August 30, 2026

SDM PLUS

WhatsApp Image 2021-04-25 at 17.23.56

SALATIGA – Sebanyak 4 siswa dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil menjadi juara dalam ajang lomba Festival Pelajar Kedawung (FESPAKU) Tingkat Nasional. 

Lomba ini diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 11 Kedawung, Sragen pada tanggal 21 April 2021. Lomba yang diselenggarakan secara virtual ini berhasil mengantarkan keempat siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga menjadi Juara.

“Meskipun bulan Ramadhan, semangat siswa-siswi untuk berprestasi tidak pernah surut. Selamat anak-anak hebat. Tingkatkan terus prestasi mu!” ucap Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd

Keempat siswa tersebut adalah Nasywa Aulia Fatkhul Jannah, Zara Nailah Azzahra, Sabriya Amira Anindhi, dan Qotrunnada Dhiya Nabilla. Mereka adalah siswi kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

2 siswa berhasil menjadi juara 1 dalam cabang lomba tartil dan Dai Kecil. Mereka adalah Nasywa berhasil menjadi Juara I cabang lomba tartil, dan Zara juara I cabang lomba Dai Kecil. Sementara Sabriya berhasil menjadi juara II cabang lomba Tartil dan Qotrunnada berhasil menjadi juara III dalam cabang lomba Membaca Puisi.

 

WhatsApp Image 2021-04-22 at 11.29.09

SALATIGA – Dua siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil mendapatkan juara dalam ajang Lomba Pekan Seni Virtual SD Tingkat Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh SMP N 7 Salatiga.

Kegiatan lomba ini diselenggarakan secara online pada tanggal 18 April 2021. Ada beberapa cabang lomba yang dilombakan. SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengikutkan dua siswa dalam cabang lomba Membaca Puisi dan Menggambar.

Siswi bernama Qotrunnada Dhiya Nabila berhasil menjadi juara II dalam cabang lomba membaca puisi dan Amelia Intan Kharina berhasil menjadi juara III dalam cabang lomba menggambar.

“Alhamdulillah prestasi tiada henti. Terus semangat anak-anakku semua. Ramadhan bukan halangan untuk bermalas-malasan dan tetap berkarya” ucap kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd

 

WhatsApp Image 2021-04-12 at 23.02.48

Telah banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Kejuaraan di berbagai bidang berhasil diraih baik oleh peserta didik, siswa, kepala sekolah, maupun lomba yang bersifat lembaga. Ratusan piala berhasil diboyong hingga memenuhi lemari sekolah dalam setiap tahunya.

Dari ratusan kejuaraan tersebut ada satu kejuaraan yang telah lama diidamkan sekolah yaitu bidang inovasi pembelajaran atau biasa disebut Inobel. Lomba bergensi yang dijadikan trademark salah satu indikasi sekolah yang melakukan inovasi dalam pembelajaran.

Kamis, 9 April 2021 menjadi hari yang membanggakan bagi keluarga besar SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Sri Walji Hasthanti, M.Pd., guru senior generasi X ini berhasil mewujudkan harapan sekolah setelah dinyatakan sebagai Juara II pada Lomba National Innovative Teacher Competition 2021. Inovasi yang diikuti yaitu bidang Media Pembelajaran dengan judul “Peraga Inovatif PCB Cair untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sifat-sifat Benda Cair Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Lomba ini diselenggarakan Indonesia Science Society (ISS) bekerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) Kemendikbud.

Peserta berasal dari seluruh Indonesia tanpa dibedakan jenjang pendidikan mulai SD-SMA/SMK. Seluruh peserta yang terdiri kurang lebih 200 orang disaring menjadi 84 yang dinyatakan masuk semifinal. Kemudian disaring kembali hingga tersisa 30 finalis untuk dua kategori yaitu Media Pembelajaran dan Penelitian Pendidikan. Ketiga puluh finalis mempresentasikan karya masing-masing pada National Science Teacher Conference yang dilaksanakan pada 6-8 April yang digelar melalui Zoom Meeting yang dibuka oleh Bapak Enang Ahmadi, S.Pd., M.Si. selaku Kepala PPPPTK IPA Kemendikbud.

Hasil final menyatakan peserta dari SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga atas nama Sri Walji Hasthanti, M.Pd. dinyatakan sebagai Juara II. Ini perupakan hasil yang membanggakan karena sebagai guru kelas mampu bersaing bahkan menyisihkan ratusan peserta lain yang memiliki latar belakang guru Mapel IPA. Bu Thanti sapaan sehari-hari di sekolah menduduki Juara II diapit oleh dua guru SMA di posisi Juara I dan Juara III. Juara I, II, dan III akan dimasukkan pada row model dan peraganya akan dikembangkan oleh PPPPTK IPA Kemendikbud.

Tahapan perlombaan yang panjang dan melelahkan dilalui dengan senang oleh Bu Guru yang sudah dipanggil Eyang Putri kala di rumah. Keinginanya kuat demi mencetak sejarah menjadi orang pertama yang mengangkat tropi juara Inobel menjadi motivasinya.

Cita-cita memecahkan rekor tentu tidak hanya untuk prestice pribadi, diusia yang sudah terbilang tidak muda lagi. Ia menginginkan kejuaraan ini akan menjadi “pembuka jalan” pada lomba-lomba yang serupa di lain waktu. Sehingga akan diikuti oleh generasi “guru muda” berikutnya berbekal pengalaman yang telah didapati. Terjal dan rumitnya jalan pencapaian menjadi guru berharga supaya pendaki berikutnya mempersiapkan diri. Kolaborasi, koordinasi, dan konsultasi dengan siapa saja adalah kunci pendukung keberhasilan selain kemampuan dan kemauan diri. “Selamat datang Trofi Inobel di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga”.😊

WhatsApp Image 2021-04-12 at 23.01.52

SALATIGA – Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, SD Muhammadiyah Plus Salatiga meluncurkan program terbarunya yaitu Ngebass.

