August 30, 2026

SDM PLUS

271551473_107742618386949_832160395623412174_n(1)

SALATIGA – Prestasi membanggakan kembali di raih oleh siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Ia adalah Rashya Farrel Ardan. Siswa kelas 3 ini berhasil menjadi juara Lomba Renang Tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ( Jateng dan DIY).

Lomba diselenggarakan oleh Perkumpulan Renang Tirta Alvita. Bertempat di kolam renang Universitas Negeri Yogyakarta Wates, Kulon Progo pada hari Minggu, 9 Januari 2022. Perlombaan diikuti oleh siswa-siswi dari sekolah atau club renang wilayah Jateng dan DIY dan dimulai pukul 07.30 WIB sampai selesai.

Berkat usaha dan kerja kerasnya, Farrel begitu nama panggilannya berhasil menjadi Juara III Lomba Renang Gaya Dada 25m dan Gaya Kupu 50m.

“SD Muhammadiyah Plus Salatiga tidak hanya berprestasi dibidang akademik saja,  dibidang nonakademik juga tetap menunjukkan prestasinya. Selamat kepada ananda Farrel. Alhamdulillah prestasi tiada henti” ucap Kepala Sekolah SD Muhamamdiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd.

WhatsApp Image 2022-01-17 at 12.28.42

SALATIGA – SD Muhamamdiyah Plus Salatiga melaksanakan Vaksinasi Massal untuk anak usia 6-11 tahun pada hari Senin, 17 Januari 2022 dalam upaya mencegah penularan COVID-19.

Vaksinasi di SD Muhammadiyah Plus Salatiga ini dilaksanakan langsung oleh Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Puskesmas Kalicacing Salatiga. Bertempat di kantin C-BerMu dan lapangan sekolah, kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar.

Sebanyak seribu lebih siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga telah selesai divaksin Tahap 1 pada hari ini. Vaksin diberikan kepada siswa dan siswi mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Anul Huri, M.Pd mengatakan “Untuk sekolah dasar di Salatiga sudah mulai melaksanakan vaksin pada awal Januari, di SD Muhammadiyah Plus terjadwal pada hari ini”

Vaksinasi diikuti oleh anak yang tidak masuk masa tenggang Bulan Imunisinasi Anak Sekolah (Bias), mengingat SD Muhammadiyah Plus Salatiga telah melaksanakan Bias lebih dari 1 bulan yang lalu. Beberapa anak yang gagal vaksin hari ini karena batuk dan pilek akan melaksanakan vaksin susulan mendatang.

“Alhamdulillah, orangtua sangat mendukung kegiatan ini sehingga kegiatan pada hari ini berjalan dengan lancar baik. Terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada kegiatan ini” ucap Ainul Huri, M.Pd.

Rencananya vaksin Tahap ke 2 juga akan dilaksanakan di SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang terletak di kecamatan Sidomukti kota Salatiga ini.

SALATIGA – SD Muhammadiyah Plus Salatiga patut berbangga karena dua siswanya berhasil merah medali dalam Kompetisi Sains Jawa Tengah. Kedua siswa tersebut adalah Nazar Adhal Haq siswa kelas 6 dan Indira Khaliluna Hiswara siswi kelas 4 SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

Kompetisi Sains Terbuka ( KST ) diselenggarakan oleh Perkumpulan Pembina OSN (PPO) Jawa Tengah. Lomba ini ditujukan untuk Jenjang SD dan SMP Tingkat Wilayah dan Provinsi Jawa Tengah dan DIY Tahun 2021. Terdapat 2 cabang kategori dalam kompetisi ini, yaitu cabang sains dan matematika.

Sebelumnya, 5 siswa dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil lolos babak penyisihan pertama. Baca juga https://sdmpsalatiga.sch.id/2021/11/08/lagi-siswa-siswi-sd-muhammadiyah-plus-salatiga-borong-medali-dalam-kompetisi-sains/  . Dari kelima siswa yang lolos dua diantaranya berhasil meraih medali dalam kompetisi tersebut.

Indira Khaliluna  berhasil mendapatkan medali emas dan Nazar Adhal berhasil mendapatkan medali perunggu. Keduanya berhasil menyingkirkan puluhan peserta lainnya dari tingkat Jawa Tengah dan Yogya. Lomba dilaksanakan secara online pada hari Minggu, 21 November 2021 pukul 08.30-10.00 WIB.

“Selamat anak-anak hebatku. Kalian sungguh luar biasa. iDalam masa pandemi tidak memutus kami semua untuk tetap mengukir prestasi. Prestasi ini nantinya akan menjadi sesuatu yang dapat dikenang dikemudian hari” ucap Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd.

WhatsApp Image 2021-11-26 at 11.13.14

SALATIGA – “Alhamdulillah, Prestasi Tiada Henti”. Itulah kata-kata yang menggambarkan berbagai prestasi yang telah di raih oleh SD Muhamamdiyah Plus Salatiga. Berbaga prestasi telah diraih baik dari siswa, guru, maupun kepala sekolah. Jika kemarin Kepala Sekolah SD Muhamamdiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd berhasil menjadi Juara dalam Lomba Kepala Sekolah Kreatif, kini salah satu guru berhasil menjadi Juara dalam Lomba Gelar Karya Pendidik Sains Indonesia.

