October 15, 2026

Prestasi

hsdfhf

SALATIGA – Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di Lapangan Pancasila, akhir pekan lalu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengumumkan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Kota Salatiga, dari berbagai jenjang.

Salah satunya adalah Sutomo, kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Jl Suropati, Dukuh Togaten, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. Pada 2014 lalu, dalam seleksi yang sama, Sutomo, hanya meraih juara ketiga.

Pria kelahiran Kudus 23 Januari 1977 ini, patut meraih prestasi tersebut, karena dengan tangan dinginnya, segudang prestasi mampu diraih siswa SD Muhammadiyah, beberapa tahun ini. Mulai dari lomba mata pelajaran, lomba seni, olahraga, karya ilmiah siswa, serta prestasi lainnya.

Alumnus S1 dan S2 dari IAIN Walisongo ini, mulai bertugas mengajar sejak 2005 dan menjadi kepsek SD Muhammadiyah pada tahun ajaran 2012/2013. Sekolah itu pun saat ini menjadi salah satu lembaga pendidikan favorit di Kota Salatiga.

’Tidak ada ambisi untuk meraih prestasi, yang ada adalah bagaimana melakukan yang terbaik untuk dunia pendidikan kita. Ini bukan prestasi saya saja, tetapi prestasi seluruh bagian dari SD Muhammadiyah Plus,” kata Sutomo.

Proses Seleksi

Sutomo mengakui, proses seleksi diikuti sejumlah kepala sekolah lainnya, beberapa waktu lalu. Dimulai dengan tes tertulis, presentasi makalah, wawancara, serta tes portofolio berupa pembuktian prestasi sekolah dan kinerja kepala sekolah selama ini.

Setelah itu tim penilai melakukan berbagai kajian tentang kinerja dan prestasi setiap calon kepala sekolah berprestasi dan hasilnya diumumkan saat Peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Sementara itu, kepala TK berprestasi diraih Titik Sugiarti (TK Islam Tarbiyatul Banin 2 Salatiga), kepala SMP berprestasi Endang (SMP6 Salatiga), dan kepala SMAberprestasi Yuliati Eko Atmojo (SMA2 Salatiga).

Rencananya kepala sekolah berprestasi tersebut akan mengikuti seleksi tingkat provinsi pada 24-28 Mei mendatang, di LPMP Srondol Semarang.

s

SIDOMUKTI – SD Muhammadiyah Plus dan TK Al Husna meraih gelar terbanyak atau juara umum masing-masing di kelompok SD dan TK dalam Lomba Pekan Maulud Nabi Muhammad tingkat Kecamatan Sidomukti Salatiga yang diselenggarakan Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PPHBI) Kecamatan Sidomukti di SD Kecandran, Rabu (28/1).
Keseluruhan, SD Muhammadiyah Plus meraih 12 emas, 3 perak, dan 1 perunggu dengan total poin 43. Posisi kedua kelompok SD ditempati MI Mangunsari dan posisi ketiga MI Kecandran. Ada pun posisi kedua di kelompok TK diduduki TI Aisiyah Pembina. Lomba dibuka kepala UPTD Dinas Pendidikan Sidomukti Ratna Susiani yang didampingi Ketua PPHBI Sidomukti Joko Winarno . Menurut Ratna, pihaknya menyambut positif kegiatan lomba seperti ini guna menambah pengetahuan dan keimanan tentang Islam.
“Kami berharap para juara bisa mempertahankan prestasinya dan menambah persiapan. Sebab selepas ini nanti para juara akan diadu lagi antar kecamatan. Semoga wakil-wakil dari Sidomukti ini bisa berprestasi di tingkat Kota Salatiga,” katanya.
Diikuti 17 TK Lomba diikuti 17 TK dan 17 SD/MI se-Sidomukti. Ini merupakan agenda tahunan sekaligus seleksi untuk mewakili Sidomukti ke tingkat kota. Para juara 1 hingga 3 di setiap mata lomba berhak maju ke tingkat kota. Lomba meliputi pengetahuan agama dan seni Islam. Sementara itu kepala SD Muhammadiyah Plus Sutomo MAg mengaku bersyukur sekolahnya menjadi yang terbaik dalam lomba ini. Ini tak lepas peran semua pihak yang membantu proses belajar para siswa di sekolahnya termasuk kesungguhan para murid itu sendiri.
“Kami sudah tiga kali berturut-turut meraih juara umum di Sidomukti ini. Ini modal untuk maju dalam lomba tingkat Salatiga pada 4 Februari nanti yang persaingannya tentu akan lebih ketat,” katanya.

images

SALATIGA – Berbagai lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) telah diikuti Wildan Mauzakawali Septian, siswa kelas III SD Muhammadiyah Plus, baik di Tingkat Kota Salatiga maupun Jateng. Di Tingkat Kota Salatiga, prestasi sebagai juara dai cilik sudah pasti diraihnya. Bahkan beberapa lomba di Tingkat Jateng juga pernah disabetnya. Baru-baru ini dia meraih Juara 1 Lomba Dai Kecil Tingkat Jateng, Piala Rektor Unnes Semarang dan berhak atas trofi dan uang pembinaan Rp 750.000. Kemudian pekan lalu, Wildan turut serta sebagai kontingen Lomba Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAIS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2014, yang diselenggarakan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Tim tersebut di bawah asuhan Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga. Dalam kegiatan itu Wildan ikut dalam cabang pidato tingkat SD dan meraih Juara II. ”Saya bersyukur bisa juara II dengan mendapat trofi dan uang pembinaan Rp 2 juta,” kata Wildan.

