August 30, 2026

Prestasi

_DSC7146

SIDOMUKTI – Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) Tingkat SD se-Kecamatan Sidomkti Salatiga, berlangsung di SD Kecandran 01, akhir pekan lalu. Lebih dari 200 siswa dari 16 SD di Kecamatan Sidomukti, meramaikan kegiatan yang melombakan 5 cabang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 10 cabang seni islami. Lomba Mapsi dibuka Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Sidomukti, Ratna Susiani. Ratna berharap agar seluruh siswa mengikuti lomba dan berkompetisi secara sportif, untuk meraih prestasi terbaik. Menurutnya, lomba Mapsi tersebut sebagai ajang seleksi tingkat kecamatan, di mana juara 1, 2, dan juara 3 di setiap tiap cabang lomba, akan mewakili Kecamatan Sidomukti pada lomba yang sama di tingkat Kota Salatiga. ”Raihlah prestasi terbaik untuk meraih prestasi lebih baik di tingkat Kota Salatiga,” ujarnya.
Adapun dalam Lomba Mapsi tersebut, SD Muhammadiyah Plus meraih menjadi juara umum tingkat kecamatan, setelah meraih 15 emas (juara 1) dari total 15 cabang yang dilombakan. Total nilai yang diraih sebanyak 75 poin, karena setiap juara 1 meraih 5 poin, juara 2 mendapat 3 poin, dan juara 3 meraih 1 poin. Kemudian juara umum 2 diraih SDN Mangunsari 01 (19 poin), dan juara 3 diraih SDN Dukuh 01 (12 poin). Berjalan Lancar Adapun lomba tersebut ditutup sekaligus dilakukan pembagian iala oleh pengawas PAI Kecamatan Sidomukti, Umi Hani. Ketua panitia kegiatan, Joko Winarno menjelaskan, pihaknya bersyukur karena kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Adapun 15 cabang yang dilombakan dalam Mapsi tersebut adalah, MTQ putra/putri, Khot Quran putra/putri, khitobah putra/putri, azan, mocopat islami putra/putri, cerita islami putra/putri, lomba mapel PAI putra/putri, dan lainnya.

ads

KEPALA SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Sutomo, dinyatakan sebagai Kepala SD Berprestasi Tingkat Jateng dalam seleksi yang berlangsung di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Srondol Semarang, baru-baru ini. Sutomo mampu menyisihkan calon lainnya dari 34 kabupaten/kota di Jateng.

Sebelumnya, Sutomo merupakan Kepala SD Berpretasi Tingkat Kota Salatiga. Proses seleksi di Tingkat Jateng berlangsung ketat, selama 5 hari. Dalam proses tersebut seluruh calon disaring hingga menjadi 6 orang dan puncaknya dipilih tiga besar.

Akhirnya terpilih Sutomo dan berhak mewakili Jateng dalam ajang yang sama di Tingkat Nasional pada 12-19 Agustus mendatang, bertepatan Peringatan HUT Kemerdekaan RI.

”Saya bersyukur dengan dukungan semua pihak mulai dari sekolah, dinas pendidikan, dan semuanya, akhirnya saya bisa meraih prestasi ini,” kata Sutomo, kemarin.

Dukungan Sekolah

Diakuinya, untuk meraih prestasi tersebut, Sutomo mendapat dukungan dari sekolah yang tahun ini saja telah meraih 122 prestasi kejuaraan, di bidang akademik dan nonakademik. Menurutnya, poin penilaian kepala sekolah berprestasi sangat tergantung dengan prestasi sekolah yang dipimpinnya.

”Prestasi ini tentunya merupakan keberhasilan SD Muhammadiyah Plus, mulai dari guru, karyawan, siswa, orang tua, pengurus, dan lainnya. Tanpa peran semua pihak itu, maka saya bukan apa-apa,” ungkap Sutomo.

Salah satu yang menjadi pedoman Sutomo meraih prestasi tersebut adalah mempertahankan pendapatnya ketika penilaian akhir dengan dewan juri, tentang upaya peningkatan manajemen dan prestasi sekolah secara berkelanjutan. Termasuk di dalamnya upaya memotivasi dan mengajak semua pemangku sekolah, bersama-sama meraih prestasi terbaik.

”Saya berharap agar mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional Agustus nanti di Jakarta.”

Sebagaimana diketahui, awal Mei 2015 Sutomo, meraih prestasi Kepala SD Berprestasi Tingkat Salatiga, atas kepemimpinannya sebagai kepala SD Muhammadiyah Plus Jl Suropati, Dukuh Togaten, Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Pada tahun 2014 lalu, dalam seleksi yang sama, Sutomo, meraih juara ketiga.

SALATIGA

SALATIGA – Wildan Mauzawakil Saptian (9) siap tampil dalam Aksi Junior (Pildacil) yang disiarkan salah satu televisi, mewakili Kota Salatiga. Sebelum terbang ke Jakarta, Wildan didampingi guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga berpamitan dengan Walikota Yuliyanto di Kantor Walikota, Jumat (5/6).

