August 27, 2026

Pembelajaran menyenangkan

WhatsApp Image 2026-01-13 at 10.58.44

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan kegiatan SDMPLUS Got Talent 2026 sebagai upaya memberikan ruang ekspresi bagi siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta meningkatkan kepercayaan diri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, dan diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang.

SDMPLUS Got Talent 2026 dirancang sebagai ajang pengembangan potensi nonakademik yang sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk berani tampil di depan umum, menyalurkan minat dan bakatnya, serta belajar menghargai keberagaman potensi yang dimiliki setiap individu.

Beragam cabang ditampilkan dalam kegiatan ini, di antaranya baca puisi, mewarnai kaligrafi, melengkapi gambar dan mewarnai, adzan, menyanyi, alat musik, khat, cipta puisi, news reading, geguritan, tari kreasi, serta kaligrafi. Ragam cabang tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam memfasilitasi pengembangan siswa di bidang seni, literasi, keagamaan, dan keterampilan berbahasa.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd menyampaikan bahwa SDMPLUS Got Talent bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembelajaran karakter. Melalui proses persiapan hingga penampilan, siswa dilatih untuk disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Setiap anak memiliki talenta istimewa. Sekolah hadir untuk menyediakan ruang, panggung, dan pendampingan agar potensi tersebut tumbuh secara positif dan bermakna,” ungkapnya.

Melalui SDMPLUS Got Talent 2026, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berharap dapat terus menumbuhkan iklim sekolah yang apresiatif terhadap bakat siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai tempat tumbuhnya generasi yang unggul, kreatif, dan berkarakter.

WhatsApp Image 2026-01-09 at 10.53.04 (2)

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga bekerja sama dengan IKWAM (Ikatan Wali Murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga) menyelenggarakan kegiatan perlombaan bertajuk Class of Cendekia. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi akademik yang diikuti oleh seluruh siswa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar, daya saing sehat, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Tahap penyisihan dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di lingkungan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias dan semangat sportivitas.

Dalam babak penyisihan ini, siswa mengerjakan 25 soal yang mencakup berbagai aspek pengetahuan, antara lain pengetahuan umum, kemuhammadiyahan, Al-Islam, serta spelling bee sebagai penguatan kemampuan literasi bahasa Inggris. Materi yang diujikan dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, pemahaman nilai keislaman, serta wawasan kebangsaan dan global siswa.

Ketua IKWAM Razmaeda Sarastry menyampaikan bahwa Class of Cendekia tidak hanya bertujuan mencari siswa terbaik secara akademik, tetapi juga membentuk karakter cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia sesuai dengan visi sekolah.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berkompetisi secara sehat, jujur, dan percaya diri, sekaligus menguatkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas sekolah,” ungkapnya.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga turut mengapresiasi sinergi antara sekolah dan IKWAM dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang kuat lahir dari kerja sama yang harmonis antara sekolah dan orang tua.

Kegiatan Class of Cendekia diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekolah sebagai wadah pengembangan potensi akademik siswa sekaligus sarana pembinaan karakter Cerdas Berakhlak Mulia, sejalan dengan komitmen SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

IMG-20251223-WA0015

Malang — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada 22–23 Desember 2025 bertempat di Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perumusan arah kebijakan sekolah ke depan.Mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Berubah, Satukan Misi Menuju Sekolah Berkemajuan”, Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan Raker tidak hanya berfokus pada evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga diisi dengan penguatan kapasitas pendidik melalui sesi inspiratif bersama Askan Setiabudi, CI, Cht. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pola pikir bertumbuh (growth mindset), kepemimpinan pendidik, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.Selama dua hari pelaksanaan, peserta Raker mengikuti agenda evaluasi program kerja tahun sebelumnya, pemaparan capaian sekolah, diskusi pengembangan program akademik dan nonakademik, serta penyusunan rencana strategis dan program unggulan tahun 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis, partisipatif, dan sarat dengan semangat kebersamaan.Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan visi bersama.“Sekolah berkemajuan hanya bisa terwujud jika kita mau bergerak bersama, berani berubah, dan menyatukan misi. Melalui Raker ini, saya berharap seluruh pendidik semakin solid, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Raker diharapkan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sehingga seluruh peserta dapat berpikir lebih terbuka, kreatif, dan visioner dalam merancang program sekolah.Melalui Raker 2025 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter Cerdas Berakhlak Mulia, serta melangkah bersama menuju sekolah yang inovatif, adaptif, dan berkemajuan.

IMG-20251220-WA0060

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam ajang Lomba Robotik dan Mewarnai yang diselenggarakan dalam rangka Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, logika, serta pembentukan karakter generasi muda Muhammadiyah.

Dalam ajang tersebut, perwakilan SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil menorehkan hasil gemilang. Juara 1 diraih oleh Gokhan Zhafrano Gandi, Juara 2 oleh El Zhafran Nararya Tsaqib, Juara 3 oleh Achmad Hedrajat, serta Juara Harapan 1 oleh Rayan Anaqi Awahita. Prestasi ini menunjukkan kualitas pembinaan siswa yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengembangan potensi sejak dini.

Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses latihan yang konsisten, pendampingan intensif oleh guru, serta pembiasaan berpikir kreatif dan solutif di lingkungan sekolah. Melalui lomba robotik, siswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan inovatif. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana menumbuhkan daya imajinasi, ketelitian, dan ekspresi seni anak.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara siswa, guru, dan orang tua.

“Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari proses panjang pembinaan karakter dan kompetensi anak-anak. Kami tidak hanya mengejar hasil lomba, tetapi membangun mental juara, kemandirian, dan semangat belajar. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba dan berprestasi,” ujarnya.

Ajang Silatnas ke-107 Hizbul Wathan Muhammadiyah 2025 tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan ukhuwah. Prestasi yang diraih siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diharapkan mampu menginspirasi generasi lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.


juaragfsd

Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Dalam ajang Selowtigo Walk – Festival Dolanan Anak yang menjadi bagian dari rangkaian Dolan SoLoTiGo Tahun 2025, tim SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih Juara 3 kategori Festival Dolanan Anak.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga ini berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai kerja sama, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga diwakili oleh sepuluh siswa terbaik, yaitu:
Hadrian Radithya Tsaqif, Muhammad Sakhiy Ali, Luthfy Daffa Syahputra, Danishwara Priandaru, Daanish Na’wa, Wildan Rizqi Ramadhani, Azka Naufal Rafisky, Alvino Louis Humberto, Muhammad Nizar Adhyasta Hendrawan, dan Arfan Yusuf Al Fatih.

Dalam perlombaan ini, para siswa mengikuti rangkaian dolanan anak secara estafet, mulai dari bakiak kelompok, egrang estafet, balap karung, hingga surung ban. Seluruh permainan menuntut kekompakan tim, ketangkasan, strategi, serta komunikasi yang baik antaranggota.

Dengan mengenakan seragam olahraga berwarna senada, tim SD Muhammadiyah Plus Salatiga tampil penuh semangat dan percaya diri. Meskipun menghadapi persaingan ketat dari berbagai sekolah, para siswa mampu menunjukkan kerja sama yang solid hingga akhirnya mengantarkan sekolah meraih posisi Juara 3.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam Festival Dolanan Anak bukan semata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.

“Melalui dolanan tradisional, anak-anak belajar kerja sama, kejujuran, sportivitas, dan menghargai budaya sendiri. Prestasi ini adalah bonus dari proses belajar yang bermakna,” ujarnya.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara akademik, karakter, budaya, dan kebugaran fisik. Sekolah berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi sekaligus mencintai kearifan lokal.