August 30, 2026

Prestasi

WhatsApp Image 2022-09-25 at 07.28.12

SALATIGA – SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali berhasil meraih prestasi dan membawa pulang emas serta perak dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah (OSMJT) tahun 2022.

OSMJT merupakan Olimpiade Sains dan Matematika yang diperuntukkan bagi siswa SD Muhammadiyah tingkat kota/kabupaten dan provinsi se-Jawa Tengah. OSMJT tahun ini diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan Mipa (KPM) bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) Muhammadiyah Jawa Tengah.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengirimkan beberapa siswanya untuk mengikuti lomba Sains dan Matematika. “Alhamdulillah siswa kami bernama Naura Syafira Khoerina dan Firman Akbar berhasil meraih juara dalam ajang tersebut” ucap Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd.

Sebelumnya mereka telah melalui tiga tahap perlombaan, yaitu babak penyisihan yang dilaksanakan pada Kamis, 8 September 2022, lanjut babak final tahap 1, dan babak final tahap 2. Babak penyisihan dan babak final tahap 1 dilaksanakan secara online melalui halaman website www.kpm.read1institute.orgdan , dan babak final tahap 2 dilaksanakan secara offline di wilayah Semarang.

Tercatat ada 2.278 peserta turut bersaing untuk menjadi yang terbaik. Dari jumlah tersebut, peserta dibagi menjadi dua bidang yaitu bidang Sains yang terdiri dari 1.168 peserta dan bidang Matematika yang terdiri dari 1.110 peserta.

Ainul Huri, M.Pd mengatakan bahwa dari hasil kejuaraan yang didapatkan dapat melatih mental siswa. Yakni untuk memiliki mental siap tanding dan berani.

“Sekaligus, ini untuk meningkatkan dan memulihkan kembali gairah semangat anak-anak dalam berkompetisi. Kami berpesan, agar para siswa tetap semangat dan rendah hati untuk meraih prestasi,” lanjutnya.


WhatsApp Image 2022-09-02 at 11.36.14

SALATIGA — Alhamdulillah Prestasi Tiada Henti. Itulah kata-kata unggulan milik SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Kali ini salah satu siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih 2 juara dalam ajang Jakarta Open Wushu Championships 2022, pada hari Sabtu (27/8/2022).

Dia adalah Wildan Aufa El Rafif. Siswa kelas 4 SD Muhamadiyah Plus Salatiga ini berhasil menjadi Juara I – Qiangsu D Male dan Juara III Changquan D Male.

Kejuaraan yang digelar hingga Minggu (28/8/2022), diikuti 235 peserta dari 7 provinsi, dengan mempertandingkan nomor Wingchun, Taolu dan Sanda.

Menurut informasi yang dihimpun, Kejuaraan Wushu Junior Jakarta Open 2022 ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyambut Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior yang akan digelar di ICE Bumi Serpong Damai (BSD), Banten, 2-11 Desember 2022.

Perjuangan Wildan mengikuti kejuaraan ini penuh dengan perjuangan. Berbekal tekat dan kemauan yang kuat ternyata Ia mampu mempersembahkan 2 gelar juara sekaligus

Sementara itu kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd mengucapkan selamat kepada Wildan. “Dan, kami berharap atlet-atlet muda kita bisa memetik pengalaman berharga dalam upaya meningkatkan prestasinya ke depan. Semoga prestasi yang telah kalian dapat dari jenjang sekolah dasar mampu menjadi bekal kalian menjadi atlet kelas dunia,” kata Ainul Huri, M.Pd

WhatsApp Image 2022-08-30 at 14.19.24

Siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga sabet juara pada kompetisi Keluarga Besar Push bike Yogyakarta (KBPY) Championship 2022 , di Yogyakarta pada 28 Agustus 2022 lalu. 

“Alhamdulillah, rider jagoan kita yang tampil dalam event KBPY Championship 2022, bermanuver dengan aman dan nyaman. Sehingga bisa juara dan mendapatkan medali lucu serta kaus keren,” ucap Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd

Ia adalah Darren Genta Mahendra. Siswa kelas 1 SD Muhammadiyah Plus Salatiga ini berhasil menjadi Juara 1 dalam ajang KBPY Championship 2022.

Push bike merupakan olahraga baru yang menggunakan sepeda rakitan khusus untuk pesertanya. Bukan hanya menjadi alternatif olahraga tetapi juga sebagai wahana bersenang-senang bagi anak usia dua hingga tujuh tahun. 

Ainul Huri, M.Pd., Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengapresiasi kegiatan siswanya diluar akademik ini. Ia mendukung kegiatan btersebut dan berharap para orang tua bisa mengembangkan motorik serta karakter anak dalam berbagai kegiatan dengan sepeda tersebut. Sehingga, bersepeda bagi anak usia dini dapat dijadikan media belajar, seperti anak-anak di Negara maju. Misalnya Eropa, Amerika, Jepang, Inggris dan Korea.

Ia juga menambahkan bahwa semakin banyak orang tua yang mengikutsertakan anak mereka untuk berlatih push bike. Sebab manfaat push bike pada perkembangan karakter dan motorik anak sangat baik. 

Ia pun yakin, masih banyak orang tua di luar sana yang semakin sadar terhadap pentingnya membentuk kemampuan motorik anak, melalui beberapa media pembelajaran. Maka itu, salah satu yang bisa dijadikan alternatif adalah Push bike atau sepeda tanpa pedal.

“Anak-anak cukup menjadikan kaki mereka sebagai pengganti pedal, yaitu anak-anak mendorongnya dengan kaki yang berlari agar sepeda tersebut tetap melaju,” jelas Ainul Huri.

“Selamat kepada ananda Darren. Usia masih dini namun sudah sarat akan prestasi. Teruslah berkembang mengembangkan bakatmu bak di akademik maupun akademik” lanjutnya.

WhatsApp Image 2022-08-31 at 10.33.25

Prestasi membanggakan diraih oleh siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Gaizka Arsa Sheehan. Dalam Kejuaraan Nasional Karate Open Rektor Cup IX yang diselenggarakan UIN Walisongo, Semarang pada tanggal 26-28 Agustus 2022 lalu, Gaizka begitu nama panggilannya berhasil meraih juara III pada kategori Kata Beregu Pra Pemula Putra.

Dalam kejuaraan tersebut, Gaizka mewakili perguruan karatenya. Dia maju bersama seorang rekan lainnya yang maasih satu tim. Atas prestasinya itu, Alfian mendapatkan hadiah berupa medali dan piagam penghargaan beserta uang pembinaan.

Atas prestasinya itu, atas nama sekolah, Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd., sangat mengapresiasi. Hal itu diwujudkan dalam bentuk pemberian reward pada Gaizka, yang secara simbolis diserahkan oleh Ainul Huri, M.Pd.

“Ini sebuah prestasi yang membanggakan. Apapun prestasi siswa, selalu kita apresiasi dengan pemberian reward,” ujar Ainul Huri.

Pemberian reward tersebut, menurutnya, untuk memberi contoh pada siswa-siswa yang lain, dengan harapannya kedepan nanti akan muncul prestasi-prestasi yang lain.

Ia juga menambahkan bahwa di SD Muhammadiyah Plus Salatiga, menurut pengamatannya, tersimpan banyak potensi. Selain karate, juga ada prestasi dibidang non akademik lannya seperti futsal, renang, panahan, dll. Dari sisi akademis juga selalu unggul dari sekolah lainnya.

Sebagai bentuk dukungan dari sekolah, setiap kali ada event-event atau kejuaraan yang diikuti siswa, pihaknya selalu memberi dukungan dan memfasilitasinya.

“Sekarang pendidikan sudah berubah. Tidak hanya pada kemampuan anak dalam ilmu saja. Tapi juga kemampuan anak dalam hal non kognitif,” ungkap Ainul Huri.

Dengan prestasi yang diraih siswanya itu, ia berharap bahwa SD Muhammadiyah Plus Salatiga bisa menjadi sekolah yang selalu didambakan dan diharapkan masyarakat, untuk menitipkan anak-anaknya sekolah disini.

“Supaya mereka tidak hanya pintar dalam ilmu saja, tapi segala hal,” pungkas Ainul Huri.

WhatsApp Image 2022-08-30 at 13.59.11

Prestasi membanggakan diraih oleh siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Aprillio Ardhan Ar Rasyid. Dalam Kejuaraan Nasional Karate Open Rektor Cup IX yang diselenggarakan UIN Walisongo, Semarang pada tanggal 26-28 Agustus 2022 lalu, Aprillio begitu nama panggilannya berhasil meraih juara III pada kategori Kumite SD Putra-40.

Dalam kejuaraan tersebut, Aprillio mewakili perguruan karatenya. Dia maju bersama seorang rekan lainnya yang maasih satu tim. Atas prestasinya itu, Aprillio mendapatkan hadiah berupa medali dan piagam penghargaan beserta uang pembinaan.

Atas prestasinya itu, atas nama sekolah, Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd., sangat mengapresiasi. Hal itu diwujudkan dalam bentuk pemberian reward pada Alfian, yang secara simbolis diserahkan oleh Ainul Huri, M.Pd.

“Ini sebuah prestasi yang membanggakan. Apapun prestasi siswa, selalu kita apresiasi dengan pemberian reward,” ujar Ainul Huri.

Pemberian reward tersebut, menurutnya, untuk memberi contoh pada siswa-siswa yang lain, dengan harapannya kedepan nanti akan muncul prestasi-prestasi yang lain.

Ia juga menambahkan bahwa di SD Muhammadiyah Plus Salatiga, menurut pengamatannya, tersimpan banyak potensi. Selain karate, juga ada prestasi dibidang non akademik lannya seperti futsal, renang, panahan, dll. Dari sisi akademis juga selalu unggul dari sekolah lainnya.

Sebagai bentuk dukungan dari sekolah, setiap kali ada event-event atau kejuaraan yang diikuti siswa, pihaknya selalu memberi dukungan dan memfasilitasinya.

“Sekarang pendidikan sudah berubah. Tidak hanya pada kemampuan anak dalam ilmu saja. Tapi juga kemampuan anak dalam hal non kognitif,” ungkap Ainul Huri.

Dengan prestasi yang diraih siswanya itu, ia berharap bahwa SD Muhammadiyah Plus Salatiga bisa menjadi sekolah yang selalu didambakan dan diharapkan masyarakat, untuk menitipkan anak-anaknya sekolah disini.

“Supaya mereka tidak hanya pintar dalam ilmu saja, tapi segala hal,” pungkas Ainul Huri.