Qur’anic Fun Camp bukan sekadar kegiatan menginap bagi anak-anak, melainkan sebuah perjalanan bermakna untuk mendekatkan hati mereka dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang hidup, di mana nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui pengalaman nyata, bukan hanya lewat teori.
Di dalam Qur’anic Fun Camp, terdengar tawa ceria yang menguatkan kebersamaan antarsantri, sekaligus hadir air mata haru yang menempa kesabaran saat anak-anak belajar berpisah sementara dari orang tua. Proses ini menjadi bagian penting dari pembelajaran kemandirian dan kedewasaan, yang dijalani dengan penuh pendampingan dan kasih sayang.

Beragam dinamika dan tantangan selama kegiatan menjadi media belajar yang autentik. Anak-anak diajak untuk saling membantu, bertanggung jawab atas diri sendiri dan kelompok, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ukhuwah pun tumbuh hangat dalam setiap aktivitas yang dijalani bersama.
Tidak hanya membaca dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, peserta Qur’anic Fun Camp juga belajar menghidupkan Al-Qur’an dalam sikap dan akhlak sehari-hari. Adab, kesabaran, kejujuran, dan kebiasaan berbuat baik menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap rangkaian kegiatan.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa Qur’anic Fun Camp merupakan bagian penting dari pendidikan karakter di sekolah.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cakap membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman hidup. Melalui Qur’anic Fun Camp, mereka belajar mandiri, belajar bersabar, dan belajar hidup bersama dengan nilai-nilai Islam. Inilah bekal penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia,” tuturnya.
Di balik rasa lelah yang dirasakan anak-anak, tersimpan ilmu, nilai, dan kenangan berharga yang akan membekas dalam perjalanan hidup mereka. Qur’anic Fun Camp menjadi momen pembelajaran yang tidak hanya mengisi pikiran, tetapi juga menyentuh hati — membentuk pribadi yang lebih mandiri, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an dengan sepenuh jiwa.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menghidupkannya dalam perilaku, akhlak, dan ukhuwah di kehidupan sehari-hari.


