October 12, 2026

Dai Kecil

FAY04777

Salatiga, 8 Maret 2025 — SD Muhammadiyah Plus menggelar acara Takjil Gembira di Jl. Selasar-Kartini. Acara ini menjadi salah satu kegiatan istimewa untuk menyambut bulan Ramadan dengan semangat kebersamaan dan keceriaan.

Rangkaian hiburan dalam acara tersebut sangat meriah, dimulai dengan penampilan band siswa yang membawakan lagu-lagu ceria, diikuti oleh penampilan band guru yang juga tak kalah memukau. Tak hanya itu, acara semakin semarak dengan tarian yang dibawakan oleh para siswa, serta penampilan hadrah yang memikat hati. Tak ketinggalan, Dacil (daci cilik ) turut meramaikan suasana dengan aksi-aksi lucu yang menghibur pengunjung.

Takjil gembira ini diadakan dengan tujuan untuk mempererat hubungan antara warga sekolah, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil dan menunjukkan bakat mereka. Di samping itu, acara juga diwarnai dengan pembagian takjil kepada para warga sekitar, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan suci ini.

Suharwono selaku Kepala SD Muhammadiyah Plus dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya acara ini dan berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembentukan karakter positif bagi siswa.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, yang turut merasakan keceriaan dan kehangatan yang tercipta sepanjang rangkaian acara. Turut hadir IKWAM, Ikatan wali murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga ikut membatu membagikan takjil kepada warga sekitar.

308136262_415543187380512_6607217405583330569_n

SALATIGA – SD Muhammadiyah Plus Salatiga ikut mensukseskan kegiatan lomba Salatiga Open Taekwondo Championship 2022. Dalam perhelatan akbar yang di laksanakan di Auditorium Student Center UIN Salatiga ini, SD Muhammadiyah berhasil membawa pulang 8 juara.

Acara yang dilaksaakan pada tanggal 10 – 11 September 2022 secara resmi dibuka oleh Pj. Wali Kota Salatiga. Dihadiri juga oleh Ketua DPRD, Forkopimda, Dispora, KONI Kota Salatiga dan Pemprov Jateng. Serta diikuti oleh 57 dojang atau tempat latihan dengan peserta berjumlah 1300 orang.

Sementara itu 8 siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga berhasil membawa pulang 4 medali emas dan 4 medali perak. Kedelapan siswa tersebut adalah :
1. Abimanyu ( gold )
2. Alvaro ( gold )
3. Rifat ( gold )
4. Arka ( gold )
5. Rayyan ( silver )
6. Rania ( silver )
7. Ghisella ( silver )
8. Bagus ( silver )

“Selamat kepada anak-anakkuyang telah berhasil menjadi juara dalam ajang taekwondo ini. Jadilah atlet yang sportif. Kemenangan bukan segalanya tapi proses menuju kejuaraan itulah yang utama atau kuncinya. Teruslah berlatih dan terus semangat menjadi yang terbaik” pesan kepala sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd

WhatsApp Image 2022-06-11 at 09.38.51

SALATIGA – SD Muhammadiyah Plus Salatiga  melaksanakan kegiatan Akhirussanah di Hotel Laras Asri , Sabtu, 11 Juni 2022. Kegiatan ini berisi rangkaian acara mulai dari Akhirussanah, Wisuda Tahfidz dan Launching Buku. Akhirussanah kali ini menggelar tema “AL-Quran Kokohkan Generasi Lintas Zaman“.

Kegiatan dihadiri oleh Pejabat Walikota Salatiga, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Ketua PDM Kota Salatiga, Direktur Perguruan Pendidikan  Muhammadiyah Salatiga, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK Perguran Muhammadiyah Salatiga, Guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga, serta para wali murid kelas VI.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Ainul Huri, M.Pd mengatakan dalam sambutannya, kegiatan Akhirussanah merupakan acara akhir tahun yang biasa dilakukan setiap tahun dalam rangka pelepasan peserta didik dan mengembalikannya kepada orang tua.

Ainul Huri mengingatkan, pendidikan adalah tanggung jawab orang tua, sekolah dan lembaga hanya penunjang pendidikan tersebut atau pendukung untuk tercapainya pendidikan yang diharapkan.

“Kami berterimakasih kepada ayah, bunda yang telah percaya kepada kami untuk turut andil mendidik anak ayah, bunda,” tuturnya.

Ia mengatakan SD Muhammadiyah Plus Salatiga berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan prima dan kualitas gpara guru yang akan bermuara pada pendidikan anak-anak.

