.