August 30, 2026

Prestasi

WhatsApp Image 2017-10-19 at 11.41.02

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Diwa Satrio Wicaksono yang termasuk pemain baru di bidang dokter kecil berhasil menyabet Juara II Dokter Kecil Tingkat Kecamatan Sidomukti (19/10).

Diwa Satrio Wicaksono yang baru mengikuti ekstra dokter kecil selama 3 bulan terakhir ini berhasil  menyabet Juara II Dokter Kecil Tingkat Kecamatan Sidomukti. Rio yang bersaing dengan 20 peserta lain dalam ajang Lomba Dokter Kecil tingkat Kecamatan dengan menyabet Juara II.

Sehari sebelumnya ia dan peserta lainnya menjalani tes kesehatan di Dinas Kesehatan. Perlombaan yang dilaksanakan di SD Dukuh 01 tersebut dimulai dengan mengerjakan 40 soal pilihan ganda dan 10 soal dikte. Setelah selesai setiap peserta membuat artikel sederhana kemudian mempresentasikannya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Satuan Pendidikan Kecamatan Sidomukti, Ninuk Sri Rejeki. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa penting untuk mendidik dan membudayakan kepada anak-anak terkait dengan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. “Karena selain pendidikan, kesehatan adalah hal sangat penting yang akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia,”  ungkapnya. Lebih lanjut ia menyampaikan keberadaan dokter kecil, diharapkannya bisa menjadi duta kesehatan karena dapat mengedukasi teman-teman dan keluarganya tentang pola hidup bersih dan sehat.

Sementara kepala sekolah Sutomo merasa bangga atas prestasi yang diperoleh anak didiknya tersebut. “Alhamdulillah pundi-pundi piala kami bertambah. Mas Rio akan melaju di tingkat Kota Salatiga, semoga dapat memberikan hasil yang maksimal,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-10-18 at 16.05.34

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Wildan Mauzakawali Saptian berhasil meraih Juara I Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa Timur setelah Arya Restu Bayu Aji berhasil yang menyabet Juara II dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2017 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

FESyar yang digelar di Kediri tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Ada banyak kegiatan yang dilakukan salah satunya lomba Dai Cilik. Wildan yang mewakili Bank Indonesia kantor wilayah Kediri berhasil menyabet Juara I Dacil. Diikuti oleh 25 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur, Windan mampu mencuri hati juri sehingga mendapatkan Juara I. Pada 28 Oktober yang akan datang juara 1, 2, 3 akan diseleksi kembali untuk mewakili Jawa Timur di tingkat Nasional.

Saat diwawancara via telephon ia menyampaikan, “Alhamdulillah apa yang saya capai ini berkat bimbingan dari Bapak Ibu Guru di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Saya selaku murid hanya dapat menyerap ilmu yang ditransferkan selama pembelajaran dan hasilnya alhamdulillah saya meraih Juara I,” ungkap pengisi acara Dai Cilik TV Muhammadiyah tersebut.

Sutomo selaku kepala sekolah menyatakan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga terus beristiqomah dalam berprestasi. Wildan yang menjadi pemikat para adik-adiknya untuk mendalami dacil semakin matang, semoga dapat membesarkan nama sekolah dan persyarikatan,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

kegiatan verivikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

sdmpsalatiga.sch.id – SALATIGA- Ratih Wintang Kinaryosih akan bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menerima piala Juara II Duta Lingkungan Sehat tingkat Jawa Tengah pada puncak hari Kesehatan Nasional di Jawa Tengah.

Ratih yang mewakili Kota Salatiga dalam lomba Duta Lingkungan Sehat STBM berhasil menjadi Juara II Duta Lingkungan Sehat STBM Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Diumumkan melalui surat keputusan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah kabar gembira ini langsung disambut dengan sujud syukur oleh Ratih. Ratih yang lolos seleksi dari 35 peserta lain berhasil menempati posisi 5 besar untuk dilakukan visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah pada 25 September kemarin.

Kegiatan verifikasi ini dilakukan dalam bentuk wawancara dan penyuluhan langsung dengan menggunakan media. Ratih sebagai Duta STBM  sudah melakukan penyuluhan di berbagai tempat, antara lain di sekolah, TPA, persami, taman kota, dan di pasar. Selain itu untuk menyebarluaskan informasi ia juga melakukan penyuluhan melalui media sosial yaitu facebook dan instagram.

Ketua Tim Juri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Karsidi menjelaskan bahwa verifikasi Duta STBM ini bertujuan untuk melakukan penilaian lapangan apakah sesuai dengan administrasi yang telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu Tim Juri juga mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan Duta Lingkungan STBM yang dilakukan oleh nominator.

Kepala sekolah Sutomo menjelaskan bahwa kegiatan verifikasi ini sekaligus diharapkan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi palaksanaan Duta Lingkungan Sehat STBM di wilayah SD Muhammadiyah Plus pada khususnya, dan kepada masyarakat Kota Salatiga pada umumnya. Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada lintas sektor terkait yang sudah memberikan dukungan dan melakukan pembinaan kepada siswinya, sehingga bisa mendapatkan juara II Duta Lingkungan Sehat STBM.