Beliau adalah Sri Walji Hasthanti, M.Pd, guru kelas 2 SD Muhammadiyah Plus Salatiga ini berhasil mengharumkan nama SD Muhammadiyah Plus Salatiga di tingkat nasional dengan menjadi Juara III Peserta Terinspiratif Lomba Gelar Karya Pendidik Sains Indonesia melalui karya Peraga Inovatif PCB Cair (Pengamatan Ciri Benda Cair) .

Lomba dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan teknologi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan pada tanggal 24 hingga 26 November 2021, melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam ( PPPTK IPA ). Lomba diselenggarakan di  Grand Asrilia Hotel Bandung dan mengangkat tema Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan.

Pandemi yang masih dihadapi hingga saat ini tentunya harus dijadikan momen oleh semua para pemangku kepentingan pendidikan untuk lebih perhatian lagi kepada sains untuk mencari solusi dari permasalah-permasalahan yang akan dihadapi di masa depan. Tentunya pandemi harus menjadi pendorong untuk terus berprestasi, meningkatkan kemampuan, dan penguasaan di bidang sains.

Pelajaran sains yang diberikan kepada para peserta didik harus diberikan sebagai sesuatu yang menyenangkan dan riil. “ Tidak hanya teoritis, tapi sains adalah sesuatu yang punya benefit, dan tangible di dunia nyata,” ucap ustadzah Thanti.

Mencintai sains, akan membentuk pola pikir manusia untuk lebih runtut, sistematis dan rasional. “Melalui alat peraga ini diharapkan lebih memudahkan para siswa untuk belajar sains dan tentunya membuat siswa lebih mencintai sains” lanjutnya.

Sementara itu Ainul Huri, M.Pd mengucapkan selamat atas keberhasilan Ustadzah Thanti. “Selamat kepada ustadzah Thanti yang telah berjuang, bersemangat belajar, dan membangun atmosfer positif untuk terus berprestasi walaupun masih berada pada situasi pandemi dan keterbatasan. Semoga keberhasilan ini dapat memotivasi,  memunculkan mimpi, merealisasikan talenta dan mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan teman seperguruan lainnya,” ungkapnya.

f07cd66f-ac86-4341-bc5f-59f6299b9400

SALATIGA – Kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd adalah sosok yang sangat sederhana. Akan tetapi etos kerja yang dimiliki sangat luar biasa.

Pada 2020, sekolah yang dipimpinnya menghasilkan 12 judul buku. Belum ditambah aneka prestasi lain. Tahun ini , menargetkat 20 judul buku.

“Hobi saya menjadi guru. Makna guru bagi saya adalah profesi yang menyenangkan dan sangat saya sukai. Sehingga apapun yang dikerjakan sebagai guru terasa ringan dan tidak menjadi beban, karena mengerjakannya dengan rasa senang, sepenuh hati dan ikhlas” ujarnya.

Ia menceritakan keberhasilannya bisa lolos menjadi salah satu finalis kepala sekolah inspiratif. Berawal dari kondisi pandemi yang melanda. Memaksa semua pendidik untuk berpikir keras. Bagaimana iswa bisa mendapatkan pembelajaran jarak jauh.

Untuk memaksimalkan materi virtual, akhirnya ia menyulap sebuah ruang kelas menjadi studio. Disini ia menunjuk satu guru setiap angkatan untuk menjadi Tim Edutainment. Sesuai namanya, anggota tim tugasnya membuat materi pelajaran (edukasi) sekaligus menghibur (entertaint).

“Ini harus dilaksanakan agar murid tidak kehilangan pembelajaran. Selain itu juga menjaga karakter pembiasaan pada siswa. Termasuk tetap menjaga prestasi di tengah pandemi.” papar peraih Juara 1 Unjuk Gelar CKS 2021 LPPKSPS Kemendikbud Provinsi Jateng 2021 ini.

Dari studio itu muncul berbagai inovasi dan kreasi. Mulai dari video pembelajaran, zoom meeting, guest teacher hingga film pendek dengan tokoh Pakdhe Manto. Tokoh internal ini semacam film dengan sisipan muatan pendidikan. Juga rutin dilakukan lomba virtual guna menjaga minat dan bakat siswa tetap terasah.

“Kini pengelola studio sudah mencapai 15 orang. Bahkan kanal Youtube milik sekolah sudah bisa menghasilkan adsense, meski belum begitu besar” jelasnya.

Keberhasilan dari semua inovasi kepala sekolah ini terlihat dari prestasi siswanya. Dengan nilai akademik yang cukup bagus. Prestasi guru dan siswa yang terus diraih.

Pengalaman berkesan selama jadi guru dan kepala sekolah adalah saat menjadi guru favorit anak-anak pada tahun 2007. Kemudian peserta terkreatif dan juara 1 Gelar Karya Diklat CKS LPPKSPS Kemendikbud Provinsi Jateng 2021.

Di era saat ini, ia berpesan kepada seluruh guru yang milenial. Dan yang bisa menjadi teladan, selalu menginspirasi, terus berinovasi, berkreasi, dan berkolaborasi. Selain itu, juga mendidik dengan hati. Dan jangan lupa doakan anak didik kita setiap hari.” pesannya.