August 27, 2026

SD Muhammadiyah Plus Salatiga

WhatsApp Image 2026-07-28 at 17.35.25

Salatiga – SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menggelar Sosialisasi Quranic Class Program (QCP) kepada wali murid sebagai langkah awal membangun kesamaan pemahaman antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi pendidikan Al-Qur’an bagi peserta didik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi sekolah dan keluarga demi menciptakan lingkungan belajar yang selaras, baik di sekolah maupun di rumah.

Dalam sosialisasi tersebut, pihak sekolah memaparkan secara lengkap mengenai konsep Quranic Class Program (QCP), mulai dari tujuan program, metode pembelajaran Al-Qur’an, target hafalan, sistem murojaah, pembiasaan adab Islami, hingga bentuk pendampingan yang diharapkan dari orang tua selama proses belajar berlangsung.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan salah satu faktor utama keberhasilan program.

“Quranic Class Program akan berjalan optimal apabila sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama. Anak-anak belajar Al-Qur’an di sekolah, kemudian mendapatkan penguatan dan pendampingan di rumah. Sinergi inilah yang akan membentuk generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suharwono.

Pelaksanaan sosialisasi ini juga selaras dengan komitmen SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Salah satu fokus SSK adalah memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama. Melalui keterlibatan aktif orang tua dalam berbagai program sekolah, termasuk Quranic Class Program, diharapkan tercipta keluarga yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik dari aspek spiritual, karakter, maupun sosial.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Wali murid tampak antusias menggali informasi mengenai pelaksanaan QCP serta berbagai strategi pendampingan yang dapat diterapkan di rumah agar target pembelajaran Al-Qur’an dapat tercapai secara maksimal.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga berharap terjalin kemitraan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Dengan dukungan bersama, Quranic Class Program diharapkan mampu melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, memiliki karakter Islami yang kuat, serta menjadi bekal dalam membangun keluarga berkualitas di masa depan.

WhatsApp Image 2026-07-28 at 11.23.45

Salatiga – Komitmen SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam menghadirkan pendidikan berkualitas terus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi pendidik. Tiga guru SD Muhammadiyah Plus Salatiga mengikuti pelatihan Cambridge Life Skills in Action yang diselenggarakan oleh Cambridge pada Selasa, 28 Juli 2026.

Guru yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Ustadzah Nana, Ustadzah Mela, dan Ustadzah Wiwik. Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dalam mengintegrasikan Cambridge Life Competencies Framework ke dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang dibutuhkan di era global.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai strategi pembelajaran aktif, pengembangan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis, serta pembentukan karakter yang dapat diterapkan di dalam kelas. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan berbagai praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Keikutsertaan guru dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya SD Muhammadiyah Plus Salatiga untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mendukung pelaksanaan International Class Program (ICP) yang mengedepankan standar pendidikan internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting bagi kemajuan sekolah.

“Guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Dengan mengikuti pelatihan Cambridge ini, kami berharap para guru semakin kaya akan strategi pembelajaran yang inovatif dan mampu menyiapkan peserta didik menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan global, namun tetap berkarakter Islami. Ilmu yang diperoleh juga akan didiseminasikan kepada seluruh guru agar manfaatnya semakin luas,” ujar Suharwono.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan pendidikan dunia, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik.

WhatsApp Image 2026-02-28 at 13.24.27

Salatiga — Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 H, SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga mengundang seluruh murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) se-Kota Salatiga untuk mengikuti kegiatan bertajuk Takjil Gembira. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus sarana menanamkan nilai kebersamaan dan keceriaan Ramadan sejak usia dini.

Mengusung konsep “Cermin Ramadan 1447 H”, acara dikemas dengan suasana hangat, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak. Rangkaian kegiatan diawali dengan pra-acara rebana, dilanjutkan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Kepala Sekolah dan perwakilan IGABA.

Suasana semakin semarak dengan gerak dan lagu “Rukun Sama Teman” ciptaan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang mengajak anak-anak belajar tentang persahabatan dan kebersamaan. Penampilan siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga turut menambah semangat sebelum memasuki acara inti.

