August 26, 2026

Outbond

WhatsApp Image 2017-10-06 at 10.09.31

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Mengisi kekosongan waktu usai pelaksanaan ujian Mid Semester, SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga mengadakan kegiatan yang bertajuk Jeda Mid Semester. Materinya banyak dan bermacam-macam, baik jenis maupun kategorinya (Jumat, 6/10).

Kegiatan mid semester diselenggarakan selama tiga hari pelaksanaanan. Dimulai hari Rabu tanggal 4 Oktober dengan agenda outing class. Siswa-siswi dari kelas I hingga kelas VI diajak untuk belajar dari lingkungan luar sekolah.

Hari kedua, Kamis, 5 Oktober, digelar turnamen principal cup yang diikuti siswa kelas III hingga kelas VI. Tujuannya adalah untuk menyalurkan bakat siswa yang intens dalam dunia sepakbola ataupun futsal. SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga telah mempunyai alumni yang kini menjadi Kapten Timnas U-15 yaitu Kartika Vedhayanto Putra.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan lomba-lomba yang membangun karakter siswa. Ada lomba dacil, puisi, tilawah, tahfidz, dan pidato bahasa Inggris. Yang unik adalah lomba yel-yel dan tepuk Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Berbagai kreativitas hadir dalam lomba yang dikomadoi Duta PPK Sutomo.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan jeda mid semester ini adalah memberikan wahana siswa untuk refreshing sekaligus menumbuh kembangkan karakter siswa. Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh elemen yang ada di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga.

“Selesai ujian mid semester yang berlangsung dari tanggal 25 – 30 September 2017, anak-anak masuk seperti biasa, namun belum ada kegiatan belajar mengajar. Selama ini kekosongan waktu tersebut diisi dengan kegiatan lomba-lomba antar kelas dan kegiatan outing class. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan karakter kepada peserta didik”, ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

Siswa-siswi menjaga bola supaya tidak jatuh saat outing class

Salatiga, Kamis 13 Oktober 2016 siswa kelas V SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga melakukan kegiatan outing class dengan tema mengenal tumbuhan disekitar. Sebanyak 110 siswa melaksanakan kegiatan ini dengan sangat antusia.

Di bumi perkemahan Senjoyo siswa-siswi diajak untuk melakukan 3 kegiatan. Diawali dengan olahraga ringan, anak-anak melakukan gerakan-gerakan sederhana dipandu oleh para guru. Kemudian anak-anak dibagi ke dalam 11 kelompok untuk mengikuti permainan edukatif yang sudah disiapkan oleh tim level kelas V.

Permainan pertama adalah whispering atau pesan berantai. Dalam permainan ini siswa-siswi dilatih untuk dapat menerima pesan yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Bukan hanya kemampuan menerima pesan, namun siswa-siswi juga dibiasakan untuk mengucapkan bahasa Inggris secara tidak langsung. Permainan kedua ialah protection ball. Pada permainan ini siswa-siswi secara beregu berlomba untuk menjaga agar bola yang mereka bawa tidak terjatuh atau keluar dari lubang ditengah-tengah tali yang dikendalikan oleh delapan anak peregu. Kegiatan yang terakhir ialah pengamatan terhadap lingkungan sekitar. Siswa-siswi diminta secara berkelompok untuk mengamati aneka tumbuhan yang ada disekitar lokasi dan menuliskannya dimedia kertas yang sudah disediakan.

Sutomo menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini (outing class) dilakukan dari kelas 1 hingga kelas 6. “Outing class memang sudah kita programkan, selain untuk mengajak siswa refreshing kegiatan seperti ini juga dapat digunakan untuk media belajar siswa,” ungkap Kepala SD Berprestasi Nasional tersebut.

 

IMG-20151013-WA0004

IMG-20151013-WA0013Siswa kelas IV SD Muhammadiyah Plus Salatiga wajib mengikuti kegiatan intra sekolah yaitu Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang dilaksanakan setiap hari Jum’at jam 08.00-09.00. Seragam merah-merah yang merupakan ciri pesilat Tapak Suci senantiasa di pakai dalam latihan dan sabuk kuning sebagai simbol tingkatan siswa. Badge Tapak Suci sebagai identitas perguruan dan tulisan Putera Muhammadiyah sebagai salah satu ortom dalam Muhammadiyah. Tapak Suci cabang latihan SD Muhammadiyah untuk pada tanggal 13 Oktober 2015 mengadakan long march ke Goa Rong di Tlogo Tuntang untuk melatih kekuatan fisik dan daya tahan (endurance) siswa dengan mendaki bukit di obyek wisata Goa Rong  yang akhirnya mereka mendapat penghargaan berupa pemberian badge Tapak Suci dan Putera Muhammadiyah. Rasa capek dan lelah selama perjalanan menyusuri jalur down hill Goa Rong hilang seketika setelah mereka di lantik menjadi Siswa Tapak Suci dengan pemberian BadgeTapak Suci untuk setiap siswa. Peserta Long March berjumlah 114 siswa dan di dampingi 4 guru kelas 4 dan 2 pelatih Tapak Suci  yaitu Rifa Asqowi S.Pd.I dan Buhtari, S.Si yang sekaligus mewakili Pimda 99 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Salatiga.