“Hari ini kami kembalikan lagi ananda ke pangkuan bapak ibu semua, terimakasih atas dukungan yang diberikan selama kegiatan di sekolah dan jika pelayanan kami ada ketidak puasaan dan ada kekurangan, mohon dimaafkan,” ungkapnya.

Selanjutnya perwakilan orang tua siswa, Marjuki mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah mendidik anaknya. Kemudian ia berharap semoga anak-anak ini kelak menjadi aset untuk menuju surganya Allah.

Seperti diketahui, selain menamatkan 163 peserta didik angkatan ke XIV , acara kali ini juga mewisuda 29 peserta didik Tahfidz juz 29 dan 30. Peserta wisuda tahfidz termuda diikuti oleh kelas 2. Tidak hanya itu saja, pada kesempatan kali ini juga SD Muhammadiyah Plus Salatiga me launching buku sebanyak 18 buku pada tahun 2022 ini.

Kegiatan diwarnai dengan penampilan siswa, mulai dari penampilan pembacaan ayat suci Al Qur’an, tari tradisional, penampilan SONEKAT group, menyanyi , dan bakat lainnya. Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB

WhatsApp Image 2019-08-05 at 08.17.09

sdmpsalatiga.sch.id SEMARANG-SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kembali mencatatkan prestasi di SMA Hidayatullah Semarang dalam rangka Hari Raya Idul Adha dan HUT KE-74 RI.

Pundi-pundi juara SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali bertambah setelah Sabriya Amira Andini, Zara Naila Azhar, dan Muhammad Khifni Nizam Ahsan berhasil mempersembahkan Juara II Tahfidz, Juara II Dacil, dan Juara I Adzan. Mereka bertiga dikirim bersama Nayswa Aulia Fathul Jannah, Muhammad Nabil Ar Rozi, Hafizha Agny Nur Shafiyya dan Rameyza Zaidan Zidna Fann dalam Lomba Gema Takbir Idul Adha dan Menyambut Hari Kemerdekaan RI Tahun 2019 yang diadakan oleh SMA Hidayatullah Semarang kemarin. Mereka adalah para siswa-siswi yang mengikuti ekstrakurikuler adzan, dacil, dan tahfidz yang disediakan oleh sekolah untuk mengembangkan potensi peserta didik. Tak kurang dari 35 ekstrakurikuler disediakan oleh SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam menjaring potensi dan bakat peserta didiknya.

Dari 35 peserta yang mengikuti lomba tahfidz, Sabriya berhak menjadi Juara II setelah berhasil menyelesaikan soal dari juri. Nizam siswa kelas VI menyabet Juara I Adzan setelah mengungguli 24 peserta lainnya. Sedangkan Zara mendapatkan Juara II Dacil bersaing dengan 12 peserta lainnya dari berbagai sekolah di Jawa Tengah.

Wiwik Widyastuti selaku waka kesiswaan menyampaikan, ”Alhamdulillah SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mengembangkan bakat minat peserta didiknya. Dari 3 ekstrakurikuler (dacil, tahfidz, dan adzan) kali ini SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mencatatkan nama di SMA Hidayatullah Semarang,” ungkapnya.

IMG-20180305-WA0003.jpg

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Senin, 5 Maret 2018, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kedatangan saudara dekat dari SD Muhammadiyah Program Khusus Boyolali untuk menimba ilmu secara langsung dari Sang Maestro Dai Cilik Wildan.

Datang bersama 4 orang siswanya, Ustadz Fuad didampingi tim dacilnya langsung berlabuh di SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga pukul 08.00 WIB. Diterima secara langsung oleh Kepala Sekolah Sutomo di Kantin Sehat C-bermu. Kedatangannya tak lain dan tak bukan untuk menimba ilmu dari sng Maestro dacil Wildan Mauzakawali Saptian.

SD Muhammadiyah Program Khusus memang sedang mempersiapkan tim dacilnya untuk perlombaan yang sudah ada di depan mata. Tak heran jika mereka membawanya ke SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang telah menelurkan banyak da’i Cilik selain Wildan.

Coaching dacil dilaksanakan di ruang kepala sekolah secara langsung oleh Wildan. Wildan menyampaikan kiat kiat bagaimana menjadi dai cilik yang dapat menjadi kebanggan sekolah.

“Untuk menjadi seperti saya, teman-teman harus banyak referensi ceramah. Biasanya saya melihat di situs online lalu saya praktekkan di depan kaca. Yang paling penting adalah harus selalu berlatih,” ungkap siswa kelas VI tersebut.

Sutomo selaku kepala sekolah mengungkapkan, “SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga siap berbagi dengan sekolah Muhammadiyah lainnya. Kami selalu menerima saudara-saudara kami dengan tangan terbuka demi kemajuan sekolah Muhammadiyah,” ungkap Sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.