August 30, 2026

Prestasi

WhatsApp Image 2017-08-30 at 12.17.35

sdmpsalatiga.sch.id  SALATIGA- Ratih Wintang Kinaryosih, Duta Lingkungan Sehat Kota Salatiga berhasil menyabet Juara I Siswa Berprestasi Tingkat Kecamatan Sidomukti.

Ratih membawa SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga memertahankan tradisi sebagai juara Lomba Siswa Berprestasi tingkat Kecamatan Sidomukti. Duta Lingkungan Sehat tersebut dinobatkan menjadi yang terbaik dalam event tahunan yang diadakan oleh Satuan Pendidikan Kecamatan Sidomukti tersebut.

Ratih yang kini duduk di bangku kelas V, mengaku sempat terbebani dengan prestasi yang selama ini telah ditorehkan sekolahnya. Namun dengan persiapan matang, akhirnya bisa melalui tes dengan tenang.

Lomba yang berlangsung Rabu (30/8) diikuti 17 siswa SD baik negeri maupun swasta se-Kecamatan Sidomukti. Setiap peserta melalui tes tertulis mata pelajaran, penilaian raport, penilaian piagam.

Maulana Fais Arkan yang juga mengikuti lomba yang sama meraih peringkat 7.  Ratih dan Fais akan mewakili Kecamatan Sidomukti untuk bertarung di tingkat kota pada 11 September mendatang.

Wiwik Widyastuti selaku Waka Kesiswaan menyatakan, “Alhamdulillah dari dua siswa yang kami kirim dapat mewakili Kecamatan Sidomukti di tingkat kota. Untuk persiapan di tingkat kota tim kami akan mempersiapkan agar SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga tetap istiqomah dalam berprestasi,” ungkap guru kelas V tersebut.

WhatsApp Image 2017-08-30 at 12.15.47

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Nasywa Aurelia Fathul Jannah siswi kelas II SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga raih Juara III Musabaqoh Hafidz Quran (MHQ) Pentas PAIS Tingkat Jawa Tengah.

Nasywa siswi kelas II SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga mampu berjalan tegak saat pulang dari Asrama Haji Donohudan (Rabu, 30 Agustus 2017). Meskipun baru berusia 9 tahun ia berhasil meraih Juara III MHQ Pentas PAIS Jawa Tengah. Ia berjuang melawan 34 kontingen lainya dari berbagai provinsi di Jawa Tengah.

Nayswa adalah putri dari Guru SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga, Marijo. Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut mengungkapkan bahwa Nasywa memang telah sejak TK mulai menghafal ayat-ayat Alquran. Setiap malam ba’da Magrib Nasywa setoran hafalan kepada saya. Saat mulai bersekolah di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga hafalan Nayswa semakin bagus berkat ekstra kurikuler tahfidz. Menginjak kelas II ini Nasywa telah hafal dua juz Alquran.

Sutomo, selaku kepala sekolah mengungkapkan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga terus beristiqomah dalam berprestasi. Ektra Tahfidz yang kita adakan telah menelurkan juara, semoga akan ada lagi juara-juara yang lainnya,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-08-28 at 13.59.19

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kembali mewarnai Pentas PAI Kota Salatiga.

Pentas PAI yang digelar beberapa hari yang lalu itu diikuti oleh siswa siswi SD/MI se Kota Salatiga. SD Muhammadiyah (Plus) yang beberapa tahun terakhir selalu membawa piala kembali mengukirkan dua orang nama siswinya.

Ratih Sintang Kinaryosih yang eksis dalam khitobah putri memberikan perunggu untuk SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga. Duta Lingkungan Sehat tersebut mampu menyingkirkan sedikitnya 20 peserta lainnya. Pengisi acara Tausiah Dai Cilik itu membawakan khitobah bertemakan cinta tanah air.

Nasywa siswi kelas II mampu memberikan yang terbaik dalam lomba Musabaqoh Hafidz Quran (MHQ). Nasywa berhasil mengumpulkan nilai 96,5 yang mengantarkan ia menjadi yang terbaik. Juara 1 Tingkat Kota Salatiga tersebut kini sedang berjuang mewakili Kota Salatiga di tingkat provinsi.