“Alhamdulillah syukur kepada Allah, mbak Ratih dapat meraih Juara II Duta Lingkungan Sehat STBM tingkat Provinsi Jawa Tengah. InsyaAllah pada puncak peringatan hari Kesehatan Nasional di Jawa Tengah nanti Ratih akan menerima piala dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-10-14 at 20.38.58

sdmpsalatiga.sch.id  SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga raih 9 emas dan 10 perak dalam kejuaran Yokyakarta Championship II (YKTC II).

Melalui tim Tapak Suci Putra Muhammadiyah, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga ikut ambil bagian dalam turnamen terbuka kejuaraan nasional YKTC II yang digelar Sayap Rajawali yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 14-15 Oktober 2017. Dalam kompetisi yang diikuti ribuan pesilat dari seluruh Indonesia ini, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil memperoleh 9 emas dan 10 perak.

Keikutsertaan siswa dalam ajang itu patut diapresiasi. Yakni, sebagai ajang unjuk keberanian dalam kompetisi yang sehat. Telebih lagi juga turut membawa nama sekolah dalam kompetisi tingkat nasional.

Sutomo yang diwawancarai secara terpisah menyatakan, “Alhamdulillah dari 19 atlit yang kami kirimkan semuanya dapat membawa pulang medali. Komitmen kami untuk selalu mendukung prestasi anak didik. Kami juga selalu memberikan dukungan materiil dan moril sejak berlatih hingga bertanding,” tandas penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

Pelatih TPSM SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga, Buhtari yang mengawal kontingen mengatakan, prestasi yang diraih itu sangat menggembirakan.

“Saat anak-anak maju mewakili SD Muhammdiyah (Plus) Salatiga kami sudah sangat bangga. Karena mereka mampu mengalahkan ketakutan diri dan berani untuk tampil,” kata kaur Sarpras SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga tersebut.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa perolehan medali kali ini meningkat dari gelaran YKTC sebelumnya. Medali emas dipersembahkan oleh Rakha Yudha, Ubaidillah Al Fattah, Vito Iqbal, Naufal Zaidan, Avrizal Fawaas, ERza Rashaditama, Jehan Erin, Rameizha Elya M., Sekar Wicitra. Sedangkan medali perak diraih oleh Dimas Akbar, Ahmad Habib, Bintang Victor, Wifan Nafwa, M. Raihan Zaki, Khalista Syifa, Shafira Raihani, Ardra Aziza, Niza Keisha N., Aida Safa Zakiyah.

WhatsApp Image 2017-10-11 at 14.24.39

sdmpsalatiga SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kembali menorehkan prestasi yang membangakan, yakni sebagai juara umum Lomba Mata Pelajaran PAI dan Seni Islami (MAPSI) 2017 Kota Salatiga. Total 12 emas, 2 perak, dan 1 perunggu menghantarkan SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga menjadi Juara Umum MAPSI Tingkat Kota Salatiga tahun 2017.

Kepala SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga, Sutomo, mengatakan ada 13 anak yang berhak mewakili Kota Salatiga di tingkat Provinsi Jateng. “Alhamdulillah, setelah mendapatkan juara umum di tingkat Kecamatan Sidomukti, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kembali menjadi juara umum dit ingkat kota mewakili ke tingkat Provinsi,” tutur penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

Dalam lomba MAPSI yang dilaksanakan Rabu (11/10), siswa SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga meraih juara 1 Cerita Islami putra dan putri atas nama Muhammad Afif Nur Hidayat dan Alifianisa Anggun Putri Andini. Dalam cabang lomba Khitabah meraih juara I putra putri atas nama Ratih Wintang Kinaryosih dan Arya Restu Bayu Aji. Pada lomba Tahfidz Nasywa Aulia Fathul Jannah dan Wildan Mauzakawali Saptian mampu meraih juara I putra dan putri, sedangkan Muhammad Azam dan Nashwa Aliya Putri Fauzi berhak menyandang juara I Karya Ilmiah putra dan putri. Arib Razaq Wibowo meraih Juara I PAISUM. Juara I MTQ putra berhasil disandang oleh Muhammad Naufal Saifullah. Muhammad Akmal berhasil menjadi Juara I CCQ putra, sedangakan Ahmad Habib Azhar Farizy berhasil mendapatkan Juara I Kaligrafi. Muhammad Atha Syahlevi berhasil mendapatkan Juara I Kewirausahaan Islami putra, sedangkan Fany Kartika Kirania mendapatkan Juara II Kewirausahaan putri. Fitri Izzudin mendapatkan Juara II Tiki Putra dan Widda Isyfi A’yuna mendapatkan Juara III Macapat Putri.

Berbekal kemampuan dan potensi anak, berbagai persiapan terus dilakukan pihak sekolah menjelang Lomba MAPSI tingkat Jawa Tengah yang rencananya di gelar di Sukoharjo pada November mendatang, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga manargetkan juara pertama pada even ini.

Waka Kesiswaan Wiwik Widyastuti, menyampaikan bahwa semua penghargaan yang di raih oleh anak-anak SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga ini tidak luput dari semua kerjasama pada guru pembimbing dan dukungan dari orang tua siswa. “Untuk persiapan ke tingkat provinsi jateng, SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dengan latihan rutin setiap harinya,” tutur Wiwik.