October 15, 2026

Manasik Hajji

Suasana Tawaf dalam rangkaian Latihan Manasik Haji PDA Kota Salatiga

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kembali dipercaya untuk melaksanakan kegiatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Salatiga.

Pagi sejuk di awal tahun 1441 H dengan udara dingin ciri khas Kota Salatiga. SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyambut 681 siswa-siswi TK Islam di Kota Salatiga. Miniatur Ka’bah nampak dari kejauhan berdiri kokoh di halaman SD Muhammadiyah Plus diiringi riuh suara anak-anak yang memakai baju ihram. Latihan manasik haji Majelis Dikdasmen PDA Kota Salatiga pada tahun 2019 ini di tempatkan di SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang telah memperoleh predikat sekolah berkarakter memang telah dikenal sebagai tempat membina karakter. Ada green corner yang selalu memantau siswa-siswi dalam berprilaku saat istirahat dan beberapa program unggulan lainnya. Tak salah memang PDA Kota Salatiga memilih SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai tempat untuk membina karakter religiusitas para siswa-siswi TK ABA dan beberapa TK partisipan lainnya dengan Manasik Haji.

Manasik dibuka ketua IPHI Salatiga Muh Haris dihadiri pengurus ‘Aisyiyah, PDM Kota Salatiga. Manasik diawali niat haji, wukuf, shalat dua rakaat dengan diawali kumandang adzan oleh Nizam, siswa SD Muhammadiyah Plus. Kemudian murid disimulasikan bermalam di Muzdalifah mengambil batu kecil, melempar jumrah aqabah, berkurban, tawaf ifadah, minum air zam-zam, sai, dan tahalul(cukur rambut).

Meskipun di bawah terik matahari, ratusan murid bersemangat mengikuti rangkaian acara. Acara rutin tahunan ini merupakan sarana edukasi untuk mengenalkan rukun islam kelima kepada anak-anak. Tak kurang dari 13 TK Islam di Kota Salatiga dan sekitarnya meyemarakkan kegiatan yang difasilitasi Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Salatiga tersebut.

Ainul Huri selaku kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga sangat mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Tidak tanggung-tanggung ia secara pribadi langsung berpartisipasi sebagai imam shalat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Baginya SD Muhammadiyah Plus Salatiga adalah alat untuk mensyiarkan Agama Islam. “Alhamdulillah, terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SD Muhammadiyah Plus Salatiga, semoga Agama Islam di Kota Salatiga semakin maju dan berkembang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua Forum Guru Muhammadiyah Kota Salatiga tersebut menyampaikan bahwa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga juga beberapa kali digunakan untuk tempat kegiatan Kemenag dan Dinas Pendidikan Kota Salatiga.

IMG-20171111-WA0019

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga dipercaya oleh Satuan Pendidikan Kecamatan Sidomukti untuk menjadi penyelenggara manasik haji SD Semester Kecamatan Sidomukti.

Sabtu 11 November 2017 halaman SD Muhammadiyah (Plus) nampak berbeda dengan beberapa aksesoris yang menyerupai Ka’bah. Sekitar 500 siswa nampak memenuhi halaman yang sudah tertata rapi pernak-pernik manasik haji.

Kegiatan yang baru pertama kalinya digagas oleh KKG PAI Kecamatan Sidomukti ini dipercayakan kepada SD Muhammadiyah (Plus) sebagai Event Organiser yang telah beberapa kali menyelenggarakan manasik haji secara mandiri.

Manasik haji dibuka secara langsung oleh Kepala Satuan Pendidikan Kecamatan Sidomukti, Ninuk Subekti. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menekankan bahwa kegiatan praktik seperti ini sangat bagus jika dilaksanakan secara berkelanjutan. “Alhamdulillah kegiatan ini dapat terselenggara atas bantuan seluruh sekolah dasar di Sidomukti. Terima kasih atas bantuan tempat yang nyaman ini dari SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga. Semoga kegiatan praktik sebagai wujud nyata dari pembelajaran di dalam kelas seperti ini dapat kita tingkatkan,” ungkapnya.

