October 12, 2026

popda

275710228_971124566923368_2618127097858661555_n

SALATIGA –  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga kembali menggelar event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Salatiga tahun 2022. Sempat vakum akibat pandemi Covid-19, olahraga khusus pelajar ini akhirnya resmi dibuka pada Senin (14/3/2022) di Stadion Kridanggo Salatiga.

Pada POPDA kali ini terdapat 16 cabor (cabang olah raga) dari tingkat SD, SMP dan SMA se-Kota Salatiga. Ke 16 cabor tersebut adalah catur, renang, sepak bola, tenis meja, bola voli, bola voli pasir, atletik, bola basket, bulu tangkis, panahan, karate, taekwondo, pencak silat, senam artistik, tenis lapangan, dan sepak takraw.

SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil meraih juara dalam cabang olahraga renang. Sebanyak 6 juara berhasil diraih oleh 3 siswa. Mereka adalah :

  1. Nahiza Fayyaza V. (Juara I 50 meter Gaya Kupu SD Putri, 50 meter Gaya Punggung SD putri, 50 meter Gaya Dada SD Putri, 50 meter Gaya Bebas SD Putri, 100 meter Gaya Dada SD Putri, 100 meter Gaya Bebas SD Putri)
  2. Alysia Velova Zabrina A. (Juara II 50 meter Gaya Punggung SD Putri, Juara III 50 meter Gaya Bebas SD Putri, Juara III 100 meter Gaya Bebas SD Putri)
  3. M. Risqi Allifian (Juara III 100 meter Gaya Dada SD Putra)

Lomba diselenggrakan di Kolam Renang Kalitaman pada tanggal 10 Maret 2022.

Kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd mengapresiasi siswanya yang berhasil menjadi juara POPDA tersebut. “Alhamdulillah prestasi tiada henti. Selamat kepada anak-anakku yang berhasil menjadi juara dalam POPDA cabang olahraga renang. Terus lah semangat berlatih agar kalian bisa lebih sukses lagi kedepannya.”

12 Atlit SD Muhammadiyah Plus Sumbangkan 16 Medali POPDA

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-12 Atlit SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mencatatkan namanya dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Pada POPDA tahun 2019 ini SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mengirimkan 55 atlitnya untuk bertanding dalam 13 cabang yang digelar. Dari 13 cabang yang dipertandingkan SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu membawa pulang 16 medali dari 7 cabang olahraga.

Pada cabang tenis lapangan Tzabita Az Zhafira Irfani mampu menduduki peringkat pertama putri setelah mengalahkan lawan-lawannya. Sedangkan pada cabang catur Aisyah Aurora siswi kelas I, berhasil mempersembahakan juara III. Ghazi Rajendra atlit terbaik SD Muhammadiyah dalam cabang Popsae Taekwondo berhasil menjadi yang terbaik.

Pada cabang tolak peluru dua atlit SD Muhammadiyah Plus Salatiga Dafa Ari Prasetyo dan Salsabila Mulya Revi masing masing berhasil mempersembahkan Juara II dan Juara III.

Dalam cabang pencak silat, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil membawa pulang 5 piala. Akmal Febriliananda Arifianto berhasil meraih juara III Pencak Silat Seni Putra. Asna Aldis dan Maulana Fakhri Ainun Na’im yang berjuang dalam Pencak Silat kelas F putra dan putri berhasil meraih Juara II dan Juara I. Sedangkan Bintang Raya Pradipta dan Alya Hefi Berliandetta yang bertanding dalam Pencak Silat kelas G putra dan putri berhasil mempersembahkan Juara I dan Juara III.

Dari cabang panahan yang telah menjadi ekstra kurikuler SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga berhasil menyumbangkan piala terbanyak dengan 6 piala. Piala tersebut dipersembahkan oleh dua atlit panahan putra dan putri.

Wifan Nafwa yang telah merasakan atmosfer pertandingan tingkat Jawa Tengah berhasil  meraih 3 mendali yaitu Juara II Panahan 30 meter, Juara III Panahan 25 meter, dan Juara III Panahan 20 meter.

Alea Kiana Pitasari yang merupakan atlit baru tidak mau kalah dengan seniornya, ia berhasil mempersembahkan 3 medali untuk SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Alea sapaan akrabnya, berhasil meraih Juara II dari cabang panahan jarak 30 meter, 25 meter, dan 20 meter.

Kepala sekolah Ainul Huri menyambut gembira atas prestasi-prestasi yang diraih oleh siswa-siswinya. Pencetus program madrosati jannati tersebut menyampaikan, “alhamdulillah SD Muhammadiyah Plus Salatiga dapat terus berprestasi, kali ini dalam bidang olahraga. Tentunya prestasi ini datang bukan secara tiba-tiba namun melalui pembinaan secara intensif yang kami tampun dalam kegiatan ekstrakurikuler kami,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2019-01-25 at 14.56.36

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Gema Sang Surya (GeSS) Marching Band SD Muhammadiyah Plus Salatiga tampil dalam pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Pagi ini GeSS mendapat tugas dari Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Salatiga untuk mengisi pembukaan POPDA. Juara 1 empat tahun berturut-turut pada Lomba Drum Band Pelajar Kota Salatiga, Juara 1 parade street pada kejuaraan drum band tingkat Internasional pada Hamengku Buwono Cup tahun 2018, menjadi pertimbangan utama Dinas Pemuda Kota Salatiga mempercayakan Gess untuk memeriahkan pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni Pelajar tingkat Kota Salatiga yang digelar Jumat, 25 Januari 2019 di GOR Kridanggo.