Muncul Bakat

Kepala Seksi PAKIS Kemenag Kota Salatiga Nur Cholis, yang juga ketua kontingen Salatiga menjelaskan, kegiatan tersebut membuktikan bahwa dari Kota Salatiga telah muncul bakatbakat di bidang syiar islam. Dia berharap agar SD Muhammadiyah memberikan kesempatan kepada Wildan untuk belajar dan terus berprestasi. Kepala SD Muhammadiyah, Sutomo, didampingi Marijo, guru pembimbing Wildan, mengungkapkan, pembinaan dan latihan kepada Wildan terus dilakukan. Sebagai aset sekolah, Wildan mendapat pembinaan khusus, dari sisi kegiatan belajar maupun latihan. Termasuk kegiatan pendalaman pengetahuan umum dan keislaman, untuk menunjang prestasinya. ”Kami berharap agar Wildan akan terus berprestasi. Rencananya ikut serta dalam ajang yang lebih tinggi lagi,” ungkap Sutomo

b

SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) menduduki peringkat pertama perolehan nilai rata-rata ujian sekolah (US) untuk negeri dan swasta di Kota Salatiga tahun pelajaran 2013/2014.

Perolehan rata-rata nilai US sekolah yang berada di Jl Suropati Togaten Salatiga tersebut 26,42 atau rata-rata tiap mata pelajaran (mapel) 8,8. Selain itu, sebanyak enam siswa SD Muhammadiyah meraih nilai 10 untuk mapel Matematika. Adapun siswa yang meraih nilai US tertinggi adalah Salsabila Hadida dengan jumlah nilai 28,80.
Bangga
’’Sebagai sekolah swasta, kami bangga atas prestasi terbaik ujian sekolah. Kami berupaya mempertahankannya,’’ kata Kepala SD Muhammadiyah plus, Sutomo, saat akhirussanah dan khatmil Alquran di Grand Wahid Hotel, Sabtu (21/6).
Sutomo menjelaskan, selama try out lalu, siswanya sudah meraih nilai terbaik. Try out tidak hanya digelar sekali tetapi berkalikali dan dibuktikan dengan keberhasilan meraih nilai terbaik. Sementara itu, dalam kegiatan wasanawarsa, digelar berbagai pentas siswa, di antaranya wayang orang humor ’’Roro Jonggrang Membangun Sekolah’’.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Tedjo Supriyanto telah membuat peringkat kelulusan US SD/MI/SDLB di Kota Salatiga. Peringkat pertama SD Muhammadiyah (26,42), selanjutnya SD Cebongan 02 (26,36), SD Tingkir Lor 01 (26,19), SD Salatiga 06 (26,07), dan SD Salatiga 01 (26,00).

pres

SALATIGA- Dua siswa SD MuhammadiyahPlus Salatiga, Ariq Naufal Wiratno dan Shafira Nurulita, dinyatakan sebagai Siswa Berprestasi Tingkat Kota Salatiga untuk kategori putra dan putri. Perjuangan mendapat predikat siswa berprestasi harus melewati beberapa tahapan seleksi.
Diawali seleksi di tingkat kecamatan terlebih dahulu, di mana setiap SD mengirimkan 4 siswa berprestasi, yakni masing-masing 2 putra/putri. Seleksi berupa tes tulis matematika, IPA, PKn, Bahasa Indonesia, dan IPS. Kepala SD Muhammadiyah Plus, Sutomo MAg menjelaskan, dari hasil seleksi tersebut 4 siswanya lolos seleksi, yakni Shafira Nurulita (peringkat 1 putri), Aisyah Fatihasari (peringkat 4 putri), Naufal Rafie Abioga (peringkat 2 putra), dan Ariq
Naufal Wiratno (peringkat 4 putra). ”Kami bersyukur dengan prestasi ini dan berusaha keras agar siswa kami bisa meraih terbaik baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kota. Sejumlah pelajaran tambahan kami berikan agar mereka semakin matang mengikuti lomba,” kata Sutomo, kemarin.
Lomba Pidato
Kemudian seleksi di tingkat kota diikuti 50 peserta putra dan putri. Mereka harus menyelesaikan tes tertulis IPA, IPS, matematika, Bahasa Indonesia, dan PKN dengan jumlah soal masing-masing 100. Dari hasil tes itu, Shafira Nurulita dan Ariq Naufal Wiratno meraih nilai terbaik ntuk kategori peserta putra dan putri. Kemudian sebanyak 10 siswa dengan perolehan nilai terbaik diwajibkan mengikuti lomba pidato sebagai salah satu syarat seleksi berikutnya.
”Dari hasil lomba itu pun dua siswa SD Muhammadiyah dapat meraih nilai terbaik dan meraih perdikat Siswa Berprestasi Kota Salatiga,” tutur Sutomo. Sebagai informasi, Shafira sebelumnya meraih Juara 2 Duta Lingkungan Sehat Tingkat Provinsi Jateng dan Ariq Naufal merupakan Juara 1 Lomba Khat dan Kaligrafi Tingkat Kota Salatiga.
Kepala UPTD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Sidomukti, Dra Ratna Susiani MT mengungkapkan, pihaknya mewakilkan 13 siswa terbaik dari berbagai SD. Adapun dua siswa berprestasi dari SD Muhammadiyah Plus akan dipersiapkan mengikuti lomba di Tingkat Jateng mendatang.