September 11, 2026

ATLETIK

277361015_303903408479751_2659711786526162126_n

SALATIGA –  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga kembali menggelar event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Salatiga tahun 2022. Sempat vakum akibat pandemi Covid-19, olahraga khusus pelajar ini akhirnya resmi dibuka pada Senin (14/3/2022) di Stadion Kridanggo Salatiga.

Pada POPDA kali ini terdapat 16 cabor (cabang olah raga) dari tingkat SD, SMP dan SMA se-Kota Salatiga. Ke 16 cabor tersebut adalah catur, renang, sepak bola, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, atletik, bola basket, bulu tangkis, panahan, karate, taekwondo, pencak silat, senam artistik, tenis lapangan, dan sepak takraw.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih juara dalam cabang olahraga renang. Sebanyak 6 juara berhasil diraih oleh 3 siswa. Mereka adalah :

  1. Mahezwari Gendhis Nastiti. (Juara Juara I 1000m SD Putri dan Juara II 80m SD Putri)
  2. Maulana Kautzar Murdiyono. (Juara III Lombat Jauh SD Putra)

Lomba diselenggrakan di Stadion kridanggo Salatiga pada tanggal 25 Maret 2022.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd mengapresiasi siswanya yang berhasil menjadi juara POPDA tersebut. “Alhamdulillah prestasi tiada henti. Selamat kepada anak-anakku yang berhasil menjadi juara dalam POPDA cabang olahraga atletik. Terus lah semangat berlatih agar kalian bisa lebih sukses lagi kedepannya.”

WhatsApp Image 2019-07-19 at 09.40.34

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah Plus Salatiga harus merasa bangga mempunyai tenaga pendidik yang syarat prestasi. Harnum Fida Sanjaya salah satunya yang terpilih menjadi juri lomba atletik dalam ajang ASEAN School Games di Semarang.

Harnum sapaannya adalah seorang guru olahraga di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Guru lulusan pendidikan olahraga pasca sarjana Unes tersebut juga mempunyai prestasi yang tak kalah membanggakan. Prestasi terbaru ia mendapatkan medali Emas dan Perak dalam cabang basic atletik saat Porprov tahun 2018 kemarin.

Terpilihnya atlit atletik Kota Salatiga tersebut dimulai pada bulan Maret saat ia menjalani  pelatihan wasit selama 4 hari di Salatiga. Dari hasil pelatihan yang diadakan oleh Dispora Salatiga dan PB PASI tersebut diambil 10 besar untuk di jadikan juri dalam ASEAN School Games cabang olahraga atletik.

Istri Sertu Ismail tersebut akan bertugas menjadi juri ASEAN School Games 2019 selama 7 hari mulai tanggal 17-25 Juli mendatang.

Kepala sekolah Ainul Huri mengapresiasi apa yang telah dicapai gurunya tersebut. “Alhamdulillah SD Muhammadiyah Plus Salatiga bangga mempunyai tenaga pendidik yang mampu berkontribusi untuk Indonesia. Sementara ini tugas mengajar yang seharusnya diampu oleh Bu Harnum akan di backup oleh dua guru olahraga kita,” ungkapnya.