Wildan mengisahkan jika dia menjadi yang terbaik dalam seleksi kelayakan yang diadakan oleh stasiun tv swasta tersebut di Jawa Tengah. “Diantara 40 peserta yang di seleksi kelayakan, hanya 3 orang yang akan tampil mewakili Provinsi Jawa Tengah. Alhamdulillah menurut tim seleksi yang paling unggul,” terang putra dari Erwin Tri Saptian Kepla SMA Sudirman Beringin ini.
Beberapa prestasi yang telah ditorehkannya dalam dunia dari antara lain: Juara I Pildacil Tingkat Provinsi JAwa Tengah, Juara 2 Pildacil Pentas PAIS, Juara I Pildacil Piala Rektor UIN Se-Jateng-DIY di UIN Sunan Kalijogo, Juara I Pildacil UNES Semarang dan Juara I Pildacil UNWIDA Klaten tingkat Jateng.
Seperti ditulis di situs resmi Pemkot Salatiga, Wildan ternyata juga telah dipercaya memberikan ceramah di berbagai acara, mulai dari peringatan hari besar Islam, peringatan ulang tahun hingga walimah pernikahan. Kota atau daerah luar Salatiga yang pernah dijelajahi dalam dakwahnya antara lain: Semarang, Ungaran, Ampel, Boyolali, Klaten, Bantul, Sragen dan Kendal.
Dalam pamitannya Wildan meminta dukungan dari masyarakat Salatiga. Wildan akan tampil perdana di stasiun TV secara live pada Rabu 10 Juni 2015 pukul 15.30 WIB.

– See more at: http://fajar.co.id/fajaronline-jateng/2015/06/05/wildan-siap-tampil-di-pildacil.html#sthash.8cHoHUsY.dpuf

hsdfhf

SALATIGA – Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di Lapangan Pancasila, akhir pekan lalu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengumumkan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Kota Salatiga, dari berbagai jenjang.

Salah satunya adalah Sutomo, kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Jl Suropati, Dukuh Togaten, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Pada 2014 lalu, dalam seleksi yang sama, Sutomo, hanya meraih juara ketiga.

Pria kelahiran Kudus 23 Januari 1977 ini, patut meraih prestasi tersebut, karena dengan tangan dinginnya, segudang prestasi mampu diraih siswa SD Muhammadiyah, beberapa tahun ini. Mulai dari lomba mata pelajaran, lomba seni, olahraga, karya ilmiah siswa, serta prestasi lainnya.

Alumnus S1 dan S2 dari IAIN Walisongo ini, mulai bertugas mengajar sejak 2005 dan menjadi kepsek SD Muhammadiyah pada tahun ajaran 2012/2013. Sekolah itu pun saat ini menjadi salah satu lembaga pendidikan favorit di Kota Salatiga.

’Tidak ada ambisi untuk meraih prestasi, yang ada adalah bagaimana melakukan yang terbaik untuk dunia pendidikan kita. Ini bukan prestasi saya saja, tetapi prestasi seluruh bagian dari SD Muhammadiyah Plus,” kata Sutomo.

Proses Seleksi

Sutomo mengakui, proses seleksi diikuti sejumlah kepala sekolah lainnya, beberapa waktu lalu. Dimulai dengan tes tertulis, presentasi makalah, wawancara, serta tes portofolio berupa pembuktian prestasi sekolah dan kinerja kepala sekolah selama ini.

Setelah itu tim penilai melakukan berbagai kajian tentang kinerja dan prestasi setiap calon kepala sekolah berprestasi dan hasilnya diumumkan saat Peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Sementara itu, kepala TK berprestasi diraih Titik Sugiarti (TK Islam Tarbiyatul Banin 2 Salatiga), kepala SMP berprestasi Endang (SMP6 Salatiga), dan kepala SMAberprestasi Yuliati Eko Atmojo (SMA2 Salatiga).

Rencananya kepala sekolah berprestasi tersebut akan mengikuti seleksi tingkat provinsi pada 24-28 Mei mendatang, di LPMP Srondol Semarang.

s

SIDOMUKTI – SD Muhammadiyah Plus dan TK Al Husna meraih gelar terbanyak atau juara umum masing-masing di kelompok SD dan TK dalam Lomba Pekan Maulud Nabi Muhammad tingkat Kecamatan Sidomukti Salatiga yang diselenggarakan Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PPHBI) Kecamatan Sidomukti di SD Kecandran, Rabu (28/1).
Keseluruhan, SD Muhammadiyah Plus meraih 12 emas, 3 perak, dan 1 perunggu dengan total poin 43. Posisi kedua kelompok SD ditempati MI Mangunsari dan posisi ketiga MI Kecandran. Ada pun posisi kedua di kelompok TK diduduki TI Aisiyah Pembina. Lomba dibuka kepala UPTD Dinas Pendidikan Sidomukti Ratna Susiani yang didampingi Ketua PPHBI Sidomukti Joko Winarno . Menurut Ratna, pihaknya menyambut positif kegiatan lomba seperti ini guna menambah pengetahuan dan keimanan tentang Islam.
“Kami berharap para juara bisa mempertahankan prestasinya dan menambah persiapan. Sebab selepas ini nanti para juara akan diadu lagi antar kecamatan. Semoga wakil-wakil dari Sidomukti ini bisa berprestasi di tingkat Kota Salatiga,” katanya.
Diikuti 17 TK Lomba diikuti 17 TK dan 17 SD/MI se-Sidomukti. Ini merupakan agenda tahunan sekaligus seleksi untuk mewakili Sidomukti ke tingkat kota. Para juara 1 hingga 3 di setiap mata lomba berhak maju ke tingkat kota. Lomba meliputi pengetahuan agama dan seni Islam. Sementara itu kepala SD Muhammadiyah Plus Sutomo MAg mengaku bersyukur sekolahnya menjadi yang terbaik dalam lomba ini. Ini tak lepas peran semua pihak yang membantu proses belajar para siswa di sekolahnya termasuk kesungguhan para murid itu sendiri.
“Kami sudah tiga kali berturut-turut meraih juara umum di Sidomukti ini. Ini modal untuk maju dalam lomba tingkat Salatiga pada 4 Februari nanti yang persaingannya tentu akan lebih ketat,” katanya.