August 27, 2026

SD Muhammadiyah Plus Salatiga

Untitled

SIDOMUKTI – Berbagai kegiatan dapat dilakukan saat Ramadan, sambil menunggu waktu berbuka (ngabuburit) di sore hari. Seperti yang dilakukan siswa SD Muhammadiyah (Plus) dengan menggelar panggung hiburan ‘’Takjil Gembira’’ di depan Ruko Polres Komplek Lapangan Pancasila Salatiga. Dalam kegiatan itu, para siswa unjuk bakat kemampuan di bidang musik melalui grup ‘’Band Kids SD Muhammadiyah’’.
Ditampilkan pula dai cilik Wildan memberikan santapan rohani kepada penonton. Di akhir acara, sekolah membagi-
bagikan takjil kepada warga yang menyaksikan pentas siswa SD Muhammadiyah (Plus), saat ngabuburit tersebut. ‘’Kegiatan ini sengaja digelar untuk meramaikan Ramadan di Salatiga. Kami mengemas dengan kegiatan hiburan dan dakwah yang semuanya ditampilkan siswa,’’ kata Kepala SD Muhammadiyah (Plus), Sutomo MAg.
Pentas digelar setiap Sabtu selama Ramadan. Dimulai dari kegiatan di Lapangan Pancasila Salatiga, pekan lalu. Pentas mendatang berlangsung di Selatsar Kartini dan berikutnya di Parkir Mal Ramayana Tamansari. ‘’Kami juga membagi-bagikan takjil gratis kepada penonton menjelang berbuka puasa. Acara ini dimulai dari pukul 16.00.’’ Sutomo menjelaskan, Band Kids SD Muhammadiyah merupakan ekstrakurikuler yang diikuti para siswa. Adanya panggung hiburan ‘’Takjil Gembira’’ dipakai siswa untuk menambah jam terbang tampil di depan umum.

b

SALATIGA- SD Muhammadiyah (Plus) menduduki peringkat pertama perolehan nilai rata-rata ujian sekolah (US) untuk negeri dan swasta di Kota Salatiga tahun pelajaran 2013/2014.

Perolehan rata-rata nilai US sekolah yang berada di Jl Suropati Togaten Salatiga tersebut 26,42 atau rata-rata tiap mata pelajaran (mapel) 8,8. Selain itu, sebanyak enam siswa SD Muhammadiyah meraih nilai 10 untuk mapel Matematika. Adapun siswa yang meraih nilai US tertinggi adalah Salsabila Hadida dengan jumlah nilai 28,80.
Bangga
’’Sebagai sekolah swasta, kami bangga atas prestasi terbaik ujian sekolah. Kami berupaya mempertahankannya,’’ kata Kepala SD Muhammadiyah plus, Sutomo, saat akhirussanah dan khatmil Alquran di Grand Wahid Hotel, Sabtu (21/6).
Sutomo menjelaskan, selama try out lalu, siswanya sudah meraih nilai terbaik. Try out tidak hanya digelar sekali tetapi berkalikali dan dibuktikan dengan keberhasilan meraih nilai terbaik. Sementara itu, dalam kegiatan wasanawarsa, digelar berbagai pentas siswa, di antaranya wayang orang humor ’’Roro Jonggrang Membangun Sekolah’’.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Tedjo Supriyanto telah membuat peringkat kelulusan US SD/MI/SDLB di Kota Salatiga. Peringkat pertama SD Muhammadiyah (26,42), selanjutnya SD Cebongan 02 (26,36), SD Tingkir Lor 01 (26,19), SD Salatiga 06 (26,07), dan SD Salatiga 01 (26,00).

futsal

SIDOMUKTI -Pertandingan futsal persahabatan antara tim SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dengan tim SD Sekolah Internasional (SI) berlangsung di GOR SI Jl Nakula-Sadewa Raya Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti Salatiga, kemarin. Pertandingan berlangsung seru, layaknya tim nasional Indonesia melawan tim luar negeri. Suporternya adalah orang tua masing-masing tim, yang tentunya membela anak-anak mereka agar meraih kemenangan dalam pertandingan persahabatan tersebut.
Tidak hanya teriakan memacu semangat yang dilontarkan orang tua, ekspresi rasa gemas juga terpancar dari wajah orang tua ketika anak mereka tidak mampu memanfaatkan peluang menciptakan gol. Dalam pertandingan dua babak itu, berakhir dengan kedudukan sama (6-6). Pertandingan itu pun harus dilanjutkan dengan penalti. Para algojo disiapkan dan kedudukan berakhir dengan (13-12), untuk kemenangan tim siswa SD Muhammadiyah Salatiga.
Kepala SD Muhammadiyah Kota Salatiga, Sutomo MAg mengatakan, pertandingan futsal persahabatan digelar untuk mempererat hubungan antara SD Muhammadiyah dengan SI. Pertandingan itu bertujuan juga untuk menambah jam terbang kedua tim, yang dipersiapkan mengikuti turnamen futsal antar-SD.
‘’Namun yang terpenting adalah menjalin hubungan baik dengan SI, sebagai salah satu sekolah internasional di Kota Salatiga,’’ ungkap Sutomo. Adapun SI berisi anak-anak ekspatriat berasal Korea, Amerika, Kanada, dan lainnya. Orang tua mereka selama ini bekerja di Indonesia (Jawa Tengah) di berbagai bidang.

???????????????????????????????

???????????????????????????????Pada Kamis siang (10/4/2014), tim Talents Center memberikan materi “Sukses Akademik dan Sukses Bakat bagi para guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Pada saat yang sama, para siswa kelas VI mendapatkan pembekalan untuk menghadapi ujian. Kurang lebih 2 jam tim Talens Center memberikan materinya kepada guru dan murid. Para penerima materi tampak serius dan sangat menikmati acara tersebut.

adsf

MENGHILANGNYA pesawat Malaysia yang belum ditemukan hingga saat ini, tidak membuat takut siswa kelas 5 SD
Muhammadiyah Plus melakukan wisata belajar (field trip) ke Kota Jakarta menggunakan pesawat terbang, akhir pekan lalu. Bahkan pengalaman first flight (terbang pertama) dari Bandara A.Yani Semarang ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, menjadi kenangan terindah yang ingin diulangi kembali.
Ya, dalam program wisata belajar tahun ini siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Plus Salatiga memilih Jakarta sebagai tempat tujuan. Lokasi wisata belajar yang dituju adalah Masjid Istiglal, Taman Mini Indonesia Indah, Dunia Fantasi Ancol, dan lainnya. Kemudian lokasi sarana perhubungan yakni bandara dan stasiun kereta api, juga menjadi tempat tujuan wisata belajar guna mengetahui sistem transportasi di Indonesia.
Kali Pertama
”Nah selain di tempat-tempat wisata di Jakarta, bandara dan stasiun merupakan tempat yang kami singgahi, karena berangkat menggunakan pesawat terbang dan pulang naik kereta api,” ujar Sabrina Aisya Rahman, reporter yunior siswa kelas V SD Muhammadiyah Plus Salatiga.
Anggun, siswa lainnya mengungkapkan, baru pertama ini naik pesawat dan sempat merasa khawatir. Tapi setelah melihat pemandangan indah daratan dan lautan dari atas pesawat, rasa khawatir itu hilang. Apalagi selama perjalan sekitar satu jam ditemani pramugari-pramugari cantik. ”Ini semakin menambah motivasiku menjadi pramugari,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah, Sutomo MAg didampingi ketua panitia Marijo SPd mengungkapkan, kegiatan wisata belajar dilaksanakan serentak dari kelas 1 hingga kelas 5, memanfaatkan jeda semester. Siswa kelas 1 ke Magelang, Kelas 2 ke Semarang, Kelas 3 ke Solo, dan siswa kelas 4 ke Yogyakarta. Siswa sangat terkesan dengan kegiatan ini selain dapat belajar secara nyata tentang alat transportasi udara dan darat, serta menambah pengalaman baru tentang tempat publik yang selama ini hanya dipelajari dari buku dan pembelajaran di kelas. Program wisata belajar
siswa kelas 5 sudah dipersiapkan dengan menabung sejak kelas 1.
”Kegiatan wisata belajar ini sebagai bentuk mempraktikkan pengalaman ilmu teori yang dipadukan dengan dengan praktik langsung keadaan sebenarnya,” jelas Sutomo.