August 30, 2026

Prestasi

whatsapp-image-2016-11-29-at-21-27-01

whatsapp-image-2016-11-29-at-21-27-01SALATIGA- Kepala SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mendapatkan penghargaan Satya Lencana Pendidikan. Setelah tahun 2015 lalu, Sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut meraih Juara 1 Kepala SD Berprestasi Nasional. Pemberian penghargaan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), pada Sabtu sore (26/11/2016), bertepatan dengan penutupan Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang mewakili Presiden Jokowi menyematkan tanda kehormatan “Satya Lencana Pendidikan” kepada 52 guru dan tenaga kependidikan dari seluruh Indonesia. Satya Lencana Pendidikan diberikan oleh Presiden Jokowi sebagai dharma bakti guru dan tenaga kependidikan pada jalur formal dan nonformal yang melaksanakan tugas paling singkat delapan tahun secara terus menerus dan berprestasi luar biasa di bidangnya masing-masing yang diakui oleh masyarakat, pemerintah, badan/lembaga baik nasional maupun internasional.

Mendikbud mengatakan, penganugerahan tanda kehormatan ini penting disematkan kepada guru dan tenaga kependidikan agar tumbuh kebanggaan, sikap keteladanan, semangat kejuangan, dan motivasi untuk meningkatkan dharma bakti kepada bangsa dan negara.

Sutomo yang diwawancarai secara terpisah mengungkapkan, “Semoga apa yang saya dapatkan ini dapat memotivasi dan menginspirasi kepada seluruh elemen SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga untuk terus berprestasi, seperti slogan kita prestasi tiada henti. Penghargaan ini juga untuk kemajuan pendidikan Indonesia khususnya di Salatiga agar selalu meningkat dan lebih berkualitas,” ungkap penerima program short course ke Jepang  tahun 2016 dari Kemendikbud tersebut.

dsc_0123

dsc_0123SALATIGA– Berbekal ilmu yang dimilikinya, Ani Irawanti guru SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga menjadi juara 2 dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Tingkat Kota Salatiga 24 November 2016. Ani yang mempunyai latar belakang pendidikan Bahasa Indonesia mampu bersaing dengan 10 peserta lainnya.

Dia membuat penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran kooperatif. PTK dengan judul “KOOPER AJAIB UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PETUNJUK DALAM BENTUK POSTER” tersebut mampu memikat hati dewan juri.

Ide awal muncul, dengan pertimbangan bagaimana membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik? Juga bagaimana membuat peserta didik terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga berdampak positif pada peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.

Secara singkat lulusan S2 UNS Bahasa Indonesia menjelaskan, “pembelajaran diawali dengan membuat kelompok hetrogen. Kemudian berdiskusi, lalu duta kelompok berkeliling menyampaikan informasi kepada kelompok yang lain (peer tutor). Setelah itu setiap kelompok membuat petunjuk dalam bentuk poster.”

Sutomo, selaku kepala SD Muhammadiyah (Plus) mengaku bangga atas prestasi yang diraih tenaga pendidik di sekolahnya. “Saya bangga pengajar kami mampu menunjukkan keunggulannya. Kami akan terus mendorong para pendidik kami supaya terus beprestasi seperti siswa siswi kami,” ungkap sekretaris FGM Jawa Tengah tersebut.

Safna, Fikri, dan Adit Sabet Juara Lomba Cerdas Cermat

Salatiga- Rabu, (23/11) di SD Negeri Ledok 02 berlangsung lomba cerdas cermat (LCC) Tingkat Kota Salatiga. SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang diwakili oleh Safna, Fikri, dan Adit mampu meraih juara 1 Tingkat Kota Salatiga dari 40 sekolah dasar yang memperebutkan. Lima hari sebelumnya, tim SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mampu meraih juara 1 di tingkat kecamatan.

LCC sekolah dasar ini memperlombakan mata pelajaran, (1) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), (2)Matematika (3)Bahasa Indonesia (4) Pkn/IPS (IPU). Disdikpora sebagai penyelenggara melaksanakan kegiatan tersebut sebagai tolok ukur siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. LCC merupakan perlombaan resmi dari Dinas Pendidikan dari kecamatan hingga nasional.