Ngobrol Edukatif Bersama SD Muhammadiyah Plus Salatiga ( Ngebass ) ini diresmikan oleh Wakil Walikota Salatiga , Dr. H Muh Haris, M.Si pada Senin, 12 April 2021.

Program Ngebass merupakan salah satu program yang dirancang khusus oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai salah satu program acara untuk mengisi kegiatan pada bulan Ramadhan. Selain itu program ini juga sebagai pengembangan dari program pendidikan kreatif di masa pembelajaran jarak jauh. 

“Kami membuat sebuah program acara yang dapat dinikmati anak-anak. Ini adalah ramadhan kedua dimasa pandemi. Kami tidak ingin ramadhan berlalu begitu saja. Oleh karena itu kami membuat sebuah program sebagai salah satu media pembelajaran yang inovatif, aktraktif, dan interaktif” ucap Ainul Huri, M.Pd kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

“Program yang kami buat di Ramadhan kali ini adalah Ngebass dan Cahaya Ramadhan. Program ini nantinya sebagai salah satu media pembelajaran yang inovatif, aktraktif, dan interaktif, yang melibatkan guru, orangtua, siswa dan tamu undangan, guna menambah pengetahuan. ” tambahnya.

Cahaya Ramadhan adalah sebuah program yang berisi tayangan Parents Corner, Hikmah Ayat dan doa berbuka puasa. Program ini akan tayang di channel youtube SD Muhammadiyah Plus Salatiga pada hari Minggu-Jumat setiap menjelang buka puasa selama bulan Ramadhan.

Sementara itu Ngebass, akan hadir secara live streaming melalui youtube setiap hari Sabtu selama bulan Ramadhan. Nantinya program ini akan menghadirkan tamu undangan atau narasumber yang istimewa disetiap episode nya. Mulai dari alumni berprestasi, tenaga medis dan kesehatan, walikota Salatiga dan beberapa petinggi penting lainnya yang ada di kota salatiga. Menariknya lagi , akan ada narasumber dari luar negeri yang akan ditayangkan secara daring. 

Dr. H Muh Haris, M.Si yang meresmikan program ini mengaku terkesan dan bangga.  ”Saya bangga karena SD Muhammadiyah Plus mampu mengembangkan program-program pendidikan inovatif dan interaktif, terutama saat masa Pandemi Covid-19 ini. Apa yang sudah dilakukan selama ini bisa menjadi contoh sekolah lain. Kami juga bangga karena SD Muhammadiyah Plus Salatiga telah menjadi tempat studi banding berbagai sekolah di Jawa Tengah. Mereka belajar dari sekolah ini bagaimana cara membuat kegiatan pembelajaran yang inovasi dan interaktif.”

Ia juga berpesan kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga agar bersemangat untuk melaksanakan puasa. “sambut Ramadan dengan gembira. Banyak berdoa, menahan amarah, meningkatkan aktivitas ibadah, dan lainnya. Tentu yang utama adalah melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan benar.” pesannya.

Acara persemian program Ngebass yang dilakukan secara daring melalui streaming youtube SD Muhamamdiyah Plus Salatiga ini di ikuti dan ditonton lebih dari 1.500 orang. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab seputaran ramadhan oleh penonton dan narasumber. 

 

 

WhatsApp Image 2021-03-31 at 09.46.27

SALATIGA – Sapta Adi Prihadianto walimurid dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyumbangkan buku layak pakai ke perpustakaan SD Muhammadiyah Plus Salatiga pada hari Rabu, 31 Maret 2021.

Beliau adalah ayahanda dari Elmecca Adisti, Elmedina Adisti dan Elfalistine Adisti. Ketiganya adalah murid dari SD Muhammadiyah yang kini menduduki kelas 4 dan 6. Untuk Elmecca juga alumni dari SD Muhammadiyah dan sekarang melanjutkan sekolah di SMP Muhammadiyah Plus Salatiga.

Perlu diketahui bahwa Elmecca adalah siswa yang berprestasi. Ia pernah menjuarai Juara 1 Lomba Matematika tingkat Nasional. Selain Elmecca, adik-adiknya pun juga termasuk siswa yang menonjol di sekolah.

Puluhan buku yang disumbangkan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri M.Pd. Ia sangat bersyukur dan berterimakasih karena walimurid sangat peduli dengan perpustakaan SD Muhammadiyah Plus Salatiga.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Bapak Sapta, karena sangat peduli dengan perpustakaan kami. Alhamdulillah, semoga buku-buku yang disumbangkan ini menjadi ladang amal dan berkah untuk bapak Sapta dan ana-anak. Semoga ini mampu memotivasi walimurid yang lain untuk peduli akan literasi.” ucapnya.

“Anak-anak saya sangat mencintai membaca. Kami menanamkan budaya literasi sejak dini. Kebetulan ada banyak buku yang sudah pernah bahkan sering dibaca anak-anak dirumah. Jadi saya berinisiatif untuk menyumbangkan buku-buku ini ke perputakaan SD Muhamamdiyah dengan harapan dapat bermanfaat untuk anak-anak lain yang membaca” kata Sapta Adi Prihantoro.