August 30, 2026

Prestasi

IMG_8585

sdmpsalatiga.sch.id  SALATIGA- Gema Sang Surya (GeSS) SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga kembali meraih juara III dalam Pawai Ta’aruf dalam peringatan Tahun Baru 1439 H.

Kegiatan pawai memeriahkan peringatan Tahun Baru 1439 H tingkat Kota Salatiga telah berakhir. Kegiatan yang diikuti oleh 117 peserta dari TK hingga SMK itu nampak meriah dengan berbagai hiasan dan aksesori yang dibawa.

GeSS mengawali langkah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga tampil di depan masyarakat Kota Salatiga. Tampil dengan 5 mayoret menambah nilai tersendiri bagi GeSS saat menunjukkan kebolehannya mengolah alat marchingband. Tepuk tangan dan riuh para penonton menghiasi penampilan memukau dari GeSS.

SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang didampingi oleh kepala sekolah Sutomo mencoba mensosialisasikan visi dengan berbagai macam tampilan. Rombongan SD Muhammadiyah (Plus) diawali oleh Polisi Cilik yang telah beberapa kali tampil di depan masyarakat Kota Salatiga. Pada barisan selanjutnya siswa-siswi kelas III tampil menggunakan berbagai macam kostum wali, dan aksesori tentang asmaul khusna yang menggambarkan visi IMTAQ. Disusul oleh barisan IPTEK oleh siswa-siswi kelas IV yang mengenalkan berbagai macam cita-cita siswa-siswi. Tidak hanya itu siswa-siswi kelas IV juga menampilkan beberapa keterampilan mengenai IPTEK yang ada di SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga.

Visi cinta tanah air divisualisasikan oleh  oleh siswa-siswi kelas V dengan menggenakan beberapa kostum pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Siswa-siswi kelas V yang telah meraih berbagai kejuaraan juga menampilkan piala yang mereka raih dengan kerja keras dan mandiri. Siwsa-siswi kelas VI mencoba menggambarkan visi peduli lingkungan dengan mengenakan kostum yang mereka buat dari barang-barang bekas. Beberapa siswa-siswi juga membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah yang mereka temui sepanjang jalan.

GeSS yang sedang mempersiapkan lomba marching band tingkat Kota Salatiga mendapatkan kabar gembira setelah panitia Pawai Taaruf mengumumkan daftar Juara. GeSS mampu menempati peringkat III berada di bawah SMP VI dan SMPN 1. Sedangkan dalam penilaian kreativitas SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga berhasil meraih juara harapan I.

Sutomo saat diwawancarai menyampaikan, “Alhamdulillah bertambah dua piala di almari prestasi kami. Prestasi ini semoga menjadi lecutan semangat tim GeSS pada ajang selanjutnya,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-09-20 at 13.58.07

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Ana Irawanti berhasil menjadi yang terbaik di Salatiga setelah mengalahkan 6 peserta yang lain dalam Lomba Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Salatiga.

Berbekal pendidikan Strata II di UNS Surakarta Ana memberikan hasil yang terbaik untuk SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Sebelumnya ia berhasil menjadi Juara II PTK dalam ajang Pentasbora Tingkat Jawa Tengah.

Dia membuat penelitian tindakan kelas pelajaran IPS dengan menggunakan media permainan. Alumni UNS tersebut menggunakan media permainan monopoli yang dimodifikasi dengan nama monosendo (monopoli sejarah nasional Indonesia).

Ide awal muncul, dengan pertimbangan bagaimana membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik? Juga bagaimana membuat peserta didik terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga berdampak positif pada peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.

”Dengan memasukkan unsur permainan dalam pembelajaran, menjadikan anak-anak lebih senang dan terlibat langsung dalam pembelajaran,” ungkap perwakilan Jawa Tengah dalam Lomba PTK Olympicad tersebut, Rabu (20/09/2017).

Ia juga kerap menorehkan prestasi di bidang pendidikan lainnya khususnya karya tulis. Untuk kesuksesannya dalam lomba karya tulis kali ini tidak lepas dari bimbingan Sutomo selaku Kepala SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga yang pernah meraih Juara Kepala Sekolah Berprestasi Nasional pada tahun 2015.

Wanita yang telah 5 tahun mengajar di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga  ini, merasa bangga karena dari perjuangannya kini mampu memberikan prestasi terbaik bagi SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Dirinya juga berharap teman-teman guru dapat termotivasi untuk berprestasi.

Sutomo selaku kepala sekolah mengungkapkan, “Alhamdulillah Ibu Ana dapat membanggakan SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Semoga para pendidik yang lain termotivasi dengan apa yang diraih oleh Ibu Ana,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-09-17 at 04.39.53 (1)

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Tepat dengan milad yang ke 12 Wildan dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Dai Kecil Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) di Banjarmasin.