Tampil dalam kegiatan manasik tersebut para siswa terbaik SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Ananda Naufal yang menjuarai lomba Tartil di Lampung mengumandangkan adzan versi Makkah secara merdu. Dilanjutkan Aji sang juara Dacil Provinsi Jawa Tengah memimpin Shalat dengan fasih dan nada yang menyentuh hati. Ditutup dengan khotbah oleh Dai Kecil Wildan yang memberikan materi mengenai sejarah kurban.

Sementara saat diwawancarai kepala sekolah, Sutomo mengatakan, “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga vasilitas yang kami sediakan dapat diterima oleh semuanya. Yah memang belum sempurna keadaan sekolah kami yang ada di Grogol, masih dalam tahap pembangunan. Insyaallah mimpi kami gedung ini akan kita bangun 4 lantai, mohon doa restunya,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

a

SIDOMUKTI – Ratusan siswa SD Muhammadiyah Plus dan beberapa siswa SD lainnya di Kecamatan Sidomukti Salatiga, mengikuti kegiatan manasik haji yang berlangsung di Lapangan Pancasila, baru-baru ini. Kehadiran Wali Kota Yuliyanto dan Ketua DPRD Teddy Sulistyo, serta para tamu undangan, ikut memberikan semangat kepada siswa dalam melaksanakan praktik simulasi ibadah haji tersebut.
Kepala SD Muhammadiyah, Sutomo mengatakan, manasik haji tidak sekadar melaksanakan program pembelajaran
yang digelar setiap dua tahun sekali, namun diharapkan juga membangun inspirasi anak untuk bisa melaksanakan ibadah haji yang sebenarnya di Tanah Suci, kelak. ”Sejak dini anak-anak telah dilatih memahami bagaimana proses ibadah haji, sehingga kelak sudah paham setiap tahapan pelaksanaannya,” kata Sutomo.
Ketua panitia kegiatan, Marijo menambahkan, tahun ini kegiatan manasik haji diikuti 753 siswa SD Muhammadiyah
Plus Salatiga dari kelas 1 hingg kelas 6. Pihaknya juga mengajak siswa dari sejumlah SD negeri di Kecamatan Sidomukti. Para siswa antusias menjalani seluruh tahapan yang harus dilalui, mulai dari pemberangkatan dari halaman Gedung DPRD, wukuf arafah di Lapangan Pancasila, melempar jumrah aqobah, berkurban, tahalul, thowaf ifadhoh, minum air zam-zam, sai, serta tahapan lainnya. Wali Kota Yuliyanto memberikan apresiasi positif kepada SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang secara rutin menggelar kegiatan tersebut.

manasik

560 anak SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengikuti latihan manasik haji di Lapangan pancasila pada Sabtu (12/10). Rencananya secara rutin akan dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Walikota Dra Gati Setiti MHum, jajaran direksi SD Muhammadiyah Plus beserta segenap tenaga pengajar di lingkungan SD Muhammadiyah.
Kepala SD Muhammadiyah Sutomo MAg menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji bagi siswa dilaksanakan guna
menanamkan secara dini kepada anak didik mengenai salah satu rukun Islam yaitu ibadah haji. “Pembelajaran disekolah melalui membaca dan mendengarkan menurut sebuah penelitian hanya mampu menanamkan 30 persen saja dari ilmu yang seharusnya. Oleh karen itu dengan praktek secara langsung diharapkan para siswa mampu menyerap pengetahuan terutama mengenai pelaksanaan ibdah haji dengan lebih baik lagi,” terang Sutomo.
Dengan kegiatan manasik tersebut para siswa diperkenalkan tata cara pelaksanaan ibdah haji, mulai dari wukuf di Arafah, Thawaf, Sa’i , melempar Jumrah hingga thawaf Wada’. Gati Setiti mewakili Walikota Salatiga menyambut baik pelaksanaan manasik haji yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Plus tersebut. “Pemberian pemahaman mengenai ibadah haji yang benar kepada anak-anak sangat diperlukan mengingat ibdah haji merupakan ibadah yang wajib bagi setiap muslim yang mampu, untuk itu pemerintah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan manasik haji ini,”jelas Gati.