Marijo selaku Waka Kurikulum menyampaikan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga Istiqomah dalam berprestasi. Hafidz dan Khitabah memang sudah kita masukkan kedalam kurikulum,” ungkap sekretaris Pemuda Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah tersebut.

DSC_0201

sdmpsalatiga.sch.id  SALATIGA-Olympiade Ahmad Dahlan (Olympicad) & Pentas Seni Budaya dan Olahraga (Pentasbora) Tahun 2017 Tingkat Provinsi Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah (Unimus) Semarang. Naufal, Akmal, dan Bu Ana siap mewakili SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga ke Lampung.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang ditunjuk secara resmi oleh Majelis Dikdasmen Kota Salatiga untuk mewakili kontingen sekolah dasar tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. Naufal yang maju dalam cabang lomba tilawatil quran mampu menunjukkan suara emasnya dan mendapatkan predikat juara 1. Pengisi acara Ceramah Dai Cilik TVMu tersebut mampu mengungguli 34 peserta lainnya dengan skor terpaut lumayan telak.

Akmal yang merupakan Juara 1 OSN Matematika Tingkat Kota Salatiga memberikan angin segar setelah mampu meraih juara II pada cabang lomba Olimpiade Matematika. Akmal yang menempati posisi akhir di babak penyisihan mampu membalikkan keadaan dengan menyabet juara II dan berhak mewakili Jawa Tengah untuk berlomba di Lampung Oktober mendatang.

Ana Irawanti yang mengampu kelas V SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga mampu membanggakan civitas dengan meraih Juara II Lomba PTK pada ajang Olympicad. Juara II Lomba PTK Tingkat Kota Salatiga tersebut mengangkat permasalahan mengenai pembelajaran Bahasa Indonesia. Ia juga akan mewakili Jawa Tengah untuk lomba PTK di Lampung.

Sutomo, Kepala SD Berprestasi Tingkat Nasional menyatakan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mampu mengirimkan dutanya untuk berlomba di Lampung Oktober mendatang,” ungkap Sekretaris Forum Guru Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut dalam perjalanannya menuju NTT.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga akan terus berbenah diri untuk selalu istiqomah dalam berprestasi baik di tingkat kota, provinsi, maupun di tingkat nasional.

WhatsApp Image 2017-08-28 at 04.23.05

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Bertempat  di Lapangan Pancasila Kota Salatiga SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga berhasil menjadi Juara III dalam festival  dolanan anak  tingkat SD se Kota Salatiga. Lomba yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kota Salatiga yang ke 1267.

Maraknya game online yang dapat dengan mudah dijangkau oleh anak-anak menggugah Pemkot Salatiga untuk menyemarakkan kembali permainan tradisional. Permainan tradisional yang dikemas semenarik mungkin di lombakan dalam ajang Festival Dolanan Anak yang dilaksanakan dalam sela kegiatan Salatiga Fair. Dalam perlombaan tersebut banyak dolanan yang diperkenalkan untuk menarik perhatian anak-anak dari game-game online. Hampir semua dolanan anak yang hampir terlupakan dikemas dengan ajang Festival Dolanan Anak. Suatu hiburan tersendiri bagi mereka yang ingin mengenang masa kecil mereka.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang dipercaya oleh Kecamatan Sidomukti mengikuti Festival Dolanan Anak beserta 6 regu dari berbagai sekolah dasar di Salatiga. Sd Muhammadiyah Plus menampilkan permainan Tong Tong Bolong. Permainan yang asli dari Jawa Tengah ini dapat melatih kekompakan dan kebersamaan anak-anak.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mampu meraih Juara III dengan formasi yang terdiri dari 10 peraga dan 1 anak sebagai narator. Dikomandoi dalang cilik Ki Gading, alunan gamelan mengiringi penampilan Laskar Kluwung yang beranggotakan Naufal, Firly, Faiz, Firly, Anggun, Widda, Shafira, Elmecca, Safa dan Ibnaty sebagai narator. Banyak penonton yang terpikat oleh tampilan Laskar Kluwung tersebut.

Sutomo, yang ditemui dalam sela-sela kesibukannya menyatakan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mendapatkan Juara III. Bukan kali ini saja kami mengenalkan permainan tradisional kepada siswa kami, pada peringatan hari kartini kami selalu mengajak siswa-siswi kami untuk mengenal permainan tradisional,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.