Salatiga – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan sekolah, seluruh guru dan karyawan SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengikuti kegiatan Penguatan AIK yang menghadirkan narasumber dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga, Hammam, Ph.D.

Pada kesempatan tersebut, Hammam, Ph.D. menyampaikan materi bertajuk “Analisis Surah Al-Fatihah sebagai Kaidah Bekerja di Muhammadiyah.” Materi ini mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa Al-Fatihah bukan sekadar surat yang dibaca dalam setiap rakaat salat, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalankan amanah sebagai pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Melalui kajian yang mendalam, peserta diajak merefleksikan makna setiap ayat Al-Fatihah sebagai landasan dalam bekerja. Nilai-nilai keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT, semangat memberikan pelayanan terbaik, komitmen menjaga integritas, hingga pentingnya memohon petunjuk agar senantiasa berada di jalan yang lurus menjadi pesan utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Hammam, Ph.D. menjelaskan bahwa bekerja di amal usaha Muhammadiyah bukan hanya menjalankan tugas administratif atau profesi semata, melainkan juga bagian dari ibadah dan dakwah yang memiliki nilai pengabdian kepada umat.

“Al-Fatihah mengajarkan kita tentang orientasi hidup yang benar. Ketika nilai-nilai tersebut dihadirkan dalam setiap aktivitas bekerja, maka setiap tugas yang kita lakukan akan bernilai ibadah dan menjadi bagian dari ikhtiar memajukan Muhammadiyah melalui dunia pendidikan,” jelasnya.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan AIK merupakan agenda rutin yang menjadi fondasi utama dalam membangun budaya kerja di sekolah.

“Kami ingin seluruh guru dan karyawan tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki ruh pengabdian kepada Muhammadiyah. Penguatan AIK menjadi bekal agar setiap langkah, keputusan, dan pelayanan yang diberikan kepada peserta didik dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an dan semangat dakwah Muhammadiyah,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias melalui sesi pemaparan materi, refleksi, dan diskusi. Para peserta diajak untuk mengaitkan kandungan Surah Al-Fatihah dengan tantangan nyata yang dihadapi dalam dunia pendidikan, sehingga nilai-nilai yang dipelajari dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Melalui kegiatan Penguatan AIK ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas, berintegritas, dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.

w

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *