August 30, 2026

Prestasi

Aksi Rhoma Irama SD Muhammadiyah Plus dalam Pawai Ta'aruf Tahun Baru 1441 H

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-SD Muhammadiyah Plus Salatiga meraih juara 2 dalam kegiatan pawai ta’aruf yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menyemarakkan Pawai Ta’aruf dalam memperingati tahun baru hijriyah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PHBI Kota Salatiga tersebut diikuti oleh hampir seluruh TK/ RA, SD/MI hingga TPA di Kota Salatiga. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menyemarakkan tahun baru hijriyah yang ke 1441 dan mensyiarkan Islam di Kota Salatiga.

Dengan rute sepanjang 2,3 km SD Muhamamdiyah Plus Salatiga mengawali pasukkannya dengan polisi cilik (pocil). Pasukan pocil terdiri dari 22 personil, mereka telah 2 kali mewakili Polres Salatiga di tingkat Jawa Tengah.

Ingatkan Masa Lalu

SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam kegiatan pawai ta’aruf kali ini bukan sekedar tampil dihadapan masyarakat Kota Salatiga, mereka tampil membawa misi mengenalkan kejayaan Islam di masa lalu yang telah dilupakan oleh para generasi milenial. Rhoma Irama yang menjadi simbol dakwah kontemporer melalui seni ditampilkan guna mengedukasi masyarakat kota salatiga bahwa berdakwah tidak hanya melalui masjid dan pengajian. Dalam pawai tersebut diputarkan lagu-lagu Rhoma Irama yang melegenda dengan diiringi gerakan-gerakan tujuh puluh personil Rhoma Irama SD Muhammadiyah Plus.

Tidak hanya itu pasukan Nasida Ria dan kesenian rodad mengiringi Rhoma Irama dibelakangnya. Grup Nasida Ria merupakan grup legendaris emansipasi wanita, lagu-lagunya penuh dengan makna kehidupan, sedangkan kesenian rodad adalah kesenian tradisional islami yang menghibur masyarakat dengan alunan lagu yang mengandung pesan-pesan religious dan gerakan para penarinya.

Kepala sekolah Ainul Huri menyampaikan, “SD Muhammadiyah Plus Salatiga ingin memperkenalkan kepada masyarakat Kota Salatiga sisi lain dari Agama Islam, ada seni yang menghibur dan terselip pesan-pesan keagamaan, dan berdakwah tidak melulu di dalam masjid. Seperti para guru dan karyawan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga ini, mereka berdakwah melalui pendidikan,” ungkap ketua Forum Guru Muhammadiyah Kota Salatiga tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi dari dewan juri  Pawai Ta’aruf dengan menjadikan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga juara II. “Alhamdulillah terima kasih panitia PHBI Kota Salatiga, semoga masyarakat Kota Salatiga terhibur dengan penampilan SD Muhammadiyah Kota Salatiga”.

WhatsApp Image 2019-08-05 at 08.17.09

sdmpsalatiga.sch.id SEMARANG-SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga kembali mencatatkan prestasi di SMA Hidayatullah Semarang dalam rangka Hari Raya Idul Adha dan HUT KE-74 RI.

Pundi-pundi juara SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali bertambah setelah Sabriya Amira Andini, Zara Naila Azhar, dan Muhammad Khifni Nizam Ahsan berhasil mempersembahkan Juara II Tahfidz, Juara II Dacil, dan Juara I Adzan. Mereka bertiga dikirim bersama Nayswa Aulia Fathul Jannah, Muhammad Nabil Ar Rozi, Hafizha Agny Nur Shafiyya dan Rameyza Zaidan Zidna Fann dalam Lomba Gema Takbir Idul Adha dan Menyambut Hari Kemerdekaan RI Tahun 2019 yang diadakan oleh SMA Hidayatullah Semarang kemarin. Mereka adalah para siswa-siswi yang mengikuti ekstrakurikuler adzan, dacil, dan tahfidz yang disediakan oleh sekolah untuk mengembangkan potensi peserta didik. Tak kurang dari 35 ekstrakurikuler disediakan oleh SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam menjaring potensi dan bakat peserta didiknya.

Dari 35 peserta yang mengikuti lomba tahfidz, Sabriya berhak menjadi Juara II setelah berhasil menyelesaikan soal dari juri. Nizam siswa kelas VI menyabet Juara I Adzan setelah mengungguli 24 peserta lainnya. Sedangkan Zara mendapatkan Juara II Dacil bersaing dengan 12 peserta lainnya dari berbagai sekolah di Jawa Tengah.

Wiwik Widyastuti selaku waka kesiswaan menyampaikan, ”Alhamdulillah SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mengembangkan bakat minat peserta didiknya. Dari 3 ekstrakurikuler (dacil, tahfidz, dan adzan) kali ini SD Muhammadiyah Plus Salatiga mampu mencatatkan nama di SMA Hidayatullah Semarang,” ungkapnya.

Ananda Adam saat menerima piala dalam Kejurkot Salatiga

sdmplussalatiga.sch.id SALATIGA-Adam Gaizka siswa kelas III mempersembahkan emas untuk SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam ajang Kejurkot Bulutangkis Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah mengirimkan atlitnya untuk mengikuti Bulutangkis kejurkot I Salatiga. Kejuaraan yang berlangsung tanggal 28 s/d 31 Juli 2019 ini diikuti berbagai atli dari salatiga. Kejuaraan tingkat kota atau kejurkot ini, merupakan bagian dari program kerja wajib yang dilaksanakan oleh pengcab PBSI Salatiga.

Adam yang mengikuti ekstrakurikuler badminton tersebut turun dalam kelas pradini putra dalam Kejurkot Bulutangkis Kota Salatiga berhasil menyingkirkan lawan-lawannya hingga babak final. Dalam babak final putra dari pasangan Satriya Prihantoro dan Sinta Pujiyati tersebut membabat habis lawannya dengan dua set langsung tanpa ampun.

Adam telah menekuni bulutangkis sejak ia kelas 1, maka tidak heran jika jerih payahnya terbayar lunas pada Kejurkot tahun ini. Dalam dua kejurkot sebelumnya ia hanya menyandang juara 2 dan 3.

Dalam kesempatan yang sama saat diwawancara orang tuanya mengungkapkan, “Alhamdulillah Adam dapat menjadi juara 1 setelah dua tahun berturut-turut hanya mampu menempati peringkat 2 dan 3. Mudah-mudahan semakin menambah semangatnya untuk terus memperbaiki penampilan dan prestasinya,” ucap orangtua Adam.

Kepala sekolah Ainul Huri bangga atas prestasi yang diraih oleh peserta didiknya. “Alhamdulillah selamat kepada mas Adam semoga prestasi ditingkat selanjutnya bisa diraih. Pesan Pak Ainul tetap semangat berlatih, jangan puas dengan apa yang telah diraih, dan selalu berbakti kepada orang tua,” ungkap Juara 1 Guru Berprestasi Kota Salatiga tersebut.

WhatsApp Image 2019-07-24 at 15.24.01

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Ananda Ara dan Zara membuka daftar raihan kejuaraan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga pada tahun ajaran 2019/2019 dengan sumbangan emas dan perunggu.

Lomba menulis cerita dan mendongeng kembali diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga. SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga yang selalu mencatatkan diri dalam ajang tahunan tersebut kembali menyemarakkan kegiatan rutin Perpusda Kota Salatiga tersebut. Ananda Ara dan Zara yang didapuk untuk mewakili SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga berhasil membawa pulang emas dan perunggu.

Ara siswa kelas IV tersebut menuliskan cerita tentang asal usul pohon pengantin yang kondang dalam dunia fotografi. Pohon yang berada di daerah Pulutan tempat tinggal Ara tersebut, diceritakan melalui tulisan dengan baik oleh putri kedua dari guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Buhtari. Hasilnya Ara berhak mendapatkan predikat Juara 1.

Sedangkan Zara, siswa kelas III itu membawakan dongeng tentang asal mula Rawa Pening. Ia berhasil memikat para juri yang menilai dengan gaya khasnya yang centil. Zara berhasil menyabet Juara 3 dalam kategori mendongeng. Sebelumnya ia juga berhasil mendapatkan Juara Harapan 1 bercerita tingkat Jawa Tengah dalam gelaran Porsadin di Demak beberapa waktu lalu.

Piala diserahkan secara langsung oleh Walikota Salatiga Yulianto dalam pembukaan pameran kearsipan di Perpusda Kota Salatiga.

Kepala sekolah Ainul Huri mengatakan, “Alhamdulillah catatan prestasi SD Muhammadiyah Plus Salatiga dibuka dengan juara 1 menulis cerita dan juara 3 mendongeng. Prestasi ini hasil jerih payah dari Gerakan Literasi Sekolah yang sudah beberapa tahun kami galakkan,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2019-06-15 at 23.43.09

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Pengumuman kelulusan SD/MI yang dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Juni 2019 telah dilakukan oleh seluruh SD/MI di Indonesia secara serentaknya. Dari data yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga siswa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menempati rangking pertama nilai rata-rata USBN di Kota Salatiga.

SD Muhammadiyah Plus yang telah menerima hasil USBN pada tanggal 31 Mei 2019 tersebut, mengumumkan hasil kelulusannya pada hari Rabu, 12 Juni serentak bersama-sama sekolah yang lain.

Pada tahun ajaran 2018/2019 ini SD Muhammadiyah Plus menduduki peringkat 3 se-Kota Salatiga. Untuk peringkat perorangan SD Muhammadiyah menduduki peringkat 1 se-Kota Salatiga yang diraih oleh Muhammad Faiz Arkan dengan peraihan total nilai 365,8 yaitu nilai BI 93,8; MAT 84,0; IPA 88,0; PAI 100.

Dalam acara akhirussanah yang dilaksanakan di Laras Asri Resort and Spa Maulana Faiz Arkan mendapatkan penghargaan dari Bank Jateng Syariah bersama Kalista dan Elmecca.