
Salatiga – SD Muhammadiyah Plus Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengalaman belajar yang aktif dan mendunia. Kamis (10/7), sekolah ini bekerja sama dengan Culture Connect dari Yogyakarta dalam sebuah kegiatan bertajuk “Fun Active English with Culture Connect”, yang menghadirkan suasana belajar interaktif penuh warna budaya.
Dalam kegiatan ini, siswa-siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga diajak berkenalan langsung dengan tiga native speaker yang berasal dari tiga negara berbeda:
- Kak Nurul dari Thailand,
- Kak Madu dari Pakistan, dan
- Kak Mumtaz dari Afghanistan.
Ketiganya memperkenalkan budaya khas negara masing-masing, mulai dari salam khas, pakaian tradisional, hingga permainan dan lagu anak-anak dalam bahasa ibu mereka. Suasana kian meriah saat para siswa diajak bermain dan bercakap ringan menggunakan Bahasa Inggris bersama para native speaker.
Kepala SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Suharwono, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembelajaran Bahasa Inggris, tapi juga bentuk nyata dari pendidikan multikultural yang membentuk karakter inklusif dan terbuka pada perbedaan sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak belajar bukan hanya dari buku, tapi dari perjumpaan dan pengalaman. Bertemu langsung dengan teman dari negara lain membuat mereka lebih semangat belajar dan lebih menghargai budaya lain,” ujar Suharwono.
Kegiatan yang digelar di kawasan D’Emmerick ini menjadi momen berharga yang memperkuat nilai Fun Active Learning yang diusung sekolah. Anak-anak terlihat antusias dan bahagia mengikuti setiap sesi, mulai dari perkenalan budaya, praktik komunikasi sederhana, hingga penampilan seni kecil-kecilan.
Dengan adanya kerja sama ini, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menegaskan posisinya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga aktif membentuk generasi muda yang siap menjadi warga dunia.

