August 28, 2026

SD Muhammadiyah Plus Salatiga

IMG-20251223-WA0015

Malang — SD Muhammadiyah Plus Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada 22–23 Desember 2025 bertempat di Malang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta perumusan arah kebijakan sekolah ke depan.Mengusung tema “Bersama Bergerak, Bersama Berubah, Satukan Misi Menuju Sekolah Berkemajuan”, Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan komitmen seluruh civitas sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Rangkaian kegiatan Raker tidak hanya berfokus pada evaluasi dan perencanaan program, tetapi juga diisi dengan penguatan kapasitas pendidik melalui sesi inspiratif bersama Askan Setiabudi, CI, Cht. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk memperkuat pola pikir bertumbuh (growth mindset), kepemimpinan pendidik, serta kesiapan menghadapi tantangan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.Selama dua hari pelaksanaan, peserta Raker mengikuti agenda evaluasi program kerja tahun sebelumnya, pemaparan capaian sekolah, diskusi pengembangan program akademik dan nonakademik, serta penyusunan rencana strategis dan program unggulan tahun 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dinamis, partisipatif, dan sarat dengan semangat kebersamaan.Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Raker merupakan ruang refleksi sekaligus penguatan visi bersama.“Sekolah berkemajuan hanya bisa terwujud jika kita mau bergerak bersama, berani berubah, dan menyatukan misi. Melalui Raker ini, saya berharap seluruh pendidik semakin solid, adaptif, dan siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi pelaksanaan Raker diharapkan mampu menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif, sehingga seluruh peserta dapat berpikir lebih terbuka, kreatif, dan visioner dalam merancang program sekolah.Melalui Raker 2025 ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat karakter Cerdas Berakhlak Mulia, serta melangkah bersama menuju sekolah yang inovatif, adaptif, dan berkemajuan.

74374fbb-fd58-47f1-a29e-851a22a7ed6f

SalatigaEnglish Camp Kelas 4 menjadi salah satu program wajib yang dilaksanakan oleh SD Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai upaya membekali murid dengan keterampilan berbahasa Inggris sejak dini. Program ini dirancang untuk menumbuhkan keberanian, keaktifan, serta rasa percaya diri murid dalam menggunakan bahasa Inggris secara komunikatif.

Kegiatan English Camp Kelas 4 dilaksanakan selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Desember 2025, tepat pada pekan sebelum libur Semester I. Selama kegiatan berlangsung, para murid belajar intensif bersama tim Kampung Inggris Learning Center yang didatangkan langsung dari Pare, Kediri, pusat pembelajaran bahasa Inggris yang telah dikenal secara nasional.

Mengusung tema “An English Week: Let’s Explore, Play, and Speak!”, English Camp ini menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Murid diajak untuk bereksplorasi kemampuan berbahasa Inggris melalui berbagai aktivitas seperti permainan edukatif, praktik percakapan, kerja kelompok, dan simulasi komunikasi sehari-hari, sehingga bahasa Inggris tidak lagi terasa sulit atau menakutkan.

Melalui pendekatan belajar yang aktif dan komunikatif, murid diberikan ruang untuk mencoba, berbicara, dan mengekspresikan diri tanpa rasa takut salah. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri serta kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa English Camp menjadi strategi sekolah dalam menyiapkan murid menghadapi tantangan global sejak usia dasar.

“English Camp ini bukan sekadar belajar bahasa, tetapi melatih keberanian, komunikasi, dan kepercayaan diri anak. Kami ingin murid terbiasa menggunakan bahasa Inggris secara alami, menyenangkan, dan aplikatif. Bekal ini sangat penting untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan English Camp bersama Kampung Inggris Learning Center merupakan bentuk keseriusan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas.

“Dengan menghadirkan tutor langsung dari Pare, murid mendapatkan pengalaman belajar yang otentik dan berbeda dari pembelajaran di kelas. Kami berharap program ini mampu menumbuhkan semangat belajar bahasa Inggris secara berkelanjutan,” tambahnya.

Program English Camp Kelas 4 ini menjadi wujud komitmen SD Muhammadiyah Plus Salatiga dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga membentuk karakter murid agar berani, aktif, dan siap bersaing di era global.

Dengan pelaksanaan English Camp secara rutin dan terstruktur, SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan berdampak positif bagi perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.

a1030718-6605-4770-a7b9-e0b969a74f3e

SalatigaEnglish Camp ICP merupakan salah satu program unggulan dalam International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang dirancang untuk memberikan wadah bagi murid agar lebih aktif, berani, dan percaya diri dalam berbahasa Inggris, sekaligus mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama English native speaker.

Kegiatan English Camp ICP dilaksanakan selama dua hari, pada 16–17 Desember 2025, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan liburan Semester I. Berbeda dari pembelajaran di kelas, kegiatan ini diselenggarakan di luar lingkungan sekolah untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih segar, menyenangkan, dan bermakna bagi para murid.

Mengusung tema “Learn, Laugh, Lead”, English Camp ICP menekankan pembelajaran bahasa Inggris yang dilakukan dengan penuh kegembiraan. Murid diajak belajar melalui berbagai aktivitas interaktif, permainan edukatif, dan diskusi kelompok sehingga mampu meningkatkan keberanian berbicara serta kepercayaan diri. Melalui tema ini, murid diharapkan tidak hanya terampil berbahasa Inggris, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang siap menjadi pemimpin di masa depan.

Selama kegiatan berlangsung, murid terlibat aktif dalam praktik komunikasi langsung bersama English native speaker, sehingga mereka terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata dan alami. Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi komunikasi global siswa sejak dini.