Sesaat setelah Walikota Salatiga memasuki GOR dan duduk di kursi kehormatan, master of ceremonies mempersilahkan GeSS memulai perform. Kompak langkah dan gerakan yang padu dengan lagu “Kuda Lumping” membuat seluruh tatapan mata tertuju pada pasukan GeSS. Sesekali riuh tepuk tangan pengunjung saat mayoret dan pasukan memainkan aksi akrobatik dalam formasi barisan.

GeSS tak hanya mengundang decak kagum tamu undangan dan penonton. Para peserta Popda pun turut hanyut dalam semangat. Lagu aliran rock “semut hitam” yang dipopulerkan oleh God Bless sebagai lagu utama seolah menjadi pemicu adrenalis para atlit untuk segera bertanding di gelanggang.

Pembukaan Popda Salatiga kali ini menjadi sangat meriah. Panitia nampak puas dengan karena acara berjalan dengan lancar penuh semangat. “Kita berharap semoga pelaksanaan POPDA Salatiga tahun 2019 dapat berjalan dengan lancar mengasilkan para juara yang akan mampu mengharumkan Salatiga pada event yang sama di tingkat Jawa Tengah” ungkap Yulianto, Walikota Salatiga saat memberi sambutan dan membuka acara. (Marijo)

WhatsApp Image 2019-01-26 at 11.33.47

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kirimkan 55 atlet dalalm Pekan Olahraga Daerah (POPDA) yang diselelnggarakan oleh pemerintah Kota Salatiga.

POPDA yang diselenggarakan rutin setiap tahunnya,  mempertandingkan 13 cabang olahraga ditingka sekolah dasar.  Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 21 hingga 31 Januari 2019 mendatang, diharapkan tumbuh bibit bibit atlet yang akan dibina dan disiapkan dalam event ditingkat lebih tinggi seperti PORPROV, POPNAS, Kejurnas, hingga PON.

Melalui tahapan seleksi dan latihan yang dilakukan oleh pelatih extra dan guru-guru pembina extra olahraga khususnya, SD Muhammadyah Plus dibawah pimpinan Ainul Huri telah mengirimkan 55 atlet untuk 10 cabang olahraga yang diikuti.

“Dalam event tersebut saya berharap banyak siswa siswi kita mampu lolos hingga POPDA provinsi untuk mewakili kota Salatiga yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan April 2019 mendatang,” ujar bapak kepala sekolah SD Muhammadyah plus Salatiga.

Dari pihak sekolah pun seperti guru-guru dan karyawan saling memberikan sinergi untuk kelancaran pertandingan seperti memberikan dispensasi untuk latihan, transport latihan hingga penyegar latihan, dimana melalui koordinasi yang sangat baik yang dilkaukan oleh bagian kesiswaan banyak suport yang berdatangan dari orang tua dan wali siswa dalam terselengaranya kegiatan tersebut. (Harnum Fida Sanjaya)

poda

Salatiga, bulan Februari lalu SD Muhammadiyah Plus mengirimkan beberapa atletnya untuk mengikuti gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kota Salatiga. POPDA merupakan bagian dari sistem pembinaan Olahraga Prestasi yang penyelenggaraannya dilakukan setahun dan merupakan wadah bagi siswa yang berpotensi dan untuk memacu semangat minat serta kemampuan atlet di tingkat yang lebih tinggi.

Dari cabang Bulutangkis, Aura Sang Kurnia siswa kelas lima memperoleh juara I putri. Pertandingan bulutangkis yang dijalani Aura sangat berat, dia mendapat lawan yang cukup tangguh. Pertandingan berlangsung hingga dua hari dan memutuskan Aura sebagai juara I. Sedangkan rekannya Arleondirro Astungkara kelas tiga dan Azka Alvin kelas lima belum beruntung untuk membawa gelar juara di dada mereka.

Ilham Ramadhan dan Abimanyu Dwi Saputra masing-masing memperoleh juara I Taekwondo Under 40 dan juara II under 31. Cabang Taekwondo bertempat di GOR Hati Beriman Salatiga. Cabang Taekwondo adalah salah satu cabang yang sangat lama dalam penyelenggaraannya, dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB.

SD Muhammadiyah Plus juga mengirimkan beberapa siswa untuk berpartisipasi pada Cabang Renang Februari lalu. Cakrayuda Faudra Aqshal mendapat juara II 50 meter gaya bebas putra. Sementara yang lain seperti Adi Raja, Arsa Yuwana, Nihela Syafin, Vania Salfia, Maulana Faiz, dan Kenar Kenji belum mampu untuk mengalahkan pesaing-pesaingnya yang notabene sudah berpredikat atlet renang Salatiga.

Cabang tenis lapangan SD Muhammadiyah mendapat juara III yang diperjuangkan oleh Farhan Firmansyah kelas lima. Menariknya, pada perebutan juara III ini Farhan bersaing dengan temannya sendiri dari SD Muhammadiyah, Rizal Satrio. Pertandingan yang diadakan di SMP N 2 Salatiga ini masih kurang peminatnya dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti cabang ini.

Pada cabang sepakbola SD Muhammadiyah mengirimkan beberapa siswanya untuk bergabung dengan Tim Sidomukti. Siswa yang memperkuat Tim Sidomukti  antara lain: Muhammad Naufal Dzaki, Fauzan Dicky, Reinhard Aldryan, dan Qoulan Akbar. Tidak sia-sia perjuangan Tim Sidomukti membawa pulang juara III. Pada cabang sepak takraw SD Muhammadiyah diwakili oleh M. Luthfi kelas lima. Namun sayang, pada cabang ini Tim Sepak Takraw Sidomukti belum beruntung.