Tampil sebagai wakil dari Jawa Tengah, Wildan nampak sangat percaya diri saat dilepas untuk berangkat berlomba oleh Kakanwil Departemen Agama Jawa Tengah bersama kontingen dari Jawa Tengah.

Wildan yang bersaing dengan 34 peserta dari provinsi lainnya mampu menempati peringkat 5 besar di penyisihan. Dalam babak final juri menghendaki improve saat berpidato. Wildan yang sudah melanglang buana hingga Maluku menerima tantangan tersebut. Seluruh juri dibuatnya terpukau hingga memastikan Wildan meraih juara 1 Khitabah FASI-X tingkat Nasional. Pengisi acara Tausiah Dai Kecil TV Muhammadiyah tersebut menyampaikan materi tentang jujur itu hebat.

“Alhamdulillah ini adalah kado terindah yang saya dapatkan,” ungkapnya. Memang saat ia diumumkan sebagai Juara 1 Khitabah FASI-X, Wildan sedang merayakan milad kelahirannya yang ke 12.

Marijo yang mendampingi Wildan menyampaikan, “Alhamdulillah Wildan dapat membanggakan Jawa Tengah dalam ajang FASI-X kali ini dengan membawa pulang Juara 1. Ini semua adalah hasil jerih payah seluruh elemen SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga,” ungkap sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah tersebut.

WhatsApp Image 2017-09-13 at 20.02.48

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA- Arya Restu Bayu Aji berhasil menyabet Juara II dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2017 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

FESyar yang digelar di Bandung tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Ada banyak kegiatan yang dilakukan salah satunya lomba Dai Cilik. Aji yang mewakili Bank Indonesia kantor wilayah Jawa Tengah. Aji mengikuti kegiatan tersebut menggantikan Wildan yang sedang berjuang dalam lomba Khitabah FASI tingkat nasional di Banjarmasin pada waktu yang sama.

Diikuti oleh 6 peserta dari Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah lomba tersebut nampak meriah karena kehadiran AA Gym. AA Gym yang datang sebagai juri sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Bandung tersebut.

Aji tampil menggunakan kostum putih dan bersorban menyampaikan khitabah dengan tema jujur itu hebat. Nampak kepercayaan diri Aji yang selama ini di gembleng di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga melalui ekstra Dacilnya. Retorika yang khas dan penguasaan materi yang dalam menghantarkan Aji menjadi Juara II Dai Cilik FESyar Regional Jawa 2017.

Saat diwawancara via telephon ia menyampaikan, “Alhamdulillah apa yang saya capai ini berkat bimbingan dari Bapak Ibu Guru di SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga. Saya selaku murid hanya dapat menyerap ilmu yang ditransferkan selama pembelajaran dan hasilnya alhamdulillah saya meraih Juara II,” ungkap pengisi acara Dai Cilik TV Muhammadiyah tersebut.

Sutomo selaku kepala sekolah menyatakan, “Alhamdulillah SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga terus beristiqomah dalam berprestasi. Aji adalah salah satu dari puluhan siswa yang ikut ekstra Dacil. Hari ini Wildan sedang berjuang di tingkat nasional pada ajang FASI semoga meraih hasil yang terbaik,” ungkap penerima Satya Lencana Pendidikan tersebut.

WhatsApp Image 2017-09-07 at 12.20.30

sdmpsalatiga.sch.id SALATIGA-Faiz, Elmecca dan Safira menjadi duta SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Kecamatan Sidomukti. Mereka bertiga mampu mengharumkan nama SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga dengan membawa pulang predikat Juara I.

Lomba Cerdas Cermat tingkat Kecamatan Sidomukti yang dilaksakan Kamis, 07 September 2017 menempatkan SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga di peringkat pertama. Lomba yang bertempat di SD Dukuh 1 tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Satuan Pendidikan Kecamatan Sidomukti.

Diikuti oleh 19 SD/MI kegiatan tahunan tersebut dimulai pukul 08.00 dengan mengerjakan 80 soal pilihan ganda. Dari penyisihan tersebut diambil 10 perserta terbaik untuk mengikuti babak kedua dengan mengerjakan soal dikte sebanyak 20 soal. SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga mampu mengungguli 19 SD/MI lainnya dengan skor 98,5 dan berhak membawa pulang predikat Juara I.

Fulatul Anisa selaku pembimbing dari SD Muhammadiyah (Plus) Kota Salatiga menyampaikan, “Faiz, Elmecca, dan Safira sudah kami persiapkan untuk perlombaan ini sejak mereka duduk di kelas IV semester 2. Alhamdulillah hasil yang memuaskan dapat di raih oleh anak-anak,” ungkap peraih peringkat 3 Guru Berprestasi tingkat Kota Salatiga tersebut.

Sementara dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah Sutomo menyampaikan, “alhamdulillah kami masih beristiqomah untuk berprestasi. Hasil ini bukan membuat kami jumowo, namun sebagai semangat untuk lebih baik di tingkat selanjutnya,” ungkap peraih Juara I Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Nasional tersebut.