Kegiatan English Camp ICP terselenggara melalui kerja sama dengan TEC Learning Centre, lembaga yang berpengalaman dalam pembelajaran bahasa Inggris berbasis praktik dan komunikasi aktif, sehingga proses belajar menjadi lebih aplikatif dan berstandar internasional.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa English Camp ICP merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi berwawasan global.

“Kami ingin anak-anak memiliki keberanian berkomunikasi, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini. English Camp ICP ini bukan hanya tentang belajar bahasa Inggris, tetapi juga membentuk karakter dan mental anak agar siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan English Camp ICP, SD Muhammadiyah Plus Salatiga terus menegaskan perannya sebagai sekolah yang menghadirkan pendidikan inovatif, menyenangkan, dan berorientasi masa depan, sejalan dengan visi sekolah C-BER MU (Cerdas Berakhlak Mulia).

07553bab-88bf-4403-b37f-a4589ac69177

Qur’anic Fun Camp bukan sekadar kegiatan menginap bagi anak-anak, melainkan sebuah perjalanan bermakna untuk mendekatkan hati mereka dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang hidup, di mana nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui pengalaman nyata, bukan hanya lewat teori.

Di dalam Qur’anic Fun Camp, terdengar tawa ceria yang menguatkan kebersamaan antarsantri, sekaligus hadir air mata haru yang menempa kesabaran saat anak-anak belajar berpisah sementara dari orang tua. Proses ini menjadi bagian penting dari pembelajaran kemandirian dan kedewasaan, yang dijalani dengan penuh pendampingan dan kasih sayang.

Beragam dinamika dan tantangan selama kegiatan menjadi media belajar yang autentik. Anak-anak diajak untuk saling membantu, bertanggung jawab atas diri sendiri dan kelompok, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ukhuwah pun tumbuh hangat dalam setiap aktivitas yang dijalani bersama.

Tidak hanya membaca dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, peserta Qur’anic Fun Camp juga belajar menghidupkan Al-Qur’an dalam sikap dan akhlak sehari-hari. Adab, kesabaran, kejujuran, dan kebiasaan berbuat baik menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap rangkaian kegiatan.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa Qur’anic Fun Camp merupakan bagian penting dari pendidikan karakter di sekolah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cakap membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman hidup. Melalui Qur’anic Fun Camp, mereka belajar mandiri, belajar bersabar, dan belajar hidup bersama dengan nilai-nilai Islam. Inilah bekal penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia,” tuturnya.

Di balik rasa lelah yang dirasakan anak-anak, tersimpan ilmu, nilai, dan kenangan berharga yang akan membekas dalam perjalanan hidup mereka. Qur’anic Fun Camp menjadi momen pembelajaran yang tidak hanya mengisi pikiran, tetapi juga menyentuh hati — membentuk pribadi yang lebih mandiri, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an dengan sepenuh jiwa.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menghidupkannya dalam perilaku, akhlak, dan ukhuwah di kehidupan sehari-hari.

IMG_7643

Salatiga — Setelah rampung melaksanakan penerimaan rapor Semester I Tahun Ajaran 2025/2026, para pendidik SD Muhammadiyah Plus Salatiga menjalani rangkaian kegiatan intensif dan terstruktur selama sepekan. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya penguatan spiritual, peningkatan kompetensi profesional, serta persiapan pembelajaran Semester II.

📅 Selasa, 16 Desember 2025

Kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah dan murojaah sebagai penguatan nilai religius dan kebersamaan. Setelah itu, dilaksanakan diseminasi oleh beberapa guru yang telah mengikuti pelatihan Pendidikan Mendalam dan Kegiatan Kelompok Kerja Antar (KKA).
Melalui sesi ini, para guru berbagi praktik baik, strategi pembelajaran, serta wawasan baru yang diperoleh selama pelatihan untuk kemudian diadaptasi dalam pembelajaran di kelas.

📅 Rabu, 17 Desember 2025

Agenda hari kedua juga dimulai dengan shalat dhuha berjamaah dan murojaah. Kegiatan dilanjutkan dengan kajian tata cara shalat dan bersuci sesuai Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah, sebagai upaya penyamaan pemahaman dan penguatan praktik ibadah yang sesuai tuntunan.
Usai kajian, para pendidik melanjutkan kegiatan dengan penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) untuk Semester II, sebagai langkah strategis dalam memastikan pembelajaran berjalan terarah dan berkualitas.

📅 Kamis, 18 Desember 2025

Pada hari ketiga, kegiatan kembali diawali dengan shalat dhuha berjamaah dan murojaah. Selanjutnya, dilaksanakan diseminasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) oleh guru-guru yang sebelumnya mendapatkan pelatihan pembelajaran digital dari Kementerian.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Setelah diseminasi, para pendidik melanjutkan dengan penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam, sebagai bentuk implementasi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pemahaman konsep dan penguatan karakter siswa.

📅 Jumat, 19 Desember 2025

Rangkaian kegiatan ditutup dengan suasana yang lebih santai namun tetap bermakna. Kegiatan diawali dengan senam dan sarapan bersama, mempererat kebersamaan dan menjaga kebugaran.
Selanjutnya, para pendidik mengikuti Fun English Activity, sebuah kegiatan ringan dan interaktif yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan komunikatif.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, S.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari budaya kerja sekolah.

“Kami ingin memastikan bahwa guru-guru tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga kuat secara spiritual, kompeten secara profesional, dan adaptif terhadap perkembangan pembelajaran,” ungkapnya.

Melalui rangkaian kegiatan pascarapor ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang terus belajar, berbenah, dan berinovasi demi menghadirkan pendidikan yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.