Sebagai puncak kegiatan, panitia menghadirkan dongeng inspiratif Ramadan yang dibawakan oleh pendongeng profesional dari Semarang. Dengan gaya interaktif, ekspresif, dan penuh humor edukatif, sang pendongeng mengajak anak-anak memahami makna berbagi, kejujuran, serta keceriaan dalam menjalankan ibadah puasa. Anak-anak tampak antusias mengikuti alur cerita, tertawa bersama, dan terlibat aktif dalam setiap sesi tanya jawab.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi takjil, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

“Tahun ini kami menghadirkan TK ABA se-Kota Salatiga untuk bersama-sama merasakan keceriaan Ramadan di lingkungan sekolah. Melalui dongeng dan kebersamaan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan nilai-nilai kebaikan yang akan mereka ingat hingga dewasa,” ungkap beliau.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara safari di beberapa TPQ sekitar sekolah, tahun ini kegiatan dipusatkan di lingkungan SD Muhammadiyah Plus Salatiga agar interaksi, kolaborasi, dan kebersamaan dapat terjalin lebih luas.

Melalui kegiatan Takjil Gembira, SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga terus berkomitmen menghadirkan program kolaboratif yang mempererat sinergi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah, sekaligus menumbuhkan generasi yang ceria, berakhlak mulia, dan gemar berbagi.

WhatsApp Image 2026-01-09 at 10.53.04 (2)

Salatiga — SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga bekerja sama dengan IKWAM (Ikatan Wali Murid SD Muhammadiyah Plus Salatiga) menyelenggarakan kegiatan perlombaan bertajuk Class of Cendekia. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi akademik yang diikuti oleh seluruh siswa SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar, daya saing sehat, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Tahap penyisihan dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di lingkungan SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh antusias dan semangat sportivitas.

Dalam babak penyisihan ini, siswa mengerjakan 25 soal yang mencakup berbagai aspek pengetahuan, antara lain pengetahuan umum, kemuhammadiyahan, Al-Islam, serta spelling bee sebagai penguatan kemampuan literasi bahasa Inggris. Materi yang diujikan dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, pemahaman nilai keislaman, serta wawasan kebangsaan dan global siswa.

Ketua IKWAM Razmaeda Sarastry menyampaikan bahwa Class of Cendekia tidak hanya bertujuan mencari siswa terbaik secara akademik, tetapi juga membentuk karakter cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia sesuai dengan visi sekolah.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berkompetisi secara sehat, jujur, dan percaya diri, sekaligus menguatkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas sekolah,” ungkapnya.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga turut mengapresiasi sinergi antara sekolah dan IKWAM dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang kuat lahir dari kerja sama yang harmonis antara sekolah dan orang tua.

Kegiatan Class of Cendekia diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekolah sebagai wadah pengembangan potensi akademik siswa sekaligus sarana pembinaan karakter Cerdas Berakhlak Mulia, sejalan dengan komitmen SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

IMG-20251223-WA0015

Malang — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada 22–23 Desember 2025 bertempat di Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perumusan arah kebijakan sekolah ke depan.Mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Berubah, Satukan Misi Menuju Sekolah Berkemajuan”, Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan Raker tidak hanya berfokus pada evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga diisi dengan penguatan kapasitas pendidik melalui sesi inspiratif bersama Askan Setiabudi, CI, Cht. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pola pikir bertumbuh (growth mindset), kepemimpinan pendidik, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.Selama dua hari pelaksanaan, peserta Raker mengikuti agenda evaluasi program kerja tahun sebelumnya, pemaparan capaian sekolah, diskusi pengembangan program akademik dan nonakademik, serta penyusunan rencana strategis dan program unggulan tahun 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis, partisipatif, dan sarat dengan semangat kebersamaan.Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan visi bersama.“Sekolah berkemajuan hanya bisa terwujud jika kita mau bergerak bersama, berani berubah, dan menyatukan misi. Melalui Raker ini, saya berharap seluruh pendidik semakin solid, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Raker diharapkan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sehingga seluruh peserta dapat berpikir lebih terbuka, kreatif, dan visioner dalam merancang program sekolah.Melalui Raker 2025 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter Cerdas Berakhlak Mulia, serta melangkah bersama menuju sekolah yang inovatif, adaptif, dan berkemajuan.