Safna, Fikri, dan Adit melewati tiga tahap sebelum medapatkan predikat juara. Pertama, mereka mengerjakan soal tertulis dan dikte untuk menentukan 9 tim terbaik. Dari seleksi babak pertama tim SD Muhammadiyah mampu menduduki peringkat 4 dengan nilai 90. Pada tahap kedua, Safna, Fikri, dan Adit berlomba dengan sistem cerdas cermat dengan pembagian 3 tim per grup. Alhamdulillah pada tahap kedua mampu mengungguli dua tim lainnya. Pada tahap ketiga, tim SD Muhammadiyah mampu menduduki peringkat pertama.

Sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah, Sutomo mengungkapkan, “kabar gembira ini akan kami lejitkan hingga tingkat nasional. Tiga orang guru telah kami siapkan untuk mengawalnya,” tutur Kepala SD Muhammadiyah tersebut.

salatiga-cup

salatiga-cupSalatiga- Kopetisi Olahraga Pelajar “Salatiga Cup” telah dilaksanakan mulai 11-18 November 2016. SD Muhammadiyah (Plus) yang mengirimkan beberapa siswanya mengikuti kegiatan tersebut meraih hasil yang cukup membanggakan. Setidaknya ada 4 siswa yang mampu mempersembahkan piala untuk dipajang di almari piala SD Muhammadiyah (Plus).

Dari cabang Taekwondo Abimanyu, mendapatkan juara 1 pada kategori under 34 kg. Abi yang duduk di kelas 5 bertanding 5 kali untuk mendapatkan predikat juara 1 di Salatiga. Naufal, siswa kelas 4 berlomba di kelas under 30 kg. Naufal mampu menyumbangkan juara 2 setelah bertanding sebanyak 4 kali.

Dari cabang renang, Naila siswi kelas 1 mampu mendapatkan juara 3. Naila berjuang dalam lomba renang dengan gaya kupu-kupu. Meskipun baru kelas 1 Naila mampu bersaing dengan beberapa siswa dari sekolah lain.

Cabang bulutangkis, Aura sang juara bertahan Salatiga Cup 2015 mampu meraih kembali gelar tersebut. Satu minggu sebelumnya Aura juga mampu menyabet juara 1 pada ajang Kejurkot Bulutangkis Tingkat Kota Salatiga.

Kepala sekolah Sutomo menyampaikan, “prestasi yang ditunjukkan siswa-siswi ini merupakan wujud nyata slogan kami, anak cerdas berakhlak mulia. Anak-anak mampu mereprestasikan apa yang mereka dapatkan dari para pengajar kami, semangat untuk menjadi lebih baik telah tertanam pada anak-anak,” tandas sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.

dsc_6978

????????????????????????????????????

SALATIGA – Ubaid, salah seorang siswa SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga berhasil mengukir prestasi di bidang perlombaan teknologi informasi. Dalam lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Jawa Tengah 2016, Ubaid terpilih sebagai juara I bidang Teknologi Informasi Komputer Islam (TIKI).

Ubaid menjadi yang terbaik setelah berhasil membuat tulisan surat Alfatihah dengan menggunakan aplikasi, bukan hanya menulis namun ia dituntut untuk dapat menuliskan arti dan translasi dari surat tersebut. Ubaid juga membuat animasi menggunakan power point yang menceritakan surat Al Fiil.

Kepala SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga Sutomo mengatakan, ”sebelumnya, Ubaid dilatih oleh pembimbing Rifa Asqowi. Hanya dalam waktu sekitar 10 hari, mereka berhasil menguasai pengetahuan yang ada dan kemudian menjadi juara di ajang Lomba MAPSI,” kata peraih program sort course Jepang tersebut.

Ubaid adalah satu satunya kontingen dari Salatiga pada MAPSI tingkat Jawa Tengah 2016 yang mempersembahkan juara. Para peserta cabang lain dari Salatiga hanya mampu mencapai 10 besar.