August 29, 2026

Pembelajaran menyenangkan

WhatsApp Image 2025-09-17 at 12.41.38

Salatiga, 17 September 2025 – SD Muhammadiyah Plus Salatiga hari ini menerima kunjungan studi banding dari Yayasan Bakti Muslim Sragen. Rombongan yang berjumlah 6 peserta dipimpin oleh Pak Ngadino selaku perwakilan yayasan, dengan tujuan mempererat silaturahmi sekaligus menggali praktik baik dalam pengelolaan pendidikan.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga dipilih sebagai lokasi studi banding karena sekolah ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan yang terbukti efektif dalam pengelolaan dana BOS, memiliki program pembinaan karakter yang kuat, serta berhasil mengembangkan berbagai inovasi pembelajaran dan penguatan prestasi siswa.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dengan suasana hangat dan penuh antusias. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Sekolah Dwi Wuryandari, M.Pd., beserta jajaran guru dan tenaga kependidikan. Selain sesi diskusi, rombongan juga meninjau langsung berbagai fasilitas sekolah serta program-program yang menjadi unggulan SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Dwi Wuryandari, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan.

“Alhamdulillah, SD Muhammadiyah Plus dipercaya menjadi rujukan studi banding. Ini menunjukkan bahwa program-program sekolah kita diakui dan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Harapannya, kegiatan ini memberi manfaat bersama dan memperkuat jaringan antar sekolah Muhammadiyah,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah rujukan yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas, berbasis karakter, berwawasan global, dan berlandaskan nilai Islami.

WhatsApp Image 2025-08-08 at 10.22.22

Salatiga patut berbangga! Salah satu siswi SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, Regina Sekar Arum, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Renang Pemula Junior Championship 2025 Se-Jawa Tengah.

Kejuaraan ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2025 di Kolam DTW THR Kramat, Kabupaten Batang, dan diselenggarakan oleh Akuatik Jawa Tengah. Acara tersebut diikuti oleh para perenang muda berbakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Regina berhasil membawa pulang 4 medali emas pada nomor:

  • 50 m gaya dada
  • 25 m gaya dada
  • 25 m gaya bebas
  • 25 m gaya kupu-kupu

Tak hanya itu, ia juga meraih 2 medali perak di nomor:

  • 100 m gaya dada
  • 50 m gaya kupu-kupu

Prestasi ini menjadi bukti kerja keras, ketekunan, dan dukungan penuh dari sekolah, keluarga, serta pelatih. SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi di bidang apapun yang mereka tekuni.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan rasa bangganya,

“Prestasi Regina adalah bukti bahwa semangat dan disiplin dalam berlatih akan membuahkan hasil yang gemilang. Semoga ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi.”

Dengan torehan ini, Regina Sekar Arum tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga mengangkat citra Kota Salatiga di kancah olahraga provinsi.

Selamat, Regina! Teruslah menginspirasi dan mengharumkan nama sekolah serta kota Salatiga.

WhatsApp Image 2025-08-05 at 13.39.22

Salatiga, 5 Agustus 2025 – SD Muhammadiyah Plus Salatiga bekerja sama dengan Puskesmas Kalicacing melaksanakan kegiatan imunisasi Measles-Rubella (MR) yang diperuntukkan bagi siswa kelas 1, Selasa pagi (5/8). Selain imunisasi, para siswa juga menjalani pemeriksaan gigi dan mata sebagai bagian dari program pemeriksaan kesehatan rutin sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Kalicacing. Satu per satu siswa kelas 1 menjalani prosedur pemeriksaan, mulai dari pengecekan kesehatan dasar, pemeriksaan mata, gigi, hingga pemberian imunisasi MR.

“Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak tetap dalam kondisi sehat dan memiliki kekebalan terhadap penyakit campak dan rubella sejak dini,” terang salah satu petugas medis.

Para siswa tampak antusias mengikuti proses meskipun ada rasa tegang saat imunisasi dilakukan. Dengan pendampingan guru dan tenaga kesehatan yang ramah, proses berjalan lancar dan menyenangkan.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini, “Kami berterima kasih kepada Puskesmas Kalicacing. Kesehatan siswa adalah prioritas kami, dan kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan sehat.”

WhatsApp Image 2025-07-14 at 10.41.54

Salatiga – Suasana pagi yang semarak terasa di halaman SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Senin (14/7), saat seluruh siswa, guru, dan orang tua mengikuti apel pertama tahun ajaran baru 2025/2026. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang disusun untuk menciptakan pengalaman belajar awal yang menyenangkan, aman, dan penuh makna.

Suasana Apel Perdana tahun ajaran 2025/2026

Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menekankan pentingnya hari pertama sekolah sebagai momen menanamkan semangat baru dan nilai-nilai karakter sejak dini.

“Hari pertama sekolah bukan sekadar mengenal ruang kelas, tapi memasuki suasana baru yang penuh semangat dan nilai. Kami ingin anak-anak merasa diterima, disambut hangat, dan siap tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, dan penuh empati,” ungkap beliau.

Apel yang berlangsung khidmat namun tetap hangat ini dilanjutkan dengan pengenalan para guru dan tenaga kependidikan, serta pemaparan singkat tentang program sekolah kepada orang tua siswa. Anak-anak tampak antusias mengikuti arahan, menyanyikan lagu kebangsaan, serta menerima gambaran umum tentang kegiatan selama MPLS.

Menariknya, seluruh siswa baru pada hari itu mengenakan seragam merah putih, sebagai simbol semangat nasionalisme sekaligus keceriaan menyambut masa sekolah yang baru. Warna merah putih menggambarkan semangat dan kemurnian niat belajar anak-anak Indonesia.

Dalam pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah menekankan sejumlah tujuan utama yang tertuang secara visual dalam materi sosialisasi:

  • Menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru.
  • Membantu murid baru mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan warga sekolah.
  • Mengenalkan sarana prasarana serta lingkungan sekitar satuan pendidikan.
  • Memperkenalkan kurikulum, visi, misi, dan budaya sekolah.
  • Menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap siswa.

Dengan suasana penuh semangat dan senyuman dari siswa maupun orang tua, kegiatan apel pertama ini sukses menjadi awal yang positif untuk membangun ekosistem belajar yang kolaboratif dan menyenangkan di SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

WhatsApp Image 2025-07-11 at 11.19.54

Salatiga – SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengawali tahun ajaran baru 2025/2026 dengan menggelar kegiatan Awalussanah, Rabu (10/7). Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi baru bersama orang tua/wali murid dan para guru. Dengan mengusung tema “Wujudkan Generasi Kritis, Kreatif, dan Penuh Empati”, Awalussanah menjadi momentum strategis untuk menyambut dan membekali para siswa menghadapi dunia pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Kegiatan Awalussanah tahun ini dikemas secara edukatif dan inspiratif. Para siswa baru diperkenalkan pada lingkungan sekolah, metode pembelajaran aktif yang diterapkan di SD Muhammadiyah Plus Salatiga, serta nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pendidikan di sekolah ini. Salah satu yang menarik, seluruh siswa mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW) — seragam khas gerakan kepanduan Muhammadiyah — sebagai simbol pengenalan awal terhadap gerakan kepanduan yang akan mereka ikuti selama menjadi siswa.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membentuk karakter anak sejak hari pertama.

“Kami tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tapi juga membentuk pribadi yang tangguh, berpikir kritis, kreatif, dan memiliki empati terhadap sesama. Melalui kegiatan seperti Awalussanah, kami ingin mengajak anak-anak merasakan bahwa belajar itu menyenangkan dan bermakna,” ujar beliau.

Tidak hanya siswa, para orang tua juga mendapatkan sesi khusus yang berisi pemaparan program-program unggulan sekolah, visi pendidikan, serta strategi penguatan karakter dan kompetensi abad 21. Diharapkan dengan adanya komunikasi dan sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua, proses pendidikan dapat berjalan selaras dan lebih optimal.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Anak-anak terlihat ceria mengikuti kegiatan perkenalan, prakarya, bermain edukatif, dan sesi pembiasaan ringan. Semangat kebersamaan dan keceriaan di hari pertama ini menjadi awal yang baik dalam membangun atmosfer positif di tahun